
Secara tidak sadar, mereka berpelukan. Suasana penuh haru pun tercipta. Sebagian penonton merasa terharu dengan kejadian ini terutama orang orang yang dekat dengan mereka. Sebagian orang merasa terancam terutama para tetua Akademi Tian Lu. Entah kenapa mereka merasa terancam setelah melihat bayangan naga yang mengelilingi Xiao An dan Xiao Yu. Mungkinkah mereka ada kaitannya dengan sekte aliran hitam ?, Entahlah.
Pedang 9 Angels milik Xiao Yu
Kemudian, mereka pun melepaskan pelukan hangat itu.
" Kakak tunggu di pertandingan final ahli formasi nanti ", ucap Xiao Yu.
" Ta.... Tapi bukan kah pertandingan ini belum selesai?", Ucap Xiao An.
" Oh ya, aku lupa. Panitia, aku mengaku kalah, percuma saja di lanjutkan juga pasti mereka yang menang", ucap Xiao Yu.
" Baiklah, kalau begitu, ku umumkan pertandingan ini di menangkan oleh Akademi Pedang Surgawi", ucap panitia. Para penonton pun bersorak.
Setelah itu, mereka pun kembali ke tempat istirahat untuk segera mengobati Xuan Ming dan Li Shi Chen yang tersingkir dari arena.
Mereka di beri waktu 1 jam untuk mengobati dan juga menyusun strategi. Seperti biasa, Xiao An memberikan pil kepada mereka yang terluka agar mereka cepat sembuh dan kembali segar seperti sebelum bertanding.
Setelah selesai mengobati mereka, tetua datang memberikan informasi tentang lawan mereka.
" Aku berhasil menemukan informasi tentang lawan kalian nanti. Mereka di ketuai oleh Wei Hong Li. Dia seorang yang cukup terkenal dengan perisai tanahnya yang tak bisa di tembus oleh apapun. Kedua, Qiao Feng, dia adalah seorang gadis cantik yang licik. Dia terkenal dengan sebutan putri es karena elemen es nya yang cukup kuat.
Ketiga,Xiao Ming Hao , dia cukup terkenal dengan rayuannya yang bisa membuat para wanita tertarik kepadanya", jelas tetua.
" Ah apa apaan itu?, Merayu?, Ini bukan kontes merayu, ini pertandingan 1 benua", ucap Shi Chen meremehkan hal itu.
" Eh jangan salah, dia punya elemen racun, jadi kalian harus berhati hati. Dan ke empat adalah Jiang Zi Shu. Dia sering di sebut Dewi kecantikan karena wajahnya yang sangat cantik yang dapat membuat setiap laki laki yang melihatnya ingin menjadi kekasihnya. Dan yang terakhir adalah Jiang Yu Wen . Dia agak sombong dan juga sering menghina orang.
Tapi meski begitu, mereka adalah yang terkuat dari murid lainnya. Dan yang sangat aku khawatirkan adalah tingkat kultivasi mereka. Hao Lian saat ini berada di ranah bumi tingkat 1 sedangkan Hong Li berada di ranah bumi tingkat 2. Kekuatan kalian terpaut jauh dari mereka, aku tidak mau kalian sampai terluka parah apalagi sekarat seperti murid lain.
Jadi, tolong kalian saling menjaga satu sama lain. di pertandingan kali ini, pasti lebih berat dari pertandingan sebelumnya. Berhati hati lah!", Jelas tetua.
" Baik tetua", ucap tim 1. Lalu tetua pun pergi. Tim 1 berkumpul dan mengatur strategi.
" Seperti yang tetua katakan tadi, lawan kita sangat kuat. Belum lagi ada yang mempunyai elemen racun. Kali ini kita harus benar benar waspada", ucap Hao Lian.
" Bukankah kita ada Xiao An?, Dia juga mempunyai elemen racun. Jadi, jika mereka menggunakan racun, kita juga bisa menggunakannya juga", ucap Shi Chen.
" Ya, kau benar. Kita dapat mengatasi hal itu", ucap Xuan Ming.
" Bukan begitu maksudku. Jika dia menggunakan racun dan kita juga menggunakannya, bagaimana cara menghilangkan racunnya?, Pastinya kita harus punya penawarnya. Dan darimana kita mendapatkan penawarnya jika jenis racunnya pun kita tidak tau?", Ucap Hao Lian.
" Itu mudah saja. Kau makan pil pengembali energi dariku. Lalu, selesai", ucap Xiao An.
" Xiao An, ku pikir kau tak pernah bercanda", ucap Hao Lian dengan malasnya.
" Aku tidak sedang bercanda, Tapi itu adalah kenyataannya. Jika kau tidak percaya, tanyakan saja kepada ketua", ucap Xiao An.
" Aaahh kau hanya bicara tentang ketua saja, dia kan kakekmu. jadi pasti dia akan mempercayaimu", ucap Hao Lian.
" Kelihatannya, memang Xiao An tidak sedang bercanda. Tapi, apa benar pilmu itu memiliki beberapa manfaat?", Ucap Xuan Ming.
" Ya, pilku selalu yang terbaik. Jika kau memakan pil itu, kau bisa terbebas dari racun selamanya", ucap Xiao An.
" Oh benarkah?", Ucap Shi Chen.
" Yang benar saja", ucap Hao Lian.
" Kira kira, bahan apa yang kau tambahkan kedalam pilmu yang kau sebut sangat langka itu?", Ucap Xu Kai.
" Darah dari seseorang yang memiliki tubuh Ashura", ucap Xiao An. Sontak mereka terkejut saat mendengarnya.
" Kau pasti bercanda. Siapa yang terlahir dengan tubuh Ashura yang sangat menyeramkan itu?, Bukankah jika dia marah akan menghancurkan seisi kota?", Ucap Hao Lian.
" Sudah ku bilang aku tidak sedang bercanda. apa kalian lupa kalau sebelumnya, aku sudah mengatakan bahwa tubuhku adalah tubuh Ashura dan kakakku mempunyai tubuh malaikat. Jadi, aku menggunakan setetes darahku untuk membuat pil", ucap Xiao An.
" Baiklah kalau begitu. Lalu, bagaimana cara kita melawan mereka?, Terutama ketuanya. Dia yang paling kuat dari yang lainnya", ucap Hao Lian.
" Begini, menurutku, sekuat apapun mereka, jika mereka tidak bekerja sama dengan baik, pasti mereka akan mudah untuk di lawan. Intinya, kita harus benar benar bekerja sama untuk melawan mereka. Jangan sampai ada yang terluka parah diantara kita. Dan juga, mungkin Xuan Ming yang harus di jaga karena dia yang paling rendah kultivasinya dari kita semua", jelas Xiao An.
' dia sangat bijak', batin mereka berempat.
" Aku setuju. Dan biarkan aku saja yang menjaga Xuan Ming", ucap Hao Lian.
" Tidak, kau adalah seorang ketua, jadi kau harus mengomando kita semua. Kau yang harus ada di depan kita, jadi biarkan aku saja yang menjaga Xuan Ming", ucap Xiao An.
" Baiklah kalau memang itu yang terbaik", ucap Hao Lian. Mereka terus berbincang merencanakan strategi yang akan di terapkan di pertandingan nanti.
Waktu yang panitia berikan untuk mengobati dan membuat strategi pun sudah habis. Mereka kembali ke atas arena dan langsung berhadapan dengan pihak lawan.
Seperti biasanya, Xiao An mengaktifkan mata kirinya untuk mengetahui batasan kekuatan lawan. Tapi di samping itu, Xiao An tidak menonaktifkannya dan terus mengaktifkannya agar kewaspadaan terhadap sekitar meningkat.
" Jika kalian butuh bantuanku, bicarakan saja dalam hati. Aku bisa mendengarnya", ucap Xiao An. Awalnya mereka terkejut, tapi setelah itu, mereka pun mengerti maksud Xiao An.
Setelah itu, pertandingan pun di mulai. Seperti yang Xiao An katakan, dia terus berada di samping Xuan Ming untuk menjaganya.
Apa yang di bilang tetua memang benar, perisai tanahnya tak dapat di tembus oleh apapun. Tapi, karena penasaran, Xiao An menebasnya menggunakan pedang Bloody Ashura nya dan itu berhasil menghancurkannya.
" Apa?, Kenapa perisai ku bisa hancur?", Ucap Hong Li dengan kesalnya.
" Hati hati! Pedangnya sangat kuat", ucap Ming Hao.
" Kau!, Bekukan dia!", Ucap Hong Li kepada Qiao Feng.
" Baik", ucap Qiao Feng. Lalu, dia pun berusaha untuk membekukan Xiao An. Sayangnya, es itu mencair sebelum mengenai Xiao An.
" Elemen apinya sangat kuat", ucap Jiang Zi Shu. Dia mencoba untuk melawan Xiao An dengan elemen airnya. Namun hal itu tidak berdampak apa apa. Jiang Yu Wen memanfaatkan hal ini untuk mulai menyerang Xuan Ming. Lagi lagi mereka gagal karena Xu Kai berhasil menghalaunya. Pertandingan terus berlanjut hingga malam.