
Para perempuan pun pergi ke balik batu besar untuk mandi bersama. Saat itu, Zhu Qing sedikit khawatir, takut jika ada yang mengintipnya dan juga mereka. Oleh karena itu, dia berbisik ke kakaknya.
" Kakak, tolong jaga aku dan mereka. Jangan sampai ada yang mengintip", bisiknya.
" Baiklah, kau tenang saja", ucap Zhu Feng .
Saat itu juga Zhu Feng dan Xiang Yu berjaga di dekat batu itu sesuai yang di katakan Zhu Qing.
Sedangkan para perempuan tengah membuka pakaian mereka di belakang batu.
Karena Xiao An juga tidak mau di intip, sejak awal dia sudah membuat formasi spiritual yang sama sekali tak terlihat dan tak dapat di rasakan oleh mereka.
Formasi itu berupa kabut tebal yang menghalangi pandangan. Siapa pun tidak akan bisa mendekatinya apalagi menghancurkannya.
Mereka mandi dengan senangnya. Ada yang mengobrol, bermain main dengan air, sampai ada yang memainkan elemennya. Tapi berbeda dengan Xiao An yang sama sekali tak berbalik ke arah mereka, malah memunggungi mereka.
" Xiao An, kenapa kau disini?, Ayo kesana!, Kita bermain bersama mereka", ucap Xun Er.
" Aku tidak mau, kau saja. Aku disini saja", ucap Xiao An.
" Apa karena wajahmu?, Bukannya itu sudah sembuh?", Ucap Xun Er.
" Bukan karena itu", ucap Xiao An singkat.
" Jangan jangan, kau malu ya?, Karena milikmu kecil?, Tidak apa apa punyaku juga tidak besar", ucap Xun Er sembari membalikkan badan Xiao An hingga menghadap kepadanya.
Saat itu, Xiao An sangat malu, wajahnya memerah.
Xun Er pun terkejut.
" Pu...punyamu... Kenapa punyamu besar?, Padahal tadi kulihat punyamu tak sebesar ini saat memakai baju", ucap Xun Er.
" I..i..itu... Karena aku membalutnya hingga terlihat kecil", ucap Xiao An dengan wajah yang masih memerah.
" Wah, aku sangat iri denganmu. Lihatlah tubuh indahmu itu! Aku sangat ingin mempunyai tubuh seperti itu", ucap Xun Er dengan kecewa.
" Sudah lah, berhenti melihat tubuhku!", Ucap Xiao An.
" Baiklah, baiklah", ucap Xun Er kemudian, dia pun pergi.
Setelah selesai mandi, mereka segera memakai baju dan berdandan seperti biasanya. Saat selesai, Xiao An pun menghapus formasi itu dan kembali berkumpul dengan kelompoknya yang berada di sebelah kelompok Tian Yue.
" Kalian akan kemana sehabis dari sini?", Ucap Tian Yue.
" Kita akan berburu spirit beast di lapisan ke 3", ucap Xiao An.
" Bagus kalau begitu, kita juga akan kesana. Bagaimana jika kita bersama sama kesana?, Tentunya itu lebih aman", ucap Tian Yue .
" Apa tidak apa apa?, Nampaknya mereka tidak terlihat senang dengan itu", ucap Zhu Feng.
Sangat jelas terlihat kalau kelompok Tian Yue tak menyukai ide itu dari tatapan sinis dan wajah datar mereka.
Ada juga perempuan yang terus memperhatikan Xiao An dari ujung rambut sampai ujung kaki. Jelas Xiao An merasa di remehkan oleh perempuan itu.
" Kita menolak untuk berburu bersama kalian. Bagaimana jika kalian mencuri buruan kita?. Pastinya kita juga repot untuk menjaga kalian murid murid lemah", ucap salah satu murid laki laki di kelompok Tian Yue.
" Heh, kau pikir kami tidak mampu untuk berburu?, Kau terlalu meninggikan kelompokmu. Jika aku lihat baik baik, sangat jelas yang paling bekerja keras adalah Tian Yue. Dia tidak menyombongkan hal itu, Tapi malah kau yang sombong", ucap Xun Er.
"Sudahlah Xun er, sulit bicara dengan orang bodoh", ucap Xiao An .
" Kau!, Dasar sampah keluarga Luo !. Lebih baik kau mati saja", ucap perempuan yang memperhatikan Xiao An sebelumnya. Dia menyerang Xiao An dengan elemen airnya yang berada di tingkat 4.
Serangan balik itu sangat cepat hingga mereka tidak menyadarinya. Perempuan itu terlihat sangat marah, sedangkan yang lainnya bertanya tanya apa yang terjadi. saat itu juga, Tian Yue mencoba meredakan amarahnya, dia tidak senang dengan apa yang dilakukan kelompoknya itu.
" Kalian keterlaluan!, Cepat minta maaf kepada Xiao An sekarang juga", ucap Tian Yue dengan matanya yang melotot.
" Kenapa jadi kita yang harus minta maaf?, Harusnya dia yang meminta maaf. Lihatlah wajahnya!, Dia terluka gara gara dia. Apa kau tidak peduli?", ucap kelompok Tian Yue.
"Kalianlah yang memulainya, jadi kalian yang harus minta maaf. Jika kau tidak menyerang Xiao An, dia juga tidak akan menyerangmu. Dan hei, itu hanya goresan!, Luka kecil seperti itu tidak akan membunuhmu. Oh ya, aku tidak peduli kepada orang sombong", jelas Tian Yue.
Kelompok Xiao An hanya diam mendengarkan Tian Yue yang menyuruh kelompoknya untuk meminta maaf.
Sedangkan kelompok Tian Yue tetap tidak mau meminta maaf, sehingga Tian Yue pun berbicara menggunakan nada yang cukup tinggi dengan amarah yang semakin memuncak.
" Sombong sekali kalian ini. Xiao An ?, Sebaiknya tadi kau tidak menahan diri. Langsung saja bunuh mereka semua. Aku sudah muak dengan orang orang sombong seperti mereka. Asal kalian tau, jangankan melukai kalian, bahkan membunuh kalian pun dia mampu!", Jelas Tian Yue.
Seketika setelah mereka mendengarkan omongan Tian Yue, kini tubuh mereka bergetar hebat. Ketakutan menyelimuti mereka saat mereka mendengar mudah untuk membunuh mereka.
Saat itu juga, mereka meminta maaf kepada Xiao An.
" Xi.... Xiao.. An , ma.. ma..maafkan ka..kami. aku tidak tau jika kau bahkan bisa membunuh kami dengan mudahnya", ucapnya dengan tubuh yang masih bergetar.
" Ya", ucap Xiao An singkat.
' gawat!, Bagaimana jika Xiao An benar benar marah?, Itu sangat merepotkan ', batin Xun Er.
" Tenang saja, aku tidak benar benar marah. Aku hanya kesal saja dengan perbuatan mereka", ucap Xiao An menjawab perkataan Xun Er dengan santainya hingga membuat Xun Er terkejut.
' apa Xiao An bisa mendengar batinku ?', batin Xun Er.
" Ya, aku bisa mendengar batinmu", ucap Xiao An sembari berbalik menghadap Xun Er. Saat itu juga mereka terkejut. Awalnya, mereka merasa bingung dengan Xiao An yang belum ditanya, sudah menjawab.
" Wah, kau hebat sekali!", Ucap Xun Er.
" Tian Yue, sebaiknya kita berjalan masing masing saja. Lagi pula kalian bisa mendapatkan batu inti spirit beast lebih banyak", ucap Xiao An .
" Baiklah, jika memang itu keputusanmu, aku akan mendengarkan", ucap Tian Yue.
" Ayo!", Ajak Xiao An kepada kelompoknya dan pergi terlebih dahulu sebelum kelompok Tian Yue. Dan mengambil jalan ke arah utara sedangkan kelompok Tian Yue ke arah timur.
Beberapa saat setelah meninggalkan kelompok Tian Yue, di depan kelompok Xiao An ada kelompok lain yang terlihat kelelahan dan terdapat beberapa luka di sekujur tubuh mereka.
Karena penasaran, Xiang Yu bertanya kepada mereka,
" Kenapa kalian terluka?", Tanya Xiang Yu.
" Kami di serang kelompok lain dan mereka mengambil hasil buruan kami", ucap salah seorang murid kelompok itu.
" Siapa ketua kelompok yang menyerang kalian?", Ucap Xiao An.
" Mereka para murid bangsawan yang di ketuai oleh Liu Bei ", ucap seorang ketua kelompok.
" Ambil lah!, Pil ini bisa menyembuhkan luka kalian", ucap Xiao An .
" Tidak, kami masih punya pil dari alkemis di kelompok kami. Lagi pula bagaimana jika kelompokmu terluka?, pasti persediaan kalian berkurang jika kalian memberikannya kepada kami", ucap ketua kelompok itu.
" Sudahlah, terima saja toh pil ku tidak berarti untuk mereka ", ucap Xiang Yu.
" Ya, sebaiknya kalian terima. Itu akan menghemat persediaan kalian juga", ucap Zhu Feng.