My Wife My Maid

My Wife My Maid
Gadis Misterius 2



Paris


Cassandra hidup di sana dengan baik, dia belajar di universitas terbaik di sana, sebenarnya dia tidak ingin merepotkan Bima, tapi karena perjanjian mereka untuk bekerjasama mengelola perusahaan ayah Bima, sehingga membuat Cassandra mau bersekolah di sana, dan dia akan berusaha untuk mendapatkan nilai terbaik nantinya. Bima sangat tidak ingin mengelola perusahaan tersebut, karena cita-citanya adalah seorang dokter, tapi mau bagaimana lagi, itu sudah kewajibannya untuk melanjutkan perusahaan ayahnya itu.


Cassandra sekarang tengah sibuk dengan urusan kuliah dan pekerjaannya, yah walaupun dia masih kuliah tapi tidak memungkinkan dia untuk tidak bekerja membantu Bima, Cassandra menjabat sebagai sekertaris Bima, dan Bima sendiri adalah seorang direktur di sana, dan dengan adanya Cassandra itu dapat meringankan pekerjaannya.


Kadang Cassandra suka tidak mengenal waktu jika berurusan dengan pekerjaan, tapi untungnya ada Bima di sisinya. Seperti saat ini, Cassandra tertidur di sofa karena terlalu lelah, dan dengan sigap Bima membawakan selimut untuknya supaya tidak kedinginan.



"Lihatlah gadis ini, begitu manis walaupun dia sedang tertidur. Andaikan saja kamu bertemu lebih dulu denganku Cassandra, mungkin saja aku tidak akan pernah mau melepaskan mu, betapa beruntungnya Danial, dia bisa mendapatkan hatimu, dan aku tidak habis pikir, kenapa dia begitu tega memperlakukan gadis manis sepertimu dengan begitu kejam. Tapi jangan khawatir Cassandra, aku ada di sisimu, dan aku tidak akan pernah membiarkan Danial menyakitimu." ucap Bima sambil mengelus kepala Cassandra.


.


.


.


.


.


3 Tahun Kemudian


Danial sudah semakin dekat dengan Alena, tapi bukan berarti dia membuka hatinya pada gadis itu. Sampai sekarang dia masih belum menikahi Alena, karena entah kenapa hatinya tidak menginginkan dia menikahi Alena. Danial juga masih terus berusaha mencari gadis yang terus menghantui pikirannya itu, tapi sayangnya semua itu tidak berhasil, bukan karena ciri-ciri gadis itu yg kurang signifikan, tapi karena di gagalkan oleh orang tuanya, mereka masih tidak ingin melihat putra mereka rapuh dan tidak berdaya, mereka sangat tidak sanggup melihat Danial seperti itu, makanya mereka terus mencegah Danial supaya tidak bisa mengingat Cassandra.


Danial sekarang pergi ke luar negri untuk urusan pekerjaan, dan disampingnya selalu ada tunangannya itu, dia memang menutup hatinya untuk Alena tapi dia juga tidak bisa mengusir wanita itu, meskipun dia merasa risih, tapi itu adalah keinginan orang tuanya yang harus dia patuhi.


Disisi lain, Cassandra dan Bima tengah menunggu seorang tamu penting yang akan bekerjasama dengan perusahaan mereka, mereka sudah menyiapkan semuanya, hanya tinggal menunggu orang itu datang.


Danial memasuki perusahaan yang akan bekerjasama dengannya, yah dia pergi ke Paris untuk melakukan kerjasama di perusahaan itu. Dia masuk ke dalam dan di sambut oleh beberapa karyawan di sana.


(Percakapan ini dalam bahasa Inggris ya)


"Selamat datang tuan Danial." ucap karyawan di sana.


"Ya." ucap Danial kemudian di masuk ke ruang rapat.


Danial tengah menunggu seseorang yang akan melakukan presentasi, dan orng itu adalah Bima, dia yang akan melakukan presentasi itu. Sebenarnya yang akan melakukan presentasi adalah Cassandra, tapi sayangnya dia sedang mentruasi dan mengalami kram di perutnya, alhasil Bima lah yang membawakan presentasi itu.


Rapat berjalan dengan baik, kerjasama dua perusahaan pun terjalin, Danial pun keluar dari sana, dan tiba-tiba dia melihat sosok yang selalu menghantuinya, wanita itu sedang mengerjakan beberapa dokumen di ruangannya, Danial sangat yakin kalau gadis itu adalah gadis yang ia cari, dia menghampiri gadis itu tapi sayangnya Bima menghentikannya.


"Ah tidak, saya merasa mengenal seseorang yang ada di ruangan itu." kata Danial.


"Dia sekertaris saya sekaligus pacar saya, saya sangat keberatan jika anda mendatanginya." ucap Bima.


"Ah maafkan saya, saya tidak tau itu, tapi bisakah saya mendatanginya, hanya sebentar saja, saya hanya ingin melihat wajahnya." kata Danial.


'Kerena jika aku melihat wajahnya mungkin aku dapat mengingat sesuatu nantinya, dan semua pertanyaan yang ada di kepalaku bisa terpecahkan.' ucap Danial dalam hati.


"Maaf tapi aku tidak mengijinkannya, bukankah di samping anda sudah ada pacar anda, lalu kenapa anda masih melirik wanita lain?" tanya Bima.


"Ah bukan begitu, aku hanya ingin bertemu dengannya, hanya sebentar, 1 menit pun boleh." ucap Danial.


"Saya tidak ingin di tentang tuan Danial, dan saya juga tidak ingin milik saya di ganggu." ucap Bima.


"Ah baiklah kalau begitu, saya akan pergi." ucap Danial, dan dia pun berlalu dari sana, sebenarnya dia masih ingin bertemu dengan wanita itu tapi sayangnya rekan kerjanya tidak mengijinkannya.


Danial keluar dari sana, dan saat dia hendak masuk ke dalam mobilnya dia mendengan suara yang memanggil nama Cassandra.


"Nona Cassandra, tuan Bima memanggil anda." ucap karyawan di sana, dan pada saat itu Danial menoleh kearah suara itu, tapi sayangnya orang yang bernama Cassandra itu membelakanginya.


"Bukankah sudah aku bilang untuk tidak memanggil ku dengan nama itu." ucap Cassandra.


"Ah maaf nona, saya lupa." ucap gadis itu.


"Sudahlah, lain kali jangan sampai terulang lagi, mengerti." ucap Cassandra.


Yah sekarang Cassandra sudah berubah, dia jauh lebih dewasa dari pada dirinya dulu, mungkin karena cobaan yang selalu menghampirinya itu yang membuatnya menjadi pribadi yang lebih dewasa.


Danial sangat kesal, karena gadis itu tidak menolehkan kepalanya, dia sudah menunggu gadis itu berbalik namun sayangnya gadis itu justru pergi, Danial menghampiri gadis itu, tapi sayangnya Alena menahan tangannya.


"Bukankah kita ada janji hari ini, apakah kamu akan menolaknya lagi, sudah dari seminggu yang lalu kamu terus menolak untuk berkencan denganku Danial." rengek Alena.


Dengan berat hati pun Dani menyetujui permintaan Alena.


"Baiklah, ayo kita pergi." ucap Danial.


Hai para readers kesayangan author, jangan pernah bosan ya baca cerita author yang gak jelas ini, tapi author harap kalian akan selalu dukung karya author ini, jangan lupa untuk like, komen dan vote sebanyak-banyaknya ya, see you.... 👋