
ππππππππππππππ
Sedangkan Zhidan yang selalu memperhatikan Zhafira, dan Zhafira tahu itu, dari bisikan Anggie yang mengatakan Zhidan terlihat masam sejak dari tadi. Ah, itulah alasannya Zhafira tertawa dan tersenyum lalu mencari keberadaan sang adik.
" Bukankah kakak akan bernyanyi bersamaku " kalimat pernyataan dari Zhidan
" Iya "
" Kita akan mencover lagu Rahmatun Lil'Alameen bersama Zia " ucap Zhafira
" Kenapa " kesal Zhidan
" Kasihan Zia. Jika dia sendirian, maka dia tidak sanggup menaklukkan lagu itu sendirian. Lagipula yakinlah kita yang akan memenangkan kompetisi ini " jawaban Zhafira yang penuh percaya diri.
Zhidan hanya merespon dengan menganggukkan kepalanya saja.
" Nggak asyik "
" Aroma tubuh kakak sudah bercampur dengan aroma orang lain " ucap Zhidan yang sudah memeluk tubuh kakak, dan saat ini kepalanya sudah berada di ceruk leher sang kakak.
" Ah "
" Masa begitu " ucap Zhafira yang ikut mengendus gaun yang dia pakai. Zhafira mengeluarkan parfum yang selalu dia pakai. Lalu menyemprotkan parfum tersebut di beberapa titik, kemudian Zhidan mengambil botol parfum, dengan berputar-putar pelan Zhafira menikmati ketika Zhidan menyemprotkan parfum. Kenzie yang berada di dekat mereka hanya mengepalkan tangannya yang berada di dalam saku celana.
Aroma khas parfum yang dikenakan oleh Zhafira terendus di indera penciuman Kenzie. Secara perlahan-lahan Kenzie menikmati itu.
" Hm , bagaimana " ucap Zhafira yang kembali masuk dalam dekapan sang adik. Zhidan menganggukkan kepalanya. Karena Zhafira sudah seutuhnya dengan parfum yang selalu dia gunakan.
" this is much better " sahut Zhidan. Zhafira masih betah didekat Zhidan daripada sang adiknya ngambek lagi. Lebih baik dia berada di sini. Yang ternyata Kenzie juga sejak tadi selalu berada di dekat Zhidan. Karena menurut penuturan Kim. Zhafira selalu memprioritaskan Zhidan daripada orang-orang yang di dekatnya.
Karena itulah Kenzie selalu berada di dekat Zhidan selama di villa. Apalagi Zhidan bukan termasuk pemuda sombong, Zhidan termasuk pemuda yang mudah di dekati kecuali jika pembahasan mengenai keluarga maka Zhidan akan sedikit kurang respect lagi terhadap pria tersebut.
Sedangkan baik sahabat, maupun yang lainnya pasti akan mendekati Zhafira dimana pun posisi Zhafira. Dan betul sekali. Tanpa di perintah semua orang mulai mendatangi Zhafira, bahkan para sepupu Zhafira. Namun Kenzie tidak mau mengeser posisi sama sekali apalagi ketika Kenzie tepat berada di belakang Zhafira yang bisa melihat dengan jelas wajah cantik Zhafira, di titik ini Kenzie menyadari bahwa dirinya sudah jatuh sejatuh- jatuhnya pada pesona putri Adhitama. Bukan hanya sekedar sesuatu yang dia anggap hanyalah remahan perasaan ingin memiliki, bukan itu.
Sampai-sampai Kenzie melupakan jika dirinya berniat buruk, yaitu mendapatkan Zhafira demi sebuah challenge, demi sekedar taruhan. Kenzie melupakan hal itu, namun tidak bagi para sahabatnya Kenzie yang toxic itu. Salah satu sahabat Kenzie yang melihat tingkah laku Kenzie hanya menyunggingkan senyuman mengejek Kenzie, bagaimanapun dia berharap Kenzie tidak berhasil menaklukkan hati putri Adhitama ini, jika tidak perempuan yang secara diam-diam dia sukai ini akan menderita.
Berbeda dengan pria lainnya melihat tatapan mata Kenzie yang selalu mengarah ke arah Zhafira membuatnya merasa sakit hati. Akankah Kenzie tidak tahu bagaimana perasaannya selama ini yang selalu dia simpan rapat di dalam relung hatinya yang paling dalam.
Tidak kaleng-kaleng penampilan Inez dan sang suami malam hari ini. Mereka tampil dengan sangat memukau, lagu yang berasal dari negara Italia, yang di komposeri oleh Fransesco Sartori ( jika ada kesalahan, mohon maafkan saya π) dimana " Con te partirΓ²" merupakan judul asli dari negara tersebut. Teknik menyanyi dengan seriosa dari pasangan ini membius para penonton untuk mendengarkan musik dalam diam.
Kemudian gemuruh tepuk tangan memecahkan keheningan setelah mereka menaklukkan lagu dengan baik. Zhafira sampai standing applause sangking terpukau dengan pasangan ini. Ah, semoga mereka berdua selalu bersama dan setia sampai menua, doa' yang Zhafira panjatkan pada pasangan yang masih berdiri di atas panggung dimana Aditya merangkul tubuh istrinya dengan mesra
Oh so sweet banget, gumam Zhafira terdengar oleh Kenzie. Membuat Kenzie salah tingkah, walaupun Kenzie tidak mengekspresikan perasