
Tak terasa matahari telah menunjukkan dirinya mengubah malam yang gelap menjadi hari yang terang. Menyelinap ke sisi sisi kecil di setiap rumah.
Tian Yue membuka jendela membiarkan matahari menyinari Xiao an yang kini masih asik dengan tidurnya.
"Eunghhh..., Kenapa ini sangat terang? , Apa sudah pagi? "Ucap Xiao an.
"Ya, ini sudah pagi. Cepat bangun! Bukankah kau akan mengikuti tes alkemis?" Ucap Tian Yue .
Mendengar itu, Xiao an langsung bangun dari tempat tidurnya dan bergegas untuk mandi.
Sedangkan Tian Yue yang telah bersiap sejak fajar datang, kini sibuk mempersiapkan pakaian untuk nonanya itu.
Setelah itu, ia masih harus pergi ke dapur untuk meminta makanan ke pelayan penginapan.
Saat Tian Yue kembali membawa makanan, Xiao an terlihat sudah siap dengan balutan pakaian berwarna putih dan biru. Tengah duduk di kursi samping jendela sembari melihat ke arah jalanan yang sudah ramai oleh orang-orang yang membeli berbagai kebutuhan dari mulai sayuran sampai pakaian.
"Makanannya sudah datang", ucap Tian Yue dengan setengah berteriak. Segera Xiao an berbalik. Memang jika soal makanan jangan sampai ketinggalan. Itu baru Xiao an.
Dengan cepat Xiao an menyantap makanannya. Baru beberapa menit saja makanannya sudah habis, padahal Tian Yue baru memakan sekitar 5 sampai 6 sumpit.
"Akhirnya, aku kenyang", ucap Xiao An .
Sedangkan Tian Yue berkedip beberapa kali menatap Xiao an, tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Berulangkali melihat ke arah Xiao an lalu beralih ke mangkuk makanan yang kini telah kosong. Lalu menghela napasnya dengan kasar.
Kemudian, Tian Yue pergi untuk mengembalikan mangkuk dan yang lainnya kepada pelayan dapur.
Xiao an pun melanjutkan kegiatan yang sempat terhenti. Ya, melihat jalanan itu lagi. Tapi sekarang dengan suasana hati yang berbeda.
Masih tersirat kesedihan di matanya. Dia pun tersenyum, lalu menghela nafas panjang.
Tak lama Tian Yue pun kembali. Sebenarnya, tes nya akan mulai sekitar tengah hari nanti. Jadi sekarang Xiao an bisa bersantai menunggu tesnya.
Kemudian Xiao an pun teringat dengan peninggalan ibunya.
' jika aku terus mengandalkan harta peninggalan ibu, mungkin suatu hari nanti cepat atau lambat akan habis. Setidaknya aku harus membangun bisnis agar mendapatkan uang. Kira kira, aku akan membangun bisnis apa ya?' batinnya.
" Oh ya, restauran", ucapnya.
"Hah, ada apa Xiao an?, Apa itu restauran?", Ucap Tian Yue .
"Itu seperti rumah makan",ucap Xiao An.
"Oh..", ucap Tian Yue polos.
"Apa di daerah sini ada pasar budak?", Tanya Xiao an.
" Ada, memangnya kau ingin membeli budak?" Ucap Tian Yue .
"Ya, aku perlu budak untuk mendirikan bisnis",jelas Xiao an.
"Bisnis apa?" Tanya Tian Yue .
"Rumah makan" ucap Xiao An singkat.
"Tapi sebelum itu, aku harus membeli toko dulu, ayo cepat kita pergi membeli toko!", Lanjut Xiao an. Dengan cepat di setujui oleh Tian Yue.
Xiao an yang bersemangat tiba tiba menjadi biasa saja karena melihat suasana di jalanan.
Saat itu jalanan lumayan padat. Jadi sedikit sulit untuk berlari.
Setelah menyusuri sebagian besar toko toko yang ada di pinggir jalan, ada beberapa toko yang dijual dengan berbagai kondisi.
Ada yang sudah hampir ambruk tapi lumayan luas, ada yang terlihat bagus tapi kecil. Hingga Xiao an kecapean untuk menemukan apa yang ia inginkan.
