My Wife My Maid

My Wife My Maid
Berakhir



Danial akhirnya memutuskan kembali ke apartemen Emily, namun sampai di tengah jalan dia berhenti dan kembali.


"Tidak, aku tidak boleh memaksanya untuk tetap berada di sisiku. Itu sama saja aku mengekangnya, tidak kali ini aku harus membuatnya senang." ucapnya dan pergi dari apartemen Emily.


Setelah Danial pergi, tidak lama setelah itu Cassandra datang mencarinya, dan akhirnya Cassandra menemukan Danial, dia memanggil Danial, dan Danial pun mendengarnya, tapi dia menganggap itu hanya ilusi saja, itu pasti hanya imajinasi Danial.


Danial terus melanjutkan langkahnya, hingga suara itu terdengar lagi, dia masih terus mengabaikan suara itu, hingga yang ke tiga kalinya dia pun menoleh, dia melihat Cassandra yang menyebrang tanpa lihat-lihat, hingga....


BRAK


"Aw......" keluh Cassandra.


"Astaga lihat itu, darahnya banyak sekali. Apakah dia meninggal?" ucap seseorang di sana.


"Tidak mungkin dia hidup, lihat darah itu, itu sangat banyak." ucap yang lain.


"Ada apa?, apakah ada yang tertabrak?" ucap Cassandra. "Hah sudahlah, sekarang aku harus menemukan Danial." kata Cassandra dan dia pun kembali berdiri dan berlari ke arah Danial pergi.


"Astaga lihatlah, pria itu masih bergerak?, sepertinya dia masih hidup. Cepat panggil ambulan." ucap seseorang di sana.


"Ca... Cassandra..." ucap Danial pelan, dan kesadarannya pun menghilang.


Ya, yang tertabrak adalah Danial, dia melihat Cassandra berlari ke arahnya sambil memanggilnya, tapi sayangnya dia tidak melihat mobil yang melaju kencang ke arahnya.


Flashback.


"CASSANDRA." ucap Danial, Danial kemudian berlari secepat mungkin dan mendorong Cassandra.


BRAK


Danial lah yang telah menolong Cassandra, tapi tanpa Cassandra ketahui bahwa orang yang tertabrak itu adalah Danial, dia hanya fokus mencari Danial, tanpa menyadari apa yang terjadi tadi.


Cassandra terus mencari Danial, namun tidak satupun ada tanda-tanda Danial di sana.


"Kemana perginya kamu Danial?" tanya Cassandra, "Apakah kamu benar-benar ingin pisah dariku?, apakah sebegitu bencinya kamu padaku, bahkan kamu tidak mau membujukku ketika aku meminta ingin bercerai. Apakah aku tidak penting dalam hidupmu?, jika itu benar, apa gunanya aku hidup, biarlah aku mati, aku sudah tidak kuat memendam rasa ini, aku cinta padamu Danial, aku benar-benar mencintaimu." ucap Cassandra lirih.


Cassandra berjalan pulang, tapi dia tidak melewati jalan tadi, dia mengambil jalan memutar karena dia tidak ingin terlalu cepat sampai di rumah. Cassandra tidak memperhatikan sekeliling hingga dia hampir saja tertabrak sebuah mobil. Seseorang dari mobil itu pun keluar untuk mengecek keadaan orang yang hampir dia tabrak.


Cassandra tidak menjawab perkataan lelaki itu, dia hanya terdiam karena fikirannya tidak berada di tempatnya, pikirannya tengah sibuk memikirkan Danial, dia masih tidak kebayang, dia akan mengakhiri pernikahannya dengan pria itu, pria yang satu-satunya yang ada di hatinya.


"Cassandra?, apa itu kamu." ucap Bima. namun lagi-lagi Cassandra tidak menjawabnya.


"Cassandra, apakah kamu mendengar suaraku?. Hei Cassandra... CASSANDRA." ucap Bima sedikit keras dan itu bisa membuat Cassandra tersadar dari lamunannya.


"Eh Dokter, kenapa anda bisa berada di sini?" ucap Cassandra.


"Apakah kamu lupa, aku hampir saja menabrak mu tadi, untung saja aku dapat menginjakkan rem di waktu yang tepat." jelas Bima.


"Apa?, maaf kan aku, pikiranku sedang bermasalah, jadi aku tidak bisa fokus." ucap Cassandra.


"Baiklah, kamu mau kemana?, aku akan mengantarmu?" kata Bima.


"Entahlah, aku ingin pergi dimana semua orang tidak akan pernah menemukanku." ucap Cassandra.


"Bagaimana jika kamu ikut denganku?, aku akan pergi ke Perancis, tapi jika kamu ingin, aku tidak akan memaksamu." ucap Bima.


"Bolehkah aku ikut bersama mu?" tanya Cassandra.


"Tentu saja." kata Bima.


Cassandra dan Bima kembali ke apartemen Emily untuk mengambil barang-barangnya, kemudian mereka pun pergi ke bandara untuk meninggalkan kota itu.


"Selamat tinggal Danial, selama tinggal cintaku, terimakasih banyak atas semua kenangan yang kamu berikan untukku, dan aku akan memulai hidup baru di tempat yang baru juga, semoga kita tidak bertemu lagi nantinya." ucap Cassandra ketika pesawat akan lepas landas.


Sedangkan disisi lain Danial tengah berjuang antara hidup dan mati, keluarganya juga sudah berada di dekatnya. Mereka sangat khawatir dengan kondisi Danial, pasalnya setau mereka Danial tengah bersama Cassandra, bagaimana mungkin dia bisa mengalami kecelakaan yang begitu parah.


Operasi berjalan selama 7 jam, dan akhirnya operasi pun selesai, dokter keluar dari sana dan mengatakan bahwa...


"Maafkan saya, saya sudah berusaha sekuat tenaga, tapi pasien...." ucap Dokter itu.


Hai semua, maaf author telat update, author sibuk seharian, dan maaf kalau ceritanya semakin amburadul 🙏🏻 tapi author harap pembaca masih suka dengan ceritanya, dan jangan lupa untuk tetap like, komen dan vote sebanyak-banyaknya ya see you next time 👋