The Lord Of The Dragon Race

The Lord Of The Dragon Race
Bagian 77



" Oh, benarkah? Lalu bagaimana dengan nona Qin Ruo? Bukankah mereka sudah bertunangan?", Ucap pelanggan lain.


Xiao An terkejut lalu mengepalkan tangannya dengan keras.


' dasar brengsek!!!', batin Xiao An.


Tak lama dari itu, sang pelayan pun membawa makanan yang di pesan oleh Xiao An.


" Tuan, ini makanannya. Silakan di nikmati", ucap pelayan itu lalu pergi. Xiao An yang sudah kesal memakan makanannya dengan terburu-buru.


Beberapa kali dia mengumpat dalam hatinya.


' apa maunya? Kenapa dia berani mendekatiku sedangkan dia sudah punya tunangan?, Aku yakin dia pasti mempunyai maksud lain', batin Xiao An.


Setelah makan, dia segera memanggil pelayan lalu membayar makanannya.


" Terimakasih tuan, semoga anda tidak bosan makan disini", ucap pelayan itu dengan ramahnya menunjukkan senyuman.


Xiao An pun pergi ke arah hutan. Dia menyadari beberapa orang telah memperhatikannya sejak dia makan.


Tak perlu waktu lama, akhirnya Xiao An pun sampai di hutan. Xiao An segera berhenti lalu dia berbicara,


" Keluarlah! Aku sudah tau kalian memperhatikanku sejak tadi", ucap Xiao An. Meski agak pelan, suaranya masih terdengar oleh orang-orang itu.


Sekelompok orang itu pun keluar dari persembunyiannya. Mereka mengenakan pakaian beserta topeng berwarna hitam dan putih. Sesuatu bergelantung di pinggang mereka tampak seperti token lencana suatu organisasi. Token itu terbuat dari giok hitam yang berukir ' Queen Palace ' di permukaan atasnya.


Mereka berkumpul mengelilingi Xiao An dengan pedang di masing-masing tangannya. Saat itu Xiao An tidak bergerak sedikit pun. Terlebih dahulu dia memperhatikan penampilan dari orang orang itu.


' siapa mereka? Apa tujuan mereka menyerang ku?', batin Xiao An bingung.


" Siapa yang menyuruh kalian?", Ucap Xiao An dengan tatapan tajam. Tidak ada yang menjawab, mereka malah bersiap untuk menyerang Xiao An. Xiao An pun tidak tinggal diam, dia mengeluarkan Katananya dan membalas setiap serangan mereka.


Namun gerakan yang mereka tunjukkan seakan tidak berniat untuk membunuh Xiao An. Di tengah pertarungan itu, salah satu dari mereka berkata,


" Lebih baik kau menyerahkan dirimu kepada kami", ucapnya. Xiao An semakin kebingungan.


" Apa maksud kalian?", Ucap Xiao An. Sekali lagi mereka hanya diam tak bersuara. Mereka saling memandang lalu mereka membuat formasi yang dapat mengunci pergerakan target. hanya butuh beberapa detik Xiao An terperangkap, dia tidak bisa bergerak. Salah satu dari mereka memukul leher Xiao An hingga Xiao An pun pingsan. Segera setelah itu mereka membawa Xiao An ke suatu tempat yang sama sekali belum pernah Xiao An kunjungi sebelumnya.


Tempat yang sangat jauh melewati hutan dan rawa rawa yang terkenal angker. Di balik itu semua, terdapat satu bangunan yang cukup besar dengan hiasan merah di setiap sudutnya. Di dalamnya terdapat berbagai hiasan-hiasan lain yang menunjukkan siapa pemilik dari bangunan itu. Ya, bangunan yang megah itu milik seorang perempuan.


Terlihat tulisan besar di atas pintu 'Queen Palace'.


Saat mereka sampai, Xiao An langsung dibawa ke ruangan bawah tanah yang sangat gelap. Disana hanya terdapat satu penerangan. Xiao An di tempatkan di balik jeruji kuat yang di lumuri racun yang sangat berbahaya hingga seorang penjaga pun harus menggunakan perantara untuk membuka pintu jeruji itu.


Lalu mereka melemparkan Xiao An dengan seenaknya. Lalu mereka pun pergi untuk melaporkan misi mereka kepada tuannya.


Mereka berjalan kembali ke ruangan atas, disana sudah ada seorang perempuan yang sangat cantik dan elegan sedang memakan anggur dengan manjanya. Sepasang mata yang indah menatap tajam kepada sekelompok orang yang telah menangkap Xiao An.


" Bagaimana?", ucap perempuan itu.


" Semua sudah selesai tuan, anak itu sudah di tempatkan di ruangan bawah tanah", ucap salah satu dari mereka. Wanita itu tersenyum puas mendengarnya.


" Baguslah, kalian akan mendapatkan bonus untuk itu. Aku akan segera menjadi orang terkuat nomor 1 di benua ini ha ha ha ha", dia tertawa dengan keras. Matanya berbinar binar, akhirnya mimpinya akan segera terkabulkan.


Xiao An tak sengaja membiarkan bau dari tubuh ashuranya terhirup oleh kelompok itu. Biasanya disetiap pakaian yang dia gunakan selalu memakai wewangian yang dapat menutup bau dari tubuhnya yang kini mengundang kelompok kejam itu.


Konon katanya, darah dari seseorang yang memiliki tubuh ashura memiliki banyak manfaat. Selain meningkatkan kultivasi, menyembuhkan penyakit, dan menjadi racun yang mematikan, darah itu juga dapat membuat sang pemakai menjadi awet muda.


Namun untuk mendapatkan hal itu, terlebih dahulu dia harus menjadikan seseorang yang mempunyai tubuh ashura itu menjadi budaknya untuk seumur hidup. Karena hanya ucapan dari sang pemilik tubuhlah yang menentukan manfaatnya.


Queen palace adalah organisasi pengumpul obat-obatan untuk membuat pil langka. Mereka dapat membuat pil rendah hingga tinggi sesuai apa yang mereka inginkan. Selain itu, mereka mendapatkan setiap bahan obat-obatan bagaimana pun caranya, meskipun harus membunuh banyak orang.


Selain itu, organisasi mereka terkenal dengan pembunuh bayarannya yang bisa di bilang ahli dalam membunuh dengan cepat. Mereka membunuh dengan berbagai cara. tidak peduli target berasal dari keluarga atau dari organisasi mana, asalkan mereka menyelesaikan misinya.


Identitas dari pemilik organisasi ini sangat tertutup, hampir tidak ada ciri untuk mengetahuinya. Tentu saja karena sang pemilik selalu berganti-ganti wajah. Dia selalu memakai topeng yang sangat mirip seperti wajah asli manusia. Mungkin hanya 1 ciri dia adalah seorang perempuan.


Maka dari itu, sangat sulit untuk menangkapnya. Keluarga Long adalah keluarga yang memimpin benua Tian Yun. Beberapa kali pernah mematok harga untuk siapapun yang dapat membawa atau bahkan membunuh sang pemilik Queen palace. Namun setiap orang yang mencoba untuk menangkapnya malah terbunuh begitu saja.


Setiap orang yang terbunuh oleh organisasi Queen palace selalu di tandai dengan kuku yang di cat oleh warna hitam dan putih. Selain Queen palace, masih banyak organisasi yang lebih berbahaya di luar sana.


Seperti Dark Rose yang merupakan organisasi pembunuh bayaran nomor 2 terkuat di benua Tian Yun. Semua anggota serta pimpinan di organisasi ini adalah seorang perempuan. Tak ada seorang laki-laki pun yang berada di organisasi ini. Menurut orang yang pernah melihat mereka berkata bahwa mereka adalah wanita yang cantik.


Namun berbeda dengan Queen palace, Dark Rose merupakan organisasi legal yang bertugas untuk melindungi setiap keluarga Long dan keluarga-keluarga yang ikut mengurus berbagai urusan dari benua Tian Yun. Selain itu, mereka pun sering kali menerima misi-misi berbahaya dari sang pemimpin.


Saat malam tiba Xiao An membuka matanya perlahan. Dia mencoba untuk menyadari keadaannya saat ini. Dia bangun dari posisi terbaring. Dia mencoba untuk mengingat kejadian yang dia alami sebelum akhirnya berada dalam jeruji ini.


" Aahhh, leherku sakit sekali", ucap Xiao An. Dia memperhatikan setiap sudut dari jeruji itu. Kemudian dia menyadari beberapa hal, dari mulai jeruji yang sulit untuk di patahkan hingga racun yang mematikan.


" Sial!! Jika saja aku tidak keluar sembarangan, mungkin aku saat ini sedang tidur di kasurku", ucap Xiao An dengan malasnya.


" Ahh masa bodo!! Aku tidak mau melihat wajah pria brengsek itu lagi!!!", Ucap Xiao An yang tiba-tiba menjadi kesal.


Xiao An tidak berusaha untuk mengeluarkan diri dari jeruji itu. Dia hanya memperhatikan dan memperkirakan bagaimana caranya agar dia tidur dengan nyenyak. Dia masih bisa bersantai padahal sebentar lagi dia akan di jadikan budak oleh sang pemilik Queen palace.


" Sebenarnya bukan hal sulit untuk keluar dari jeruji ini. Tapi aku masih tidak mau bertemu dengan si brengsek itu. Jadi lebih baik aku disini saja untuk beberapa hari", ucapnya.


Sedangkan Ao Tian kini sedang mencoba untuk mencari Xiao An ke semua penjuru benua Tian Yun bersama beberapa anggota Dark Rose.


" Kemana dia pergi? Ini sudah malam tapi dia belum kembali sama sekali", ucap Ao Tian dengan cemasnya.