Akhirnya, di ujung jalan ada rumah makan yang cukup besar namun sepi pengunjung. Bukan karena letaknya yang berada di ujung, tapi karena kualitas makanannya dan juga rasa dari makanan itu sendiri yang kurang menarik para pelanggannya.
Bahkan saat Xiao an melewati rumah makan itu, ia di tawari untuk membeli rumah makan itu.
Sungguh kebetulan yang sangat bagus. Bahkan sang kakek pemilik rumah makan memberinya setengah harga , namun karena kondisi dan ukuran yang lumayan luas, Xiao an membelinya dengan harga normalnya.
Setelah itu, Xiao an bergegas menuju pasar budak. Meskipun lokasinya agak jauh dari penginapannya, ia tetap pergi untuk membeli budak budak itu.
segera memanggil sang pemilik.
"Selamat datang di pasar budak, budak apa yang di inginkan oleh para nona ini?"
"Tolong panggilkan saja pemiliknya, aku ingin dia yang melayaniku". Ucap Xiao an dengan nada dingin.
"Baik,nona. Tunggu sebentar".
Pelayan itu segera menemui tuan nya.
"Tuan, di sana ada yang ingin membeli budak. Sepertinya dari keluarga terpandang. Dia ingin tuan yang melayaninya langsung".
"Ya baiklah aku akan segera menemuinya".
Lalu pelayan itu pun kembali ke tempat Xiao an dan Tian yue menunggu.
"Tunggu sebentar ya, tuan sedang bersiap"
Tak lama kemudian, keluarlah seorang laki-laki dengan perawakan yang besar, perut buncit, dan tingginya sekitar 120 cm.
"Selamat datang nona nona, ada perlu apa memanggil saya?" Ucap sang pemilik.
"Aku ingin membeli budak kultivasi dan harus yang paling tinggi kultivasinya. Aku butuh 10 orang laki laki dan 6 orang perempuan." Ucap Xiao An.
"Baik,nona. Harap tunggu sebentar ,saya akan mengambilnya".
"Ini nona, mereka semua merupakan budak kultivasi dengan tingkat yang paling tinggi disini. Dan dia adalah yang paling tinggi kultivasinya dari semua budak, dia ada di ranah kaisar akhir",ucap sang pemilik.
"Bagus, berapa semuanya?", Ucap Xiao An .
"Semuanya 24 tael emas", ucap sang pemilik.
Xiao an langsung mengeluarkan 25 tael emas dan memberikannya kepada sang pemilik.
"Apa nona membutuhkan kereta untuk membawa para budak ini?",ucap sang pemilik.
"Aku tidak membutuhkannya", ucap Xiao An singkat. Setelah itu mereka berdua bergegas meninggalkan pasar budak dengan diiringi oleh para budak yang Xiao an beli.
"Xiao an, kenapa kita tidak menggunakan kereta saja untuk membawa para budak ini, mereka juga dirantai. Itu akan membuat orang orang memperhatikan kita." Jelas Tian Yue .
"Tenang saja aku punya cara lain" ucap Xiao An.
"Cara apa ?"ucap Tian Yue yang kini penasaran kira kira cara apa yang di gunakan Xiao an.
"Begini..", dengan segera Xiao an menutup mata lalu membuka matanya dan mulai membuat formasi teleportasi menuju rumah makan yang baru saja di beli oleh nya.
Seketika mereka semua sudah berada di dalam rumah makan itu. Semua mata menatap ke arah Xiao an. Dengan santainya ia bertanya,
"Ada apa?, Kenapa menatapku?".
"Kau itu sudah membuatku dan juga semua orang kaget sekaligus bingung", ucap Tian Yue .
"Oh, itu hanya formasi teleportasi untuk berpindah tempat kemana pun yang aku pikirkan", jelas Xiao an.
"Lalu kau akan apakan mereka semua?", Ucap Tian Yue.
"Tentu saja aku akan melatih mereka menjadi kuat dan membantuku untuk mendirikan rumah makan ini", ucap Xiao An . Dan di balas anggukan oleh Tian yue.
"Baik, tolong dengarkan aku! , Mulai sekarang kalian akan ku latih hingga kalian kuat.
