The Lord Of The Dragon Race

The Lord Of The Dragon Race
Bagian 47



Segera Xiao Yu memasang muka marah dengan tatapan yang sangat tajam yang ditujukan kepada mereka. Mereka pun ketakutan dan mulai berhenti membicarakan Xiao An. Xiao An pun tersenyum lebar karena merasa menang.


Pertandingan ke 3 akan segera di mulai. antara Akademi Pedang Surgawi dan Akademi Tian Lu. Xiao An akan bertanding setelah pertandingan ini selesai.


" Hati hati! Dia cukup kuat. Ku harap kau bisa menang melawannya", ucap Xiao An kepada rekannya yang akan bertanding.


" Ah, ya. Aku akan berusaha sebaik mungkin", ucap murid laki laki itu. Kemudian dia pun naik ke arena, begitu pun dengan lawannya. Lalu pertandingan pun di mulai.


" Haaaa, ck. Ku harap dia memenangkan pertandingan ini", ucap Xiao An.


" Sepertinya, dia akan kesulitan untuk menang. Lihat! Lawannya saja adalah ahli formasi tingkat 4 yang akan segera naik ke tingkat 5. Sedangkan dia baru saja naik ke tingkat 4", ucap Xiao Yu.


" Ya, Kakak benar", ucap Xiao An.


Beberapa saat kemudian, panitia mengumumkan kemenangan Akademi Tian Lu di pertandingan ke 3 ini.


" Tuh kan, sudah ku bilang sangat sulit untuk menang melawannya", ucap Xiao Yu.


" Ya, kecuali kakak yang menjadi lawan dari orang itu. Mungkin Kakak akan menang lagi", ucap Xiao An.


" Ternyata kau tau juga bahwa kakakmu ini sangatlah hebat. Tak ada yang bisa di bandingkan denganku", ucap Xiao Yu dengan sombongnya.


" Ya, ya, ya, tentunya kecuali aku", ucap Xiao An . Lalu dia pun naik ke arena karena pertandingan ke 4 akan segera di mulai.


' aku yakin kau akan menang . Meski pun kau melawan rekan ku sendiri' , batin Xiao Yu.


Di pertandingan ke 4 ini, ahli formasi yang akan bertanding adalah Akademi Pedang Surgawi melawan Akademi Pedang Bulan. Meskipun itu adalah tempat Xiao Yu belajar, tapi adiknya jauh lebih penting dari itu. Jadi, yang dia inginkan adalah adiknya harus memenangkan pertandingan ini.


Pertandingan pun di mulai. Xiao An tampak santai seperti biasanya. Tak ada ke khawatiran yang terlukis di wajahnya meskipun semua orang tak tau Xiao An berekspresi seperti apa karena di tutupi oleh topengnya. Bahkan Xiao Yu pun tak bisa melihatnya, dia hanya bisa merasakannya dari apa yang kini Xiao An lakukan.


Belum sempat menyelesaikan formasinya, lawannya itu sudah di serang habis habisan oleh formasi halilintar milik Xiao An yang bahkan baru saja dia buat. Panitia dibuat melongo melihat tindakan Xiao An yang sangat cepat dalam membuat formasi, lebih cepat dari pertandingan sebelumnya.


Sempat melamun, akhirnya panitia pun mengumumkan kemenangan Xiao An.


' hebat!!, Ini baru adikku', batin Xiao Yu sembari tersenyum. Para murid wanita terpesona melihat senyum Xiao Yu yang sangat jarang dia tunjukkan. Sebagian dari mereka mimisan sampai ada juga yang terjatuh tak sadarkan diri.


Xiao An pun kembali ke tempat kakaknya berada.


" Bagaimana penampilanku tadi ?", Ucap Xiao An.


" Ya, lumayan", ucap Xiao Yu.


" Hanya lumayan ?, Ya memang aku tidak menunjukkan yang sebenarnya", ucap Xiao An agak sombong.


" Heh, tunggu aku nanti di final ", ucap Xiao Yu.


" Ya, baiklah. Aku sangat menantikan pertandingan itu", ucap Xiao An.


" Ya, baguslah", ucap Xiao Yu.


Setelah itu, panitia mulai mengumumkan pertandingan selanjutnya.


" Baiklah, pertandingan selanjutnya adalah antara Akademi Pedang Bulan dan Akademi Langit Biru. Kepada peserta yang bertanding, harap segera naik ke arena", ucap panitia.


" Wah, kak, kau akan bertanding lagi sekarang. Jangan lupakan janjimu kak", ucap Xiao An.


" Ya, pasti aku akan menepati janji ku", ucap Xiao Yu. Lalu dia pun pergi ke arena.


" Kami sudah siap", ucap kedua pihak yang bertanding.


" baiklah kalau begitu, mulai!!!", Ucap panitia.


Pertandingan pun di mulai. Kedua pihak segera membuat pola formasi mereka masing masing. Karena Xiao Yu membuat formasi dengan cukup cepat hingga lawannya belum selesai, dia sudah menyerangnya menggunakan formasi kabut tebal.


