The Lord Of The Dragon Race

The Lord Of The Dragon Race
Bagian 79



Seketika kapal itu mendekat, para penumpang berlarian ke kabin mereka dengan cepat. Sedangkan mereka bertiga, Xu Kai, Xu Ge, dan Xiao Yu, dan awak kapal lainnya bersiap untuk menjaga para penumpang.


" Ha ha ha ha.... Cepat serahkan barang berharga kalian jika tidak mau mati!!!!", Ucap sang pemimpin bajak laut.


" Heh, langkahi dulu mayatku!", Ucap Xu Ge sembari menyeringai.


Mereka bertiga bersiap untuk menyerang bersama awak kapal lainnya yang cukup kuat untuk melawan mereka.


" Kalian sudah ku peringatkan, jadi jangan salah kan aku jika nyawa kalian melayang ha ha ha", ucap sang pemimpin bajak laut dengan percaya diri. Pasukan mereka berjumlah 3 kali lebih banyak dari pada jumlah awak kapal beserta mereka bertiga. Namun dengan kemampuan yang dimiliki mereka bertiga, ada kemungkinan untuk menang melawan para bajak laut itu.


" Baiklah anak buahku, serangggg!!!!!", Teriak sang pemimpin bajak laut.


Seketika perkelahian itu pun terjadi. Mereka bertiga menyerang paling depan agar tidak ada korban dari para awak kapal. Sedangkan sang pemimpin bajak laut tidak menyerang sama sekali, dia hanya berdiri di atas kapal miliknya. Dia sangat percaya diri bahwa dia akan menang dan membawa barang-barang berharga itu.


Mereka bertiga berkelahi tidak seperti biasanya. Xu Ge terlihat sangat brutal. Xu Ge tampak haus darah, dia sudah seperti orang gila. Di sisi lain Xu Kai yang melihat Xu Ge seperti itu, dia hanya bisa menghela nafasnya.


' kenapa aku bisa berteman dengannya ?', batin Xu Kai.


Xu Kai berkelahi sangat santai, lebih santai dari biasanya. Sedangkan Xiao Yu berkelahi sembari mengumpat dengan wajah yang menyeramkan, Kepribadiannya cukup di pertanyakan.


Tak perlu waktu yang lama untuk menyingkirkan para bajak laut itu. Hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyingkirkannya. Kini tinggal sang pemimpin bajak laut yang tersisa. Dia tersentak ketika melihat anak buahnya di habisi begitu saja.


Dia terlihat sangat marah, wajahnya memerah. Dengan segera dia naik ke kapal itu dan mendekatkan diri kepada mereka bertiga. Dia terlihat sangat angkuh. Namun hal yang tak terduga pun terjadi~


Dia tiba-tiba berlutut persis di hadapan mereka bertiga.


" Kakak, ampunilah aku! Tolong ampuni aku kakak! Hu.. hu.. aku tidak tau akan seperti ini. Aku sangat bodoh hu..hu..", ucap sang pemimpin bajak laut sembari menangis tersedu-sedu.


Sungguh mengejutkan!


Sang pemimpin bajak laut yang terlihat tua berbadan tinggi dengan otot yang begitu menonjol dengan mudahnya berlutut di hadapan 3 bocah.


Bukan hanya mereka bertiga yang sangat kaget dengan perilaku yang di tunjukkan oleh bajak laut itu, tetapi para awak kapal pun sampai tersentak.


Banyak dari mereka yang bertanya tanya, kenapa sang bajak laut dapat berperilaku seperti ini?


tentu saja dia tidak ingin mati!


Karena mereka bertiga ingin cepat sampai, akhirnya mereka membiarkan bajak laut itu pergi dan hanya mengancamnya saja.


Hari cepat berlalu, malam tiba membawa udara dingin yang menyelimuti. Mereka bertiga memilih untuk mengamati sekitar kapal dari pada tidur dengan nyaman di kabin. Mereka menghabiskan hari-hari nya dengan damai.


Hari demi hari telah terlewati, Xiao An sama sekali belum di temukan. Kali ini Ao Tian mulai frustasi, dia tidak tidur berhari hari hanya untuk menemukan Xiao An.


" Terus cari sampai ketemu!!! ", Teriak Ao Tian. Dia terlihat sangat panik.


Sudah 10 hari sejak Xiao An menghilang. Xiao An tidak meninggalkan jejak sama sekali, sehingga sulit untuk mencarinya. Meski begitu, mereka terus mencari ke berbagai tempat dimana memungkinkan Xiao An pergi kesana.


Hingga akhirnya mereka menemukan bangunan dimana Xiao An di kurung. Ya, bangunan yang di namai dengan 'Queen Palace'. Mereka tidak asal masuk begitu saja. Terlebih dahulu mereka meminta untuk bertemu dengan sang pemilik.


Tidak semua anggota Dark Rose ikut serta dalam penggeledahan bangunan ini. Hanya 2 orang yang meminta untuk bertemu, sedangkan yang lainnya menyamarkan diri di balik pepohonan menunggu perintah dari Ao Tian.


Ao Tian bersama 2 orang anggota Dark Rose masuk ke dalam bangunan itu ketika sang pemilik sudah mengizinkan mereka. Ao Tian memilih untuk memakai topeng wajah yang sangat persis seperti wajah asli. Topeng itu pun telah dilapisi oleh Qi yang cukup besar hingga seseorang tidak akan mengetahui jika sebenarnya itu adalah topeng.


Mereka berjalan dengan di iringi oleh 2 penjaga di belakang mereka. Bersikap santai dan tidak menunjukkan kepanikannya. Setelah mereka sampai di hadapan sang pemilik, mereka mengucapkan salam dan mulai mengatakan permintaan untuk membeli pil tingkat tinggi yang sebenarnya hanya pengalihan semata.


Ao Tian sangat jelas mengetahui kondisi tubuh Xiao An yang cukup spesial. Dengan sengaja dia menanyakan hal yang tertuju kepada seseorang yang memiliki tubuh ashura seperti Xiao An.


" Nyonya, saya ingin pil awet muda. Apakah anda memilikinya?", Tanya Ao Tian dengan hati-hati.


Sebelum menjawab, wanita itu memperhatikan penampilan Ao Tian terlebih dahulu.


' penampilan pria ini tidak begitu mencolok, tapi dia sangat santai saat bertemu denganku. biasanya mereka akan datang dengan memohon-mohon kepada ku', batin wanita itu.


" Bersyukurlah kau datang ke tempat yang benar! Aku masih merasa senang hingga saat ini berkat bahan langka yang aku dapatkan setelah bersusah payah. Ku rasa dalam seminggu aku dapat membuatnya", ucap wanita itu dengan lembut namun terdengar sangat bersemangat.


Dari perkataannya, sudah di pastikan kalau itu adalah darah dari seseorang yang mempunyai tubuh ashura. Tidak ada bahan langka untuk membuat pil awet muda kecuali darah ashura. Pemilihan kalimat yang bagus dalam menyelidiki sesuatu yang berhubungan.


' sudah ku duga, akhirnya aku menemukanmu', batin Ao Tian. Dengan segera dia memberi perintah melalui batin kepada anggota Dark Rose lain untuk menghabisi para penjaga.


' sekarang habisi mereka', batin Ao Tian.


' baik tuan', batin anggota Dark Rose. Dengan patuh mereka menjawabnya.


Sedangkan 2 anggota Dark Rose yang ada di samping Ao Tian dengan segera mengamankan sang pemilik dan menyegel kekuatannya.


Perkelahian berlangsung cepat, anggota Dark Rose berkumpul dan mengepung bangunan itu. Ao Tian pun mendekat dan menanyakan tentang keberadaan Xiao An.


" Dimana kau mengurung seseorang dengan tubuh ashura itu?, Cepat jawab!!!", Teriak Ao Tian. Dia terlihat sangat marah.


" Heh, aku tidak akan membiarkanmu mendapatkannya", ucap wanita itu. Dalam keadaannya sekarang dia tetap tidak ingin memberitahu keberadaan Xiao An.


" Cepatlah katakan dimana dia berada jika tidak, maka aku akan melenyapkan organisasi ini dimana pun aku berada!!!", Ucap Ao Tian. Dia terlihat amat sangat kesal dengan jawaban wanita itu.


" Tidak akan aku beritahu", ucap wanita itu.


Karena wanita ini tidak memberitahu keberadaan Xiao An, Ao Tian segera memberikan perintah untuk mencarinya di sekitar bangunan itu.


" Cepat cari dia di setiap sudut bangunan ini!! Jangan lewat kan sesuatu yang mencurigakan!!!", Ucapnya dengan keras. Segeralah mereka mencari dengan teliti di sekitar bangunan.


Dengan anggota Dark Rose yang mencarinya, sangat mudah menemukan sesuatu yang mencurigakan meskipun sangat sulit untuk orang biasa.


Lorong itu akhirnya ditemukan. Mereka menyusuri lorong itu dengan tenang dan mengamati disekitarnya. Banyak mayat di dalam jeruji hingga bau tak sedap memenuhi lorong itu. Namun mereka tetap menjalankan tugas mereka dengan baik. Hingga akhirnya mereka tiba ti ujung lorong.


Terlihat Xiao An yang tengah terbaring dengan bebas di dalam jeruji itu. Sebagian anggota Dark Rose kembali ke ruangan yang di tempati Ao Tian bersama wanita itu dan sebagian lagi berjaga di depan jeruji Xiao An.


" Tuan, nona telah ditemukan", ucap salah satu anggota.


Dengan segera Ao Tian berlari menuju ke lorong itu. Dia melepaskan topengnya dengan kasar dan melemparnya sembari berlari. Perasaan campur aduk terus memenuhi hatinya. Tah sedikit kekhawatiran terlihat di wajahnya.


Akhirnya dia menemukan Xiao An yang telah dia cari selama berhari-hari. Setelah sampai di depan jeruji, Ao Tian mencoba mendekat dan membuka jeruji itu. Tapi tindakan nya di hentikan oleh salah seorang anggota Dark Rose.


" Berhenti tuan!", Ucapnya.


" Ada apa?", Tanya Ao Tian. Dia terlihat kesal melihat ke arah anggota itu.