Tetapi kalian juga harus menjalankan tugas kalian yaitu membuat bisnis rumah makan ini lancar.
Dan apapun yang aku tugaskan kalian harus menjalankannya dengan baik .
Oleh karena itu aku akan membagi kalian menjadi beberapa kelompok.
Untuk perempuan ,kalian akan bersih bersih, memasak, dan melayani pelanggan.
Untuk laki laki, kalian akan berburu, berjaga, dan juga mengurus hasil buruan. Kalian paham", ucap Xiao An.
"Kami paham", ucap mereka serentak,Meskipun masih ada yang terlihat tidak senang.
Terutama budak yang paling tinggi kultivasinya. Kira kira berumur 17 tahun dan dia sudah berada di ranah kaisar akhir, itu bisa di sebut sebagai jenius.
Segera Xiao an menyuruh Tian Yue membuka rantai nya menggunakan kartu yang di berikan oleh sang pemilik di pasar budak.
Setelah itu Xiao an menatap para budak itu dengan seksama lalu berhenti di depan budak yang kultivasinya paling tinggi itu.
"Kenapa?, Kau ingin kabur?, Silahkan saja. Tapi mungkin akan sulit. Lagi pula aku tidak mau mengurus orang yang sedikit merepotkan", ucap Xiao An dengan sedikit menekannya.
Kemudian di jawab dengan perasaan was was dan terkejut oleh orang yang berada di depannya.
" kenapa kau kaget ?", ucap Xiao an.
'Kenapa dia bisa tau' batin orang itu.
"Tentu saja aku tau, karena aku bisa membaca pikiranmu", ucap Xiao An . Untuk sekali lagi membuat orang itu terkejut.
Lalu Xiao an kembali ke tempat awal dia berdiri.
"Dengarkan aku!, Percaya padaku aku akan membuat kalian menjadi kuat. Tapi kalian harus menuruti perintahku, hanya perintahku saja. Jika sampai ada yang kabur atau tidak menjalankan perintah, aku pastikan dia akan lenyap", ucap Xiao An . Mereka yang mendengar itu menggigil ketakutan.
" Ini adalah pil buatan ku, ini merupakan pil uang hanya aku yang mempunyai pil ini dan hanya aku yang bisa mengontrol manfaat dari pil ini.
Pil ini bisa menjadi penawar racun untuk selamanya selama kalian hidup, dan juga bisa menjadi racun yang paling mematikan.
Disamping itu, pil ini juga dapat meningkatkan kultivasi kalian sampai beberapa tingkat. Jika kalian setia padaku, pil ini akan semakin bermanfaat bagi kalian.
Tapi, jika kalian berkhianat padaku, pil ini yang akan melenyapkan kalian. Paham?. Untuk sekarang, tolong bagikan pil ini kepada mereka", ucap Xiao An dan di balas dengan anggukan oleh Tian Yue .
Perlahan mereka mengerti apa yang harus mereka para budak lakukan. Mereka semua mendengarkan apa yang Xiao an katakan kepada mereka.
Dan mereka pun percaya kepada Xiao An . Dan memakan pil yang di berikan oleh Xiao an.
"Baiklah, jika kalian sudah memakannya, kalian bersihkan rumah ini dan sebagian membeli pakaian yang layak untuk kalian .
juga selama kalian bekerja disini ,kalian juga akan di gaji 50 perak setiap bulannya. Anggap saja gaji bulan sekarang di pakai untuk membeli pakaian dan juga perlengkapan untuk kalian", ucap Xiao An .
"Tuan, anda belum memberi kami nama", ucap salah satu budak perempuan.
"Ah iya aku lupa, sebaiknya kalian berjajar agar lebih mudah untukku memberi nama kalian", ucap Xiao An .
Setelah memberi nama dan juga memberikan uang untuk memberi beberapa pakaian dan perlengkapan,Xiao An kembali ke penginapan untuk bertemu dengan Xun Er dan juga Xu Yuan dan tentu saja pergi untuk tes alkemis.
______________________________________
100 tael perunggu \= 1 tael perak
100 tael perak \= 1 tael emas
100 tael emas \= 1 lembar uang kertas