Semua orang tak dapat melihat apa yang terjadi di dalam pertandingan karena tertutup kabut tebal itu. Kecuali Xiao An, kakek Luo, dan orang orang yang berada di ranah langit ke atas, mereka bisa melihatnya dengan mengalirkan sebagian kekuatannya ke matanya.


Terlihat Xiao Yu sedang membuat pola formasi baru di sisi kanan. Sedangkan lawannya mulai menyerang ke arahnya menggunakan formasi ombak laut. Tapi karena tertutup kabut, lawannya tak bisa melihat keberadaan Xiao Yu hingga menyerang ke arah yang salah yaitu sisi kiri. Karena sebelumnya, Xiao Yu berada di sisi kiri.


Formasi yang di buat Xiao Yu pun selesai dan mulai menyerang lawan. Saat itu, lawannya tak tau dari mana arah serangan itu berasal, karena menyerangnya dari segala arah. Dan karena kabut tak kunjung menghilang, pihak lawan akhirnya kelelahan dan pingsan tak sadarkan diri untuk waktu yang cukup lama.


Saat itu juga, panitia mengumumkan kemenangan Akademi Pedang Bulan. Lalu Xiao Yu pun kembali ke tempat sebelumnya. Disana Xiao An sedang menunggu kedatangannya.


" Haaaaa, bagaimana penampilan kakakmu ini?, Aku hebatkan ?", Ucap Xiao Yu.


" Hah?, Hebat dari mananya ?, Bisa di katakan Kakak ini agak curang. Untung saja panitia tidak menyatakan bahwa yang di lakukan kakak itu curang", ucap Xiao An.


" Tapi menurutku tidak", ucap Xiao Yu dengan tangan menopang dagunya dan dengan dahi yang mengerut.


Tak lama dari itu, panitia kembali mengumumkan pertandingan selanjutnya yaitu antara Akademi Pedang Surgawi dan Akademi Tian Lu.


" Hati hati, dia cukup kuat!!", ucap Xiao Yu.


" Apa dia lebih kuat dariku ?" , Ucap Xiao An.


" Emmhh, sepertinya tidak", ucap Xiao Yu.


" Baiklah, aku tidak perlu berhati hati kalau begitu", ucap Xiao An.


" Haaah, kau itu harus berhati hati meski di saat kau bersama teman temanmu", ucap Xiao Yu. Perkataan Xiao Yu mengingatkan apa yang terjadi kepada ibunya. Sekali lagi Xiao An hampir menunjukkan sesuatu yang terjadi di arena kultivasi senibeladiri. Dia kembali mengepalkan tangannya dengan kuat hingga buku buku jarinya berdarah.


Seakan tau apa yang akan terjadi, Xiao Yu mendekat dan berbisik kepada Xiao An.


" Tenanglah!, Sekarang ada kakak yang akan menemanimu", bisik Xiao Yu. Itu berhasil membuat Xiao An kembali tenang. Dan dengan santainya dia naik ke atas arena.


" Apa kalian siap?", Ucap panitia..


" Ya, kami siap", ucap kedua belah pihak.


" Baik, mulai!!!", Ucap panitia.


Karena Xiao An sedang kesal, dia langsung saja membuat pola formasi yang dapat menekan tubuh, yaitu formasi bumi. Lawannya yang masih menggambar pola formasi pun terhenti. Dia tak bisa bergerak sama sekali bahkan untuk menggerakkan 1 jarinya.


Setelah itu, Xiao An membuat 1 formasi lagi untuk menyerang lawannya yang masih menahan tubuhnya agar tidak jatuh ke lantai arena. Lawannya terlihat sangat menyedihkan menahan formasi bumi yang terus menekannya. semakin dia melawan, maka semakin besar tekanannya.


Setelah selesai membuat formasi, Xiao An segera menyerang lawannya itu. Masih menggunakan formasi halilintar untuk menyerang lawannya, menumbuhkan asumsi bahwa Xiao An tidak mempunyai formasi lain. Dan sebagian orang yang mempunyai kultivasi tinggi, berpikir bahwa Xiao An bukan orang yang dapat di lawan dengan mudahnya. Halilintar itu terus menghantam dengan ganasnya. Lawannya sudah sangat tersiksa hanya dengan kedua formasi itu.


Hanya butuh 10 menit untuk mengalahkan pihak Akademi Tian Lu. Setelah itu, mereka kembali ke tempat mereka masing masing dan beristirahat untuk sekedar melepas lelah.


Di antara para penonton, terlihat seseorang tidak senang dengan kemenangan yang di dapatkan Xiao An.


' dia keterlaluan!!!, Berani beraninya mengalahkan murid kesayanganku!!!', batinnya. Dia tampak sangat geram dengan wajah yang memerah, mata yang tajam, dengan tangan yang memegang ujung kursinya dengan erat hingga hancur.