The Lord Of The Dragon Race

The Lord Of The Dragon Race
Bagian 63



" Aku perintahkan kalian untuk segera menjemput cucuku yang lain, Xiao Ning. Dia ada di akademi phoenik membara. Hari ini juga bawalah dia kemari!", Lanjutnya.


' aku harus segera mengumpulkan keturunanku yang lainnya untuk membantuku dalam menghadapi keluarga Luo itu. Sudah lama aku ingin melenyapkan mereka. Akhirnya kehancuran keluarga Luo akan terjadi. Kita lihat saja bagaimana aku menghancurkan kalian semua', batin patriak Jiang itu.


" Patriak, apa anda tidak menemukan alasan di balik serangan yang dilakukan oleh topeng setan?", Ucap salah satu anggota keluarga.


" Tidak mungkin dia membantu Xiao An itu. Dilihat dari kemampuan dan tempramennya, dia tidak mungkin membantu anak itu. Sepertinya aku harus memanggil mereka kesini. Suruh mereka segera kesini!", Ucap patriak itu dengan tegas.


" Baik, patriak", ucap para penjaga. Dan mereka pun pergi membawa orang yang di maksud oleh patriak. Ya, mereka adalah beberapa orang yang menjadi pasukan dari topeng setan.


Tak lama dari itu, akhirnya mereka pun masuk.


" Salam patriak, ada apa memanggil kami?", Ucap salah satu dari mereka.


" Jelaskan mengapa topeng setan menyerang keluarga ku! Apa itu ada kaitannya dengan keluarga Luo?", Ucap patriak.


" Saya tidak tau patriak, topeng setan hanya memerintahkan kami untuk menyerang dan membantai seluruh keluarga Jiang dimana pun mereka berada", ucap salah satu dari mereka.


"Baiklah kalau memang kalian tidak tau. Aku ingin bertanya kepada kalian, apakah kalian tau dari mana topeng setan itu? Dan apa identitasnya?", Ucap patriak itu.


Saat itu mereka saling memandang dengan bingung.


" Emmhh, kami pun tidak tau dari mana asal topeng setan itu. Yang kami tau, dia ada hubungannya dengan ras naga. Kekuatannya pun tak dapat di lihat dan usianya seperti anak perempuan berumur 17 thn", ucap salah satu dari mereka.


" Oh begitu, nampaknya dia sangat kuat ya. Sampai sampai bisa membakar kediaman keluargaku menggunakan elemen apinya. Ceritakan kemampuannya yang kalian ketahui!", Ucap patriak itu. Tampaknya semua orang begitu penasaran dengan kekuatan topeng setan, itu terlihat dari tatapan seriusnya. Lalu mereka pun segera menceritakan kemampuan apa saja yang di miliki topeng setan yang mereka ketahui.


Di sisi lain~~~


" Huh, sudah sekitar satu bulan aku berdiam diri di kamar untuk berkultivasi. Kira kira ada kejadian apa selama aku diam di sini?, Eh itu apa?", Ucap Xiao An. Lalu dia pun bangun dari posisinya dan menghampiri kertas-kertas putih yang berserakan di dekat pintu kamarnya. Satu per satu dia membawa dan membacanya. Dan ternyata itu adalah informasi kejadian kejadian selama dia berkultivasi, itu sangat lah rinci dan berurutan menurut hari terjadinya.


Setelah dia selesai membaca semua itu, dia pun menghela nafas panjang nya.


"Huuuh, ternyata banyak sekaliĀ  kejadian yang terjadi ketika aku berkultivasi. Entah kenapa aku merasa, aku harus memperkuat diriku dan juga orang orang di sekitarku. Sepertinya musuh kali ini tidaklah mudah. Ah, jika aku terus memikirkan hal seperti ini, lama lama aku bisa gila. Sudahlah lebih baik aku turun saja", ucap Xiao An.


Dia pun keluar dari kamarnya lalu menuruni tangga dan menemui Zhao Chen. Setelah berada di lantai bawah, nampak banyak sekali pelanggan yang sedang menikmati makanan mereka. Beberapa dari mereka sangat asing, seperti orang orang dari benua yang berbeda.


Sekilas Xiao An menangkap seorang laki-laki anggun dengan pakaian yang terlihat mewah, rambut perak yang sangat indah dengan goresan luka di dekat matanya. Dari tubuhnya terpancar aura yang sangat tegas dan mendominasi seluruh ruangan.


Xiao An terus memperhatikannya hingga berani mengukur kekuatannya.


' huh, ternyata dia menyembunyikan kekuatannya. Ini tidak seru!', batin Xiao An.


Setelah itu, Xiao An melangkah perlahan menuju ke ruang penyimpanan bahan makanan. Tanpa Xiao An ketahui, pria itu menoleh untuk memandangi punggung Xiao An dengan wajah menawannya. Dia menyunggingkan senyum kecil dan berkata dalam hatinya, ' menarik'.



" Eh nona, bagaimana kemajuan kultivasi nona?", Ucap Zhao Yin. Belum sempat menjawab, tiba tiba seseorang menghampiri mereka dan bertanya hal yang sama.


" Nona, bagaimana dengan kemajuan kultivasi nona? Pasti sangat hebat", ucap pria itu yang di ketahui adalah Zhao Yun, kakak dari Zhao Yin. Mereka memang kembar meski mereka sudah dewasa, tetapi kelakuan mereka seperti anak kecil. Terkecuali jika mereka melaksanakan tugas diluar rumah makan.


' mereka lagi! Apa mereka tidak cape bertingkah seperti itu?, Haaaah memang seperti anak anak', batin Xiao An.


" Ya, lumayan. Oh ya, apa kalian melihat Zhao Chen? Aku ingin bicara dengannya", ucap Xiao An.


" Zhao Chen ada di dapur. Dia sedang membantu menyiapkan makanan karena hari ini sangat banyak pelanggan berdatangan. sepertinya mereka bukan berasal dari benua Tian Yuan ini", ucap kembar itu. Lalu Xiao An pun pergi ke dapur dan benar saja terlihat Zhao Chen yang sedang susah payah membantu mereka para pelayan perempuan untuk memasak.


" Zhao Chen, kemarilah!", Ucap Xiao An. Dengan segera Zhao Chen menghampiri majikannya.


" Ada apa nona? Apa ada yang nona butuhkan?", Ucap Zhao Chen dengan lembut.


" Aku hanya ingin memberi tugas kepadamu. Kau kemarilah! Akan ku bisikkan", ucap Xiao An lalu dia pun membisikkan sesuatu kepada Zhao Chen.


" Oh, baik nona. Hamba akan segera menjalankan tugas yang nona berikan", ucap Zhao Chen. Kurang dari 1 menit, Zhao Chen pun menghilang.


Setelah itu, Xiao An pun pergi melalui pintu belakang rumah makan tersebut untuk kembali ke akademi.


Selama perjalanan, banyak sekali orang orang baru atau orang asing di setiap jalannya.


Dia bergumam, " sebenarnya ada apa ini?, Kenapa banyak orang asing?". Lalu dia pun melanjutkan perjalanannya hingga akhirnya sampai di akademi.


" Tunjukkan tanda murid!", Ucap penjaga itu. Lalu Xiao An pun mengeluarkan tandanya dan memperlihatkannya kepada penjaga itu.


" Silakan masuk", ucap penjaga itu singkat sembari mengembalikan tanda murid nya.


Suasana di akademi kembali damai, tenang seperti sebelumnya. Namun kekhawatiran itu masih ada di benak semua orang yang ada di akademi ini, termasuk Xiao An sendiri.


Saat itu Xiao An tidak kembali ke asrama barunya, namun dia pergi ke ruang perawatan murid untuk menjumpai Tian Yue. Tapi, setelah dia tiba disana, Tian Yue sudah sembuh dan sudah kembali ke asrama mereka. Xiao An pun pergi ke asramanya untuk mengecek apa memang mereka ada di asrama.


Dan benar saja, mereka sedang asik mengobrol di kamar Xiao An tanpa sepengetahuan Xiao An. Namun hal itu memang sudah biasa bagi mereka, jadi Xiao An pun tak akan memarahi mereka.


Tok tok tok......


Xiao An mengetuk pintu kamar asramanya. Tak lama seseorang pun membukanya.


" Eh, kau sudah selesai berkultivasi? Wah, pasti kali ini kau melakukan kemajuan besar dalam kultivasimu. Memang murid yang jenius ini, aku bangga mempunyai teman sepertimu. Ayo cepat masuk! Kita sedang mengobrol tentang festival tahun baru. Pasti kali ini sangat seru! Karena banyak orang dari benua lain yang datang.


Kudengar beberapa orang terkenal juga ada disini. Belum lagi ada pelelangan besar 2 hari lagi di rumah lelang Zhongshan, itu rumah lelang yang sangat terkenal. Bla bla bla.....", Jelas Xun Er.


perempuan ini memang terkenal galak dan juga bawel. Sekali bicara dia akan menghabiskan kurang lebih setengah jam. Itu sudah biasa bagi mereka, sama seperti Tian Yue. Sedangkan Xiao An dan Xu Yuan hanya diam, tenang, dan santai mendengar mereka berbicara dan mengobrolkan sesuatu.