
Hari ini jadwal kami semua adalah pengecekan True Element yang dimiliki oleh Warrior kami semua.
Pengecekan ini bermaksud untuk mengetahui Element yang paling mendominasi di Warrior milik kami, selain mengetahui Element Warrior milik kami, pengecekan ini juga bermaksud agar kami semua dapat lebih memfokuskan Skill Warrior yang akan kami kembangkan disini.
"Ayo berbaris! Oy Artizy jangan bicara terus ayo berbaris!" teriak Karin dengan pengeras suara.
"Hehe i-iya Ketua Karin," sahut Artizy sambil menggaruk kepalanya.
Reznov berbisik kepadaku. "Muzzy, apa malam tadi kau tidur dengan nyenyak?"
"Tidak, aku kepikiran sesuatu!" sahutku pelan.
"A -" Reznov memandang Karin.
"Apa karena yang kemarin, masalah ketua Karin!?" lanjutnya menanyakan hal yang Karin bilang malam tadi.
"Bukan!" sahutku sambil mengibaskan tanganku.
"Terus kau kepikiran apa?!"
Aku memandang kearah alat headgear yang terkutuk itu. "Alat itu! sudah dipastikan alat itu akan sama seperti bulan kemarin."
Reznov memutar matanya. "Aduh Comrade Muzzy, ku kira kau memikirkan hal itu!"
Tanpa sadar suara Reznov keluar cukup keras dan didengar Artizy dan Robin.
"Memikirkan apa sih? Iya kan Robin!" tanya Artizy kebingungan.
"Hmm paling soal perempuan, si Muzzy memikirkan Mika sedangkan Reznov memikirkan Crystalesia. Benar bukan?"
"Husss sembarangan, kami sedang membicarakan kegiatan hari ini. Benar bukan Reznov?!" sahutku lalu memberi isyarat mata untuk berbohong.
"Aa benar kata Comrade Muzzy!"
"Kau khawatir ya tidak terdeteksi lagi?" tanya Artizy dengan raut wajah sedih.
Belum sempat aku menjawab Artizy mendekat lalu memusut-musut pundakku seraya berkata. "Tidak apa-apa sobat, kau tidak perlu cemas!"
Aku hanya bisa mengangguk-angguk kepalaku dan mengiyakan apa yang dia katakan.
※※※
"Baiklah ayo ketua Karin, kau duluan yang mencoba!" perintah Mr. Jack yang tengah berdiri di samping salah satu pegawai dari pusat pelatihan.
Karin pun segera memasang Headgear itu untuk mengetahui True Element dari Warriornya.
Data pun keluar.
Nama pengguna : Karin
Warrior : Poison Jasmine
Clan : Rose
Tipe : Magic
Element : Plant dan Toxic
True Element : Plant
"Okay selanjutnya, Mika!"
Data yang dimiliki Mika.
Nama pengguna : Mika
Warrior : Light Shaman
Clan : Shaman
Element : Light dan Fire
True Element : Light
"Okay True Element mu rupanya Light, kembangkan dan semangat ya Mika!" kata Mr. Jack mengacungkan jempolnya kearah Mika.
Hampir seluruh anggota kelas telah melakukan pengecekan. Lumia memiliki True Element Fire, lalu Ellen memiliki True Element Beast, Robin dengan True Element Wind, Reznov dengan True Element Water, Maze dengan True Element Machine, lalu Farah pemilik True Element Sand, Dan Crystalesia dengan True Element Dragon serta Sabrina dengan True Element Dark.
"Selanjutnya, Artizy! Dan peserta terakhir Muzzy!"
Artizy dengan penuh semangat langsung memasang Headgear tersebut sambil tersenyum-senyum kegirangan.
Data yang dimiliki Artizy.
Nama pengguna : Artizy
Warrior : Demon Hunter
Clan : Hunter
Element : Dark dan Demon
True Element : Demon
"Wow Element Demon, kau yakin bisa mengendalikan kekuatan mu, Nak Artizy?"
Artizy mengangguk. "Tentu saja saya yakin Mr. Jack, saya akan menunjukkan bahwa seorang pengguna Element Demon bukan lah seorang monster yang beringas dan kejam."
"Haha Bapak percaya itu, baiklah selanjutnya, Nak Muzzy!"
Dengan wajah yang pasrah kepada tuhan yang maha esa, aku memasang Headgear itu. Dalam hatiku aku sangat ingin mengetahui apa Elementku yang sebenarnya.
Di dalam data milikku.
