My Wife My Maid

My Wife My Maid
Kacau



Kacau, itulah yang dapat di artikan dari kondisi saat ini. Entah Danial maupun Cassandra, perasaan keduanya di Landa kekacauan. Cassandra di rundung masa lalunya dan kehidupannya sekarang, dia di buat bingung oleh masa lalunya yang selalu datang di kehidupannya. Begitu pula Danial, Cassandra di kehidupannya adalah hal penting, namun sayangnya dia terlambat untuk menyadarinya hingga Cassandra lepas dari genggamannya, dan sekarang malah bersama dengan orang lain.


Hari-hari pun berlalu...


Detik menjadi jam...


Jam menjadi hari....


Cinta menjadi benci....


kebahagiaan menjadi sebuah penderitaan...


Itulah kehidupan Danial, sejak kepergian pernikahan Cassandra dan Bima, hidup Danial bagaikan sebuah kelabu, tanpa warna di kehidupannya. Dia seakan kembali pada dirinya yang dulu, atau bisa di katakan jauh lebih buruk dari yang dulu. Karena jika dulu dirinya masih mempunyai warna dari putranya tapi sekarang tidak lagi. Putra yang dia sayangi ternyata bukanlah putra kandungnya, dan orang yang dia cintai lebih memilih untuk pergi dari hidupnya dan hidup bahagia dengan pria lain. Bagaimana tidak berguncang batin pria itu, jika kita melihat kondisinya sekarang pasti kita akan merasa prihatin, karena di setiap tatapan matanya hanya ada sebuah kesedihan.


Danial telah kembali ke Indonesia, tapi dirinya mengurung diri dari keluarganya, bahkan pada saat keluarganya datang dia malah mengusirnya, begitu pun dengan Dhefin. Entah mengapa ketika dirinya menatap putra sulungnya itu dia malah melihat wajah yang begitu dia benci, dan hal yang paling dia benci sekarang adalah melihat wajah Dhefin tersenyum. Dia ingin sekali membuat wajah itu menderita, tapi sayangnya dia masih memiliki rasa kasih sayang terhadap Dhefin, jadi dia hanya bisa memendam itu sendiri, tanpa tau harus di lampiaskan pada siapa.


"Tuan, apakah tuan akan terus hidup seperti ini, bukankah tuan pernahah berjanji akan mendapatkan nona Cassandra kembali?" ucap Tommy memberi semangat pada bos nya.


"Untuk apa aku melakukan itu, jika pada akhirnya aku tidak mendapatkannya, dan hanya bisa melukainya. Aku lebih tidak bisa melihat Cassandra terluka, terlebih jika itu di sebabkan olehku." ucap Danial sendu.


"Tapi... apakah tuan tidak merasa janggal, akan pernikahan nona Cassandra dengan tuan Bima." ucap Tommy dan hal itu mampu membuat Danial terpengaruh.


"Jika memang mereka berniat untuk menikah mengapa harus menunggu ke Indonesia terlebih dahulu, lagi pula waktu 3 tahun itu tidak singkat, mereka bisa menikah di saat itu, tapi nyatanya mereka menikah pada saat baru kembali dari Indonesia, bukankah itu bisa menjadi sebuah pertanyaan tuan?" kata Tommy meyakinkan.


"Saya punya ide tuan." ucap Tommy.


Entah apa rencana yang tengah mereka susun, tapi dapat di pastikan rencana itu hanya lah rencana untuk mendapatkan Cassandra saja. Tidak ada yang tau cara tersebut berbahaya atau tidak, hanya mereka berdua lah yang tau.


.


.


.


.


.


Disisi lain, Cassandra menjalani hidupnya sebagai istri dari Bima. Dia tak jarang keluar dari rumahnya hanya untuk menemani suaminya bekerja dan untuk jalan-jalan, dan menurut pandangan orang-orang di sana itu adalah hal yang lumrah dilakukan seorang suami istri. Mereka tidak tau apa isi hati Cassandra, bagaimana hati gadis itu pada saat ini, apakah bahagia, atau justru adalah sebuah keterpaksaan, kita juga tidak tau. Dan seperti yang Tommy katakan tadi, mesti ada sebuah rahasia di pernikahan mereka berdua, dan rahasia itu hanya Cassandra dan keluarga Putra lah yang tau.


Hai para readers sekalian, bagaimana kabarnya nih, semoga sehat-sehat aja ya. Oh ya menurut kalian Cassandra menikah dengan Bima itu karena apa?, apa sebuah keterpaksaan atau justru memang keinginannya sendiri dan ingin membalas dendam pada Danial??, atau kalian punya pendapat lain?, coba tulis di kolom komentar ya...


See you again 😘