The Lord Of The Dragon Race

The Lord Of The Dragon Race
Bagian 53



" Kau!!!, Sebentar lagi, kau akan tamat, ha ha ha", ucap wanita itu sembari tertawa kencang. 5 orang berpakaian hitam mengepung mereka. Wanita itu tersenyum puas. Namun, sebenarnya dari awal Xiao An sudah tau, jadi dia hanya diam tak terusik sedikit pun oleh kedatangan mereka. Berbeda dengan Xiao Yu dan Xu Kai, Mereka terkejut dengan kedatang 5 orang yang langsung mengepung mereka.


" Dasar kau wanita rubah!!! Kalau kau berani, 1 lawan 1!!", Ucap Xu Kai.


" Apa kalian terkejut?, Aku memang tak bisa bergerak. Tapi aku masih bisa berkomunikasi dengan bangsaku ha ha ha. Dasar bodoh!!!", Ucap wanita itu. Terlihat Xu Kai dan Xiao Yu menahan kemarahan mereka.


"Hanya 5 orang?, Ku pikir kau akan mengerahkan lebih banyak orang. Heh, kalau begitu aku bisa mengurusnya sendiri", ucap Xiao An.


" Hah?, Adik, apa kau tidak bisa merasakan kekuatan mereka?, Mereka lebih kuat dari pada kita", ucap Xiao Yu.


" Tidak, mereka masih ada di bawahku. Sudah ku bilang, Aku masih bisa mengalahkannya bahkan jika aku sendirian", ucap Xiao An.


Orang orang berpakaian hitam itu memanglah bukan orang sembarangan. Mereka memiliki kultivasi yang cukup tinggi, yaitu ranah langit tingkat 1 dan 2. Itulah kenapa Xiao yu mengingatkan Xiao An untuk tidak meremehkan mereka.


" Meskipun aku sempat terkejut, tapi aku tidak merasa takut sedikit pun", ucap Xu Kai.


" Oh benarkah begitu, sayang?, Aku suka sikap berani mu. Dari pada kau mati disini, bagaimana jika kau menjadi anjing peliharaan ku?, Bukankah itu bagus?", Ucap wanita itu kepada Xu Kai. Xu Kai tampak sangat marah dengan perkataan wanita itu. Disamping itu, Xiao Yu menahan tawanya dengan menutup bibirnya rapat rapat.


" Ppffftt...", Suara Xiao Yu saat menahan tawanya terdengar jelas oleh Xu Kai. Dia menoleh dan memberi tatapan tajamnya kepada Xiao Yu.


" Aku tidak sudi menjadi anjing peliharaanmu. Harusnya kau menghormatiku sebagai ras yang memimpin seluruh ras legenda", ucap Xu Kai dengan penuh kemarahan.


" Siapa peduli?, Saat ini ras naga tengah menurun disebabkan karena kaisar naga tak kunjung ditemukan. Dan ras ku yang akan menjadi penguasa ras legenda ini ha ha ha", ucap wanita itu. Lalu dengan secepat kilat Xiao An mencengkram lehernya dengan kuat. Lalu dia berkata kepada wanita itu.


" Kau ingin mati?, Aku pastikan ras mu tidak akan ada lagi di dunia ini. Itu janjiku!!", Ucap Xiao An.


" Le..lepas..kan.. a..ku", ucap wanita itu. Wajahnya memerah tampaknya dia sudah hampir kehabisan nafas. Sejak saat itu juga, orang orang berpakaian hitam mulai menyerang mereka.


" Mereka sangat kuat", ucap Xu Kai sembari menahan pedang salah satu dari mereka.


" Kakak, gunakan pedang 9 Angels mu. Itu membuat pertarungan semakin mudah", ucap Xiao An. Lalu Xiao Yu pun mengeluarkan pedangnya. Pertarungan itu terjadi cukup sengit. Dengan menggunakan pedang itu, Xiao Yu dapat melempar orang orang itu dengan mudah.


Mereka sudah terluka namun tidak terlalu parah. Xiao An hanya diam di dekat wanita itu. Setelah memperhatikan pertarungan itu, dengan santainya dia melayangkan beberapa jarum beracun kepada orang orang itu. Pertarungan pun berakhir dengan orang orang itu mati keracunan oleh jarum Xiao An.


Saat melihat rekannya yang sudah mati hanya dengan jarum beracun, wanita itu berkeringat deras.


" Kenapa?, Apa kau takut?", Ucap Xiao An. Wanita itu diam dengan wajah yang suram dan keringat yang terus bercucuran. Setelah itu, Xiao An membakar mayat mayat itu dengan elemen apinya agar tidak meninggalkan jejak.


" Ini, obati luka mu", ucap Xiao An kepada Xu Kai yang terluka cukup parah.


" Mana untukku?", Ucap Xiao Yu dengan big eyes nya. Saat ini dia tampak seperti seekor anjing yang ingin di sayang.


" Apa apaan, kakak tidak terluka", ucap Xiao An.


" Ini, aku terluka", ucap Xiao Yu sembari menyodorkan tangannya yang terdapat luka goresan kecil. Saat Xiao An melihatnya, dia menepuk dahinya.


" Itu hanya luka kecil. Sudah lah kak, aku sedang sibuk", ucap Xiao An. Xiao Yu tampak kecewa kepada Xiao An. Dia memasang wajah yang cemberut. Xiao An tidak menghiraukan kakaknya, dia terus mengorek informasi dimana letak persembunyian mereka.


Tidak terasa hari sudah malam dan mereka masih berada di ruangan itu.


" Ya, kau benar. Bagaimana jika kakek mencari kita?, Pastinya sekarang ini dia sedang cemas", Ucap Xiao Yu.


" Baiklah, kita akan kembali", ucap Xiao An.


" Lalu bagaimana dengan wanita ini?", Ucap Xu Kai. Wanita itu menunjukkan raut wajah menyedihkan agar mereka bersimpati kepadanya. Namun, tentu saja itu takkan berhasil.


" Habisi saja dia. Lagi pula, tidak ada lagi informasi darinya", ucap Xiao Yu. Wanita itu terkejut dan memohon.


" Tidak!!, Tolong jangan bunuh aku, aku akan mengantar kalian ke markas bangsaku sekarang juga", ucapnya.


" Baiklah, itu ide yang bagus!", Ucap Xiao An.


" Bagaimana jika dia hanya menjebak kita?", Ucap Xu Kai.


" Tidak, dia tidak akan berani berbohong", ucap Xiao An.


" Baiklah jika itu memang keputusanmu, aku akan ikut denganmu", ucap Xiao Yu. Lalu Xiao An melepas formasi pengunci tubuh itu. Dan mereka pun pergi dengan wanita itu sebagai penunjuk arah ke tempat ras rubah berada.


Mereka berjalan melewati jalan belakang yang sangat sepi. Xu Kai dan Xiao Yu sedikit ragu untuk terus berjalan, itu sebabnya mereka berada di belakang. Sembari berjaga jaga jika ada penyerangan dari arah belakang.


Setelah berjalan cukup lama hingga masuk ke daerah hutan, mereka akhirnya tiba di sebuah rumah yang cukup megah dengan hiasan berwarna merah dan oranye di setiap sudut rumah itu.


Sekilas rumah itu terlihat tidak di jaga oleh pasukan atau kelompok apapun. Namun, jika orang yang melihat itu berada di ranah galaksi, dia bisa merasakan kehadiran beberapa orang yang bersembunyi dan bersiap untuk menyerang siapa saja yang berusaha menghancurkan rumah itu.


Itu di sebabkan oleh suatu ramuan yang dapat membuat mereka tidak terlihat oleh mata. Yang membuat Xiao An bingung adalah kenapa ada 2 orang yang berasal dari ras teratai hitam padahal mereka selalu bertentangan.


Mereka terus berjalan hingga tepat di depan gerbang, 2 penjaga keluar dari persembunyiannya.


" Putri?, Anda kembali?, Tuan sangat khawatir karena putri tak kunjung pulang. Dia sudah menunggu putri di ruangannya", ucap salah satu penjaga.


' putri?, Apa dia putri dari ras rubah?, Oh pantas saja dia sangat berani. Ternyata dia adalah seorang putri', batin Xiao Yu.


" Maaf sebelumnya, siapa mereka putri?", Ucap penjaga satu nya lagi.


" Mereka..... Mereka...mereka temanku", ucap wanita rubah itu sembari tersenyum lembut. Tampak dia sangat memaksakan dirinya untuk bertingkah seakan tidak terjadi hal buruk yang menimpanya sebelum dia pulang ke rumahnya ini.


" Oh ya, aku ingin bertemu dengan ayahmu. Apakah boleh?", Ucap Xiao An. Mereka tampak terkejut mendengar perkataan Xiao An.


' apa dia bodoh?, Jika langsung bertemu pemimpinnya apalagi di wilayahnya, apa dia mampu berhadapan langsung?', batin Xu Kai.


' apa dia ingin sekali bertarung dan segera menghapus ras rubah?, Dasar adikku ini!!! Sangat ceroboh', batin Xiao Yu.


" A..ah, baiklah. Nanti aku akan berbicara kepada ayahku. Sekarang, silakan masuk", ucap wanita itu dengan lembut. Berbanding terbalik dengan sikapnya saat di ruangan itu. Dia sedikit bingung dengan perkataan Xiao An yang cukup membuatnya terkejut sesaat setelah mendengarnya.



Visual Xiao Yu