Nama pengguna : Muzzy MacTavish
Warrior : Mythical Rubick
Clan : -
Element : Unknown
True Element : Unknown
Sial identitas asliku terlihat, dan lagi benar apa yang seperti dugaanku. Alat itu sama sekali tidak bisa mendeteksi apa saja Element yang aku miliki.
"Muzzy MacTavish!" ucap Mr. Jack tangannya gemetaran.
"A-anu Mr. Jack tolong rahasiakan ini! Saya mohon!"
Untung saja hanya tersisa aku dan Mr. Jack yang ada di tempat pengecekan itu.
"T-tapi kenapa kau meninggalkan identitas asli mu Nak, kau adalah Anak dari seorang The Sentinel Hero!"
"Alasannya satu Pak! Ketika semua orang tau kalau saya adalah anak dari Kidd MacTavish, orang-orang menjadi seperti membedakanku dan itu membuat saya tidak nyaman sampai-sampai mengakibat saya tidak punya semangat bertarung lagi," sahutku berwajah cemberut.
Mr. Jack hanya terdiam dan mempersilahkanku untuk kembali ke barisan. Sepertinya beliau sedang memikirkan sesuatu.
"Nak Muzzy!"
Aku menoleh. "I-iya Pak?"
Beliau tersenyum lalu mendekat kearahku sambil menepuk pundakku. "Bapak mengerti perasaan mu, tenang saja Bapak akan merahasiakannya dari siapapun. Berjuanglah Muzzy, buat keluargamu bangga dan jua Bapak serta teman-temanmu!"
Aku mengangguk sambil tersenyum. "Terima kasih banyak Mr. Jack, Bapak sangat baik kepada saya, terima kasih banyak"
Aku pun kembali ke barisan dengan hati sedikit kecewa.
Melihat ku sedikit murung, teman-temanku mencoba menyemangatiku.
"Sudahlah, walaupun hasilnya seperti itu kau tetaplah Warrior yang hebat, benarkan Reznov?" ujar Artizy.
"Betul itu Comrade Muzzy! Apa kau lupa saat kejadian dimana kita di serang Lizadiator itu, jika kau tidak sempat membuat sebuah perisai mungkin Artizy tidak ada disini!"
Artizy mengangguk-anggukkan kepalanya. "Ah betul itu, saat itu kau mengeluarkan Shield of Light mungkin saja Element mu itu Light Muzzy"
Saat itu aku jadi teringat kejadian dimana kami bertemu dengan Earth Spirit, Koalin.
"Hehe, mungkin! Oh iya Artizy! Reznov!" sahutku.
"Ada apa?" sahut mereka Kompak.
"Apa kau masih ingat saat kita di Tome of The Rock?"
Mereka berdua mengangguk.
"Saat kita bertemu dengan Earth Spirit, apa kalian masih ingat itu!"
Mereka berdua terlihat bingung, seperti orang yang kehilangan ingatannya.
"Kau ini bicara apa sih Muzzy?" tanya Artizy kebingungan.
"Aku ingat kita masuk kedalam Tome of the Rock tetapi tidak ada pernah bertemu dengan Earth Spirit!" sahut Reznov.
Ini sangat aneh kenapa mereka seperti kehilangan ingatan, padahal baru 1 bulan lebih kejadian itu terjadi.
Aku juga menanyakan hal itu kepada Mika, Ellen, Lumia dan Karin. Tetapi anehnya jawaban mereka sama seperti Artizy dan Reznov.
Kenapa hanya aku yang ingat kejadian itu, apa mungkin Earth Spirit menghilangkan ingatan mereka. Kenapa hanya aku yang tidak kehilangan ingatan, semua pertanyaan itu membuat kepalaku lagi-lagi panas.
※※※
Saat makan malam telah selesai, aku mencoba untuk memecahkan masalah itu sendiri. Aku berjalan di tepi kolam sambil memikirkan kenapa hal itu bisa terjadi, aku belum pernah mendengar jika seorang manusia bertemu dengan Spirit maka ingatannya akan hilang begitu saja.
"Ini aneh sekali, kenapa hanya aku yang ingat kejadian itu!" gumamku.
Tiba-tiba saja Kapten Edward ada di belakangku sambil memegang segelas penuh bir.
"Oh, Muzzy bukan? Apa yang kau lakukan di sini?"
"Hmm hanya sedang memikirkan sesuatu, disini sangat tenang,"
"Jangan terlalu di pikirkan atau kesehatan mu akan terganggu. Kau ingin minum bir bersamaku?" sahut Kapten Edward menawarkan bir nya.
Tentu saja aku langsung menolak ajakannya untuk meminum bir karena aku belum cukup umur untuk meminumnya dan juga aku tidak suka bau bir, sangat menyengat dan baunya aneh.
...
Besoknya aku dengan yang lain di jadwalkan untuk latihan mengasah skill dan diperintahkan untuk terpasang-pasangan.
"Selamat Pagi Anak-anak muridku sekalian!"
"Selamat Pagi Mr. Jack!" sahut kami kompak.
"Sesuai jadwal, kalian hari ini di perintahkan untuk mengasah kemampuan skill Warrior kalian dan di lakukan dengan berpasangan! Dari pada kalian pusing memikirkan siapa pasangan kalian, Bapak punya saran sebaiknya kalian berpasangan sama seperti kalian duduk di bangku yang sama saat di sekolah!"
Semuanya bersorak gembira mendengar hal itu, Artizy langsung berlompat-lompat seperti monyet yang mendapatkan sebuah pisang.
Artizy berlompat-lompat. "Yey aku akan membuat Wombo Combo dengan Muzzy!"
"Haha, kau bersemangat sekali ya, Artizy!" sahutku melihat ia begitu semangat.
"Tentu saja, ayo kita buat Wombo Combo yang hebat, Muzzy!" sahutnya dengan bola mata membesar lalu tersenyum.
Aku dan Artizy mengambil posisi di samping lapangan agar terasa lebih luas dan tidak mengganggu anggota kelas yang lain.
Aku meletakkan boneka yang berbentuk seperti manusia tapi terbuat dari kayu itu di dekat sebuah pohon, boneka itu memiliki sebuah sihir yang membuatnya tidak akan pernah hancur walaupun sudah diserang berkali-kali.
Aku berlari menuju ke arah boneka kayu itu sambil membuat sebuah papan seluncur seperti skateboard dari Cube of Arcane. "Ikuti aku Artizy!"
Melihat ku berlari, Artizy langsung mengikutiku sambil memanggil kedua senjatanya. "Rondo! Rhapsody!"
"[Land of Cube]!"
Aku mengeluarkan Skill milikku dan melempar beberapa Cube ke sekitar area boneka kayu itu, jika sudah berada di area Land of Cube sangat tidak mungkin orang itu bisa keluar dari area trap itu.
Entah kenapa kami tidak melakukan komunikasi secara langsung tetapi kami berdua secara tidak langsung paham maksud dan tujuan gerakan kami berdua.
Artizy berlari lalu melompat ke arah atas dengan bantuan Cube yang ku buat untuk pijakannya agar mendapatkan posisi clear shot.
"[Phantom Strike]!"
Artizy mengeluarkan Skillnya, sebuah tembakan besar berwarna hitam terlepas dari moncong Rhapsody.
"[Cube off]!" ucapku untuk memicu ledakan yang dihasilkan Cube of Arcane.
Secara bersamaan dengan serangan Artizy yang juga mengenai boneka itu dan terjadi sebuah ledakan yang sangat besar yang membuat semua orang yang tengah berada di lapangan terdiam karenanya.
Boom...
Diluar dugaan ku rupanya Skill Land of Cube ku di gabungkan dengan skill Phantom Strike milik Artizy berefek sangat besar.
"Wow!" ucap Artizy terkagum-kagum sambil duduk di atas Cube milikku. Posisinya masih di melayang di atas.
Aku melindungi mataku dengan tangan kananku karena efek ledakan tadi menerbangkan pasir dan debu yang cukup banyak. "Ah kurasa ini terlalu berlebihan, Sobat!"
Karin dan yang lain berlari kearah kami.
"Muzzy! Artizy! Apa-apaan kalian ini, mau menghancurkan tempat ini?" tanya Karin sambil menggelengkan kepalanya.
Aku menurunkan Cube milikku yang di naiki Artizy lalu kami berdua tertawa bersama.
"Tadi itu gila ya, Sobat!" ucap Artizy lalu memandang Pistol Rhapsody miliknya.
"Yep, sepertinya kita terlalu bersemangat!" sahutku sambil memegang Cube of Arcane yang melayang-layang di tanganku.
-Tbc-
Pojok Fyi
● True Element adalah Element yang mendominasi dalam diri Warrior tersebut.
● Element dalam Warrior memiliki banyak variatif, tetapi ada beberapa Element yang tidak bisa di tingkatkan dengan Power Stone. Cara meningkatkan Element yang tidak bisa di tingkatkan dengan Power Stone ada berbagai cara salah satunya adalah terus mengasah kemampuan dari Warrior tersebut.