The Lord Of The Dragon Race

The Lord Of The Dragon Race
Bagian 89



Penatua kembali menenangkan suasana dan membicarakan beberapa hal yang dapat melindungi kediaman kaisar Long. Barulah setelah itu rapat selesai dan orang-orang membubarkan diri. Kecuali beberapa orang yang termasuk kedalam ras legenda, mereka akan tetap berada di ruangan dan menunggu beberapa orang lainnya yang diundang untuk rapat perencanaan perang karena fajar telah tiba.


Akhirnya orang-orang itu datang. Mereka di sambut dengan baik oleh yang lainnya termasuk Xiao An sendiri. Kemudian Kaisar Long ikut bergabung di rapat kali ini. Mereka memulai rapat ini dengan perkenalan singkat.


" Halo! Perkenalkan, namaku Da Feng dari sekte pedang kembar. Ku rasa kalian sudah tau dengan sekali lihat, aku merupakan ras naga", ucap seorang laki-laki berumur sekitar 30 tahun dengan perawakan tinggi dan berotot.


" Perkenalkan, namaku Ling Zhi dari sekte pedang hitam. Aku termasuk ras teratai hitam", ucap seorang perempuan berumur sekitar 20 tahunan. Dia terlihat seperti laki-laki karena rambut pendeknya.


" Aku, Ruo Yi dari sekte Bunga putih. Ras Phoenik", ucap seorang perempuan dengan anggun namun terkesan dingin. Dia merupakan wanita cantik yang berumur sekitar 20 tahunan.


Orang-orang sedikit terkejut sejak awal kedatangannya. Tentu saja karena mereka baru melihat ras Phoenik untuk pertama kalinya. Ras Phoenik yang selalu menyembunyikan keberadaan mereka kini bergabung dalam peperangan ini.


Perkenalan terus berlanjut hingga akhirnya giliran tokoh penting yang mengenalkan diri mereka.


" Perkenalkan, namaku Xu Kai dari akademi pedang surgawi. Aku merupakan ras naga murni, tapi aku akan menyerah dengan tahta dan bergabung dalam peperangan yang akan terjadi disini", ucap Xu Kai.


Orang-orang terkejut dengan ras naga murni yang tenyata masih berada di akademi. Terbilang cukup muda untuk memperjuangkan sebuah tahta seorang Kaisar.


" Bagaimana mungkin kau masih sekecil ini? Jika perang terjadi lebih lama lagi, mungkin kau akan siap dengan semua ini"


" Ya, dia sangat muda"


" Kurasa, kalian sudah tau siapa aku. Aku, Long Ao Tian, cicit dari kaisar Long. Aku juga merupakan ras naga murni, tapi sama sepertinya. Aku akan menyerahkan tahta itu kepada yang seharusnya, namun aku akan tetap masuk ke dunia naga untuk membantunya", ucap Ao Tian.


Orang-orang mulai berpikir, siapa sebenarnya kaisar naga yang sudah di takdirkan ini sehingga mereka berdua menyerah untuk memperjuangkan tahta?


" giliranku untuk mengenalkan diri. Aku, Luo Xiao An dari akademi pedang surgawi. Aku adalah kaisar naga yang sudah di takdirkan", ucap Xiao An.


Sekali lagi mereka terkejut menganga tak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar. Bahkan kaisar naga yang telah di takdirkan lebih muda dari pada ras naga murni dan dia juga seorang perempuan.


" Apa kau berbicara yang sebenarnya? Aku tidak pernah tau ada kaisar naga seorang perempuan sebelumnya"


" Sama sepertimu. Aku juga tak pernah mendengarnya"


"Jika kalian tidak percaya, maka aku hanya akan memperlihatkan tanda milikku", ucap Xiao An. Dengan segera dia memperlihatkan tanda di dahinya yang memancarkan cahaya yang menyilaukan. Sebuah tanda 2 naga dan 1 Phoenik yang lebih besar dari yang lainnya.


" Kali ini aku benar-benar percaya"


" Aku tak pernah menyangka dia akan semuda ini"


" Nak, kau sangat hebat!"


"Sebuah tanda ras legenda tidak dapat di palsukan sama sekali. Menutupinya dengan baja sekalipun akan tetap terlihat, kecuali kau menyembunyikannya dengan kekuatanmu sendiri. Tetapi itu akan tetap terlihat oleh ras legenda yang mempunyai kekuatan yang setara atau lebih tinggi", jelas kaisar Long.


" Apakah mungkin untuk orang yang bukan berasal dari ras legenda untuk mengetahui bahkan melihat tanda ras?", Tanya Xiao An.


"Itu tidak mungkin, kecuali dia telah naik ke ranah dewa. Jika seseorang naik ke ranah dewa, maka tidak ada yang bisa di sembunyikan darinya. Dia akan mengetahui semuanya tanpa harus menggunakan jurus apapun", jawab kaisar Long.


Rapat pun di mulai dengan persiapan yang harus di lakukan. Lalu beralih ke posisi dimana ditempatkan.


" Karena aku seorang ahli strategi, tempatkan aku dimana saja asalkan aku dapat memperhatikan Medan perang", Ucap Ruo Yi.


" Aku setuju! Apakah ada ahli strategi yang lain? Mungkin kita akan membutuhkan mereka di masing-masing pasukan yang dipimpin para jendral"


" Bawa mereka dan jelaskan apa yang sudah kita bicarakan"


" Baik!"


" Bagaimana? Apa sudah ditentukan dimana kau akan di tempatkan?"


" Ku rasa aku akan maju di barisan depan memimpin pasukan dengan ras naga murni"


" Bagus! Sebagian dari kalian coba lah untuk berpencar ke seluruh penjuru dan pimpin beberapa pasukan"


" Siap!!"


Rapat terus berlanjut hingga 2 jam lamanya barulah rapat selesai.


" Sebelum dibubarkan, aku akan memberikan kalian semua beberapa sumber daya yang mungkin akan berguna", ucap Xiao An dengan serius. Lalu dia mengeluarkan beberapa botol porselen dari cincin ruangnya.


" Di dalam botol ini masing-masing memiliki 2 pil yang bisa meningkatkan kultivasi kalian, namun pil ini juga adalah racun. Ini akan bekerja sangat baik jika kalian tidak mengkhianatiku. Tapi sebaliknya jika kalian mengkhianatiku, maka kalian akan mati dengan sendirinya setelah memakan pil ini. Terserah apa yang akan kalian lakukan nantinya. Aku hanya berusaha memberikan kalian bantuan", jelas Xiao An. Mereka ragu-ragu untuk mengambil botol porselen itu, tapi pada akhirnya mereka tetap mengambilnya.


" Gunakan itu dengan baik!!", Lanjutnya. Dan mereka pun mengangguk.


Setelah itu, barulah mereka membubarkan diri. Xiao An tak beranjak dari kursinya. Dia terus merenung dan mulai memikirkan apa yang harus dia katakan nanti. Meskipun saat rapat tadi dia kelihatan tidak gugup sama sekali, nyatanya dia amat sangat gugup.


" Tenang! Jangan terlalu keras memikirkannya! Gugup itu wajar bagimu. Lebih baik kau mempersiapkan diri untuk bertarung nanti malam. Kita akan berkumpul lagi di sore hari untuk menyiapkan pasukan", ucap kaisar Long. Lalu, dia pun pergi.


" Ayo kembali ke kamarmu. Aku akan mengantarmu untuk beristirahat", ucap Ao Tian sembari menggenggam tangan Xiao An. Lalu, mereka berdua pun pergi menuju kamar Xiao An. Di sepanjang jalan, Xiao An bertanya kepada Ao Tian. Jujur saja, dia tidak terlalu memperhatikan beberapa hal saat rapat, hingga dia tidak mendengarkan sebagian hal penting.


" Apakah kau tau bagaimana keadaan kakekku dan kakakku saat ini?", Ucap Xiao An. Dia tiba-tiba khawatir kepada mereka berdua.


" Tidak apa-apa, mereka baik-baik saja. Mungkin mereka akan segera bergabung dalam perang nanti", ucap Ao Tian.


" Oh ya, berapa pasukan yang kita punya?", Tanya Xiao An.


" Aku telah merekrut beberapa orang berpengaruh yang memiliki pasukannya masing-masing. Jika di jumlahkan dengan pasukan kita saat ini, ada 100.000 pasukan di pihak kita. Belum lagi Xu kai membawa ribuan orang bersamanya. Dia membawa sekitar 30.000 pasukan. Dengan begitu pasukan kita berjumlah 130.000. belum lagi kakakmu pasti membangun pasukannya sendiri di benua Tian Yuan", jelas Ao Tian.


" Itu cukup banyak. Apa mereka semua merupakan ras legenda?", Tanya Xiao An.


" Tidak, sebagian dari mereka manusia biasa dengan kekuatan setara ras legenda. Kebanyakan dari mereka itu mengikuti apa yang di perintahkan oleh ketuanya termasuk beberapa sekte yang bergabung dengan kita", jawab Ao Tian. Tak terasa mereka pun sampai di depan pintu kamar Xiao An.


" Nah, sudah sampai. Lebih baik kau beristirahat sekarang. Aku tidak mau sesuatu yang buruk terjadi padamu", ucap Ao Tian dengan semua kekhawatirannya.


" Baiklah", ucap Xiao An. Dia mengerti apa yang Ao Tian katakan.  Lalu, Xiao An pun masuk ke kamarnya dan segera beristirahat.


Sedangkan di benua Tian Yuan~


Xiao Yu dan Xu Ge membangun pasukan mereka yang terdiri dari tetua akademi dan para murid yang memang ingin berpartisipasi dalam perang kali ini. Serangan yang di terima oleh akademi pedang surgawi dan akademi lainnya kini sudah tiada. Orang-orang itu pergi entah kemana. Hanya beberapa orang yang berhasil dihabisi dan ditangkap. Mereka juga diintrogasi tapi tidak mendapatkan informasi sedikit pun hingga akhirnya mereka di bunuh dan beberapa dari mereka bunuh diri sesaat setelah mereka tertangkap.


Selain itu, Xiao Yu juga meminta bantuan kepada keluarga Lin. Dan tanpa di sangka-sangka, keluarga Lin bersedia membantu dan mengirimkan beberapa pasukan hebat yang dimilikinya. Meskipun nenek Lin orang yang jarang berbicara dan berinteraksi dengan keluarga lainnya, dia masih sangat peduli kepada cucunya itu.


Di benua Tian Yuan, ada pasukan Xiao Yu dan Xu Ge. Lalu di benua Tian Yun, ada pasukan Ao Tian dan Xu Kai. Perkiraan perang kali ini akan meluas ke seluruh daratan hingga lautan. Mereka sudah sangat sibuk sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan Xiao Yu dan Xu Ge tak pernah beristirahat. Setelah akademi aman, mereka langsung mengadakan rapat diskusi untuk berpartisipasi dalam perang kali ini. Dan setelah mendapat persetujuan dan keikutsertaan sebagian besar akademi pedang surgawi, Xiao Yu pergi ke daerah pantai milik keluarga Lin.