The Lord Of The Dragon Race

The Lord Of The Dragon Race
Bagian 23



Tak terasa mereka sudah mengobrol selama 1 jam, hingga saatnya untuk memulai pelatihan. Para murid berdesakan untuk mendapatkan tempatnya sendiri sehingga menimbulkan sedikit keributan yang terjadi.


" Harap semua tenang dan mulai berbaris sesuai kelompok masing masing", ucap tetua.


Mereka pun berbaris sesuai kelompok mereka. Kelompok Xiao An berada di paling kiri sesuai urutan rangking murid yang paling tinggi.


Kelompok Xiao An juga menjadi kelompok pertama yang masuk ke hutan.


" Kelompok pertama, silakan maju", ucap tetua.


Kemudian, kelompok Xiao An pun maju.


"Siapa pemimpin kelompok kalian?", Ucap tetua.


Sehingga membuat mereka saling melirik yang akhirnya menunjuk Xiao An .


"Aku ingin bertanya pada mu, apakah kau dan kelompokmu siap untuk bertahan hidup di hutan kematian?", Tanya tetua.


" Kami siap tetua", jawab Xiao An .


" Baguslah. kalau begitu, kau bertanggung jawab untuk memastikan keadaan mereka ", ucap tetua.


" Akan ku pasti kan mereka baik baik saja", ucap Xiao An .


Sedangkan di barisan ke 3, seseorang menyeringai mendengar kata kata Xiao An .


' heh, kau pikir kau bisa melindungi mereka, kau sendiri belum tentu bisa melindungi dirimu sendiri. Awas saja kau Xiao An ' batinnya.


" Silakan kalian memulai perjalanan kalian", ucap tetua sembari membuka gerbang menuju hutan kematian.


Setelah itu, kelompok Xiao An pun pergi secepat mungkin menuju lapisan pertama. Kemudian setelah beberapa saat, barulah kelompok lain menyusul.


Baru saja mereka berlari, kini mereka telah sampai di lapisan pertama. Diantara mereka hanya 1 orang yang sudah merasa lelah karena berlari dengan cepat, siapa lagi kalau bukan Xiang Yu.


" Kita ke sebelah mana?", Tanya Zhu Feng.


" Sekarang aku ingin tanya, kalian ingin mendapatkan batu inti sebanyak mungkin atau tidak?", Tanya Xiao An balik.


" Tentu saja kami ingin mendapatkan batu inti spirit beast sebanyak mungkin, karena sebagian hasil akan menjadi milik kita dan sebagian lagi di serahkan ke toko milik akademi", ucap Xun Er.


" Tapi ini akan sedikit melelahkan dan juga berbahaya", ucap Xiao An yang segera memadamkan semangat mereka.


" Apakah tidak ada yang sedikit aman?", Ucap Xiang Yu.


" Mana ada yang aman di hutan, kau ini!", ucap Zhu Qing.


" Pokoknya kita harus menjaga satu sama lain bagaimana pun keadaannya", ucap Xun Er.


" Kalian tenang saja, disini ada aku", ucap Xiao An sedikit menyombongkan dirinya.


" Rasanya malas mengakui kekuatanmu", ucap Xun Er malas.


" Jangan bergerak!, Sttt.....", Ucap Xiao An .


" Ada apa?", Ucap Zhu Feng.


" Sebaiknya kalian keluarkan senjata kalian sekarang. Bersiaplah! beruang gila akan datang", ucap Xiao An .


" Eh, bagaimana kau tau?", Ucap Zhu Qing.


"kau tidak perlu tau tentang itu", ucap Xiao An.


" Kalau begitu, dia ada di tingkat mana?", Ucap Xun Er.


" Dia ada di tingkat 2", ucap Xiao An .


Tiba tiba tanah bergetar menandakan beruang gila itu sudah berada dekat dengan mereka.


" Sebelah kanan!", Teriak Xiao An dan mereka pun sontak melihat ke sebelah kanan.


Keluarlah seekor beruang besar bergigi tajam yang menggeram dengan tubuh yang di penuhi luka. Salah satu lukanya terlihat dalam hampir menembus dadanya.


" Serang!", Ucap Xiao An .


Mereka pun maju untuk menyerang beruang gila itu hingga beruang itu kebingung dan lengah. Saat itu lah mereka melancarkan serangan fatal di daerah kelemahannya. Tak lama setelah itu, beruang itu pun mati dan mereka pun mencari batu inti nya.


" Batu intinya sedikit lebih besar dari pada tingkat 2 lainnya", ucap Xiao An.


" Kau benar, yang ini jauh lebih besar", ucap Xun Er.


" Mungkin karena beruang gila termasuk ke rank 200 spirit beast terkuat. Jadi batu intinya lebih besar . Kekuatannya saja sudah hampir sama dengan tingkat 3", ucap Zhu Feng.


" Ada apa?", Ucap Xiang Yu.


5 anak panah melintas di atas mereka dan tertancap di pohon .


" Apa apaan ini?", Ucap Zhu Feng.


Tiba tiba terdengar suara tertawa yang cukup kencang dari depan mereka.


" Ha ha ha ha, kau cukup pintar juga", ucap seorang pria yang terlihat berumur 20thnan dengan beberapa pria lainnya di belakangnya. Mereka tampak seperti pengawalnya.


" Siapa kau?", Ucap Zhu Feng dengan nada yang kurang bersahabat.


" Hah?, Aku?, Aku adalah orang yang membuat luka di beruang itu. Sekarang serahkan batu intinya kepada ku!", Ucap nya dengan arogan.


" Hei hei, kami yang membunuhnya. Kau tidak bisa mengambil nya", ucap Xun Er.


" Nona cantik, apakah kau tau?,jika aku tidak membuatnya terluka, mungkin kalianlah yang mati oleh beruang", ucap pria itu.


Memang benar, jika tidak ada Xiao An yang mengomando mereka, pastinya merekalah yang mati. Xun Er tidak bisa lagi berkata kata dan mereka semua pun diam untuk beberapa saat.


" Kata siapa kita akan mati?, Itu belum tentu. Lagi pula jika memang kau kuat, sekali serang pun beruang itu pasti mati", ucap Xiao An dengan nada santainya. Padahal temannya kini sedang gugup dan sedikit ketakutan.


" Heh, tampaknya kau meremehkan ku", ucap pria itu masih dengan arogannya.


" itu faktanya dan jika memang kau kuat, beruang itu pasti sudah mati di tanganmu. Tapi kenyataannya tidak", ucap Xiao An .


' mungkin ke depannya, aku benar benar harus mengandalkannya', batin rekan Xiao An bersamaan.


" Aku tidak peduli. Cepat serahkan batu inti itu!", Ucapnya marah.


" Kita yang membunuhnya dan kau hanya melukainya. Kau pikir kau pantas mendapatkannya?", Ucap Xiao An semakin meninggikan nadanya.


" Apa kau tidak tau aku ini siapa?", Ucap pria itu.


" Kau kan tidak menyebutkannya tadi", ucap Xiao An masih dengan santainya.


" Kalian pasti akan bersujud dan meminta maaf padaku setelah mengetahui identitas ku. Aku adalah tuan muda keluarga Xu yang menguasai wilayah tengah. Hahaha", ucapnya lalu tertawa.


" Oh? Keluarga Xu?, Hanya keluarga yang sedikit besar saja sudah sombong. Kau tidak tau kan aku dan dia dari keluarga mana?, Jika kau tau mungkin kau akan segera pergi dari sini atau bahkan bersujud dan meminta maaf seperti yang kau sebutkan tadi", ucap Xiao An .


" Sombong sekali kau!, Kau pikir kau berasal dari 5 keluarga besar?, Jangan bermimpi!", Ucap nya.


" Nah, itu kau tau. Aku dari keluarga inti Luo dan dia dari keluarga inti Qin ", ucap Xiao An dengan sedikit penekanan.


" Hah?, Kau!. Pasti itu bohong kan?", Ucapnya sedikit gemetar.


" Kami memang berasal dari 5 keluarga besar. Jika kau tidak percaya, lihat plakat ini!. Kau pikir ini bisa di palsukan?, Tentu saja tidak bisa. Huh!", Ucap Xun Er geram.


" Huh, lihat saja!, Suatu hari akan ku buat kau menderita", ucap pria itu dengan mata yang melotot seakan itu akan keluar. Dan dengan jari yang menunjuk ke arah Xiao An.


" Sebelum kau membuat ku menderita, terlebih dahulu ku hapuskan semua keluargamu di benua ini ", ucap Xiao An semakin mempertajam kata katanya. Seketika mereka merinding dan kemudian berbalik pergi meninggalkan kelompok Xiao An .


Mereka pun menghela nafasnya dengan kasar, lalu mengusap ngusap dada mereka.


" Untung saja ada kau. jika tidak, mungkin kita akan tamat", ucap Xiang Yu.


" Kau ini, aku takut setengah mati mendengar kata katamu yang tajam itu seakan siap siap untuk menusuk lawan", ucap Zhu Qing.


"Apa kau selalu begini?, Bagaimana jika dia benar benar melakukan itu?, Apakah tidak apa apa?", Ucap Zhu Feng.


" Kau ini banyak bertanya!, Aku sangat tau dengan Xiao An. dia tidak akan berbohong dengan kata katanya. Jika orang itu mencoba untuk melakukan itu, pasti Xiao An akan melakukan apa yang telah dia katakan sebelumnya", ucap Xun Er.


" Ya, kau benar. Aku tidak pernah bermain main dengan kata kata ku", ucap Xiao An .


" Awalnya aku berpikir bagaimana spirit beast tingkat 2 bisa ada di lapisan 1?. Dan ternyata itu karena dia di buru olehnya",lanjut Xiao An .


" Ya, aku juga berpikir begitu. Rasanya tidak mungkin ada spirit beast di lapisan 1. Seharusnya hanya hewan biasa yang ada di lapisan 1", ucap Zhu Feng.


Setelah kejadian itu, mereka segera beristirahat karena kelelahan melawan beruang gila yang hampir memasuki tingkat 3.


Saat itu Xiao An hanya merenung memikirkan dirinya yang kini menjalani kehidupan di Dunia yang sama sekali tak dia kenal.


' kenapa aku bisa tiba di sini?, Aku sangat bingung. Hanya pertanyaan itu yang terus terngiang ngiang di kepalaku. Terima kasihku kepada ayah karena sudah mengajariku berbagai teknik dan juga bela diri. Jika aku tidak bisa bela diri, mungkin saja aku tidak akan hidup lama di sini.


Aku sangat merindukanmu ayah, sangat disayangkan jika ayah Xiao An ini sangat kejam terhadapnya. Aku geram sekali. Apalagi di tambah dengan selir dan kedua anaknya itu.


Tapi aku belum pernah melihat anak tertuanya. Mungkin suatu hari aku akan bertemu dengannya . Aku dengar, dia berada di Akademi Tian Lu'  , batin Xiao An . Setelah itu, Xiao An hanya menghela nafas panjang sembari menatap langit cerah yang kini semakin siang.


' oh ya, bagaimana dengan kakak ku?, Apakah dia baik baik saja?, Apakah dia hidup bahagia bersama bibi?, Aku tidak tau. Aku berharap, semoga saja aku cepat bertemu dengannya, sudah lama rasanya setelah adikku tiada. Tapi ini sedikit berbeda, dia laki laki dan juga kakakku. Bagaimana rasanya punya kakak ya?', batin Xiao An sembari tersenyum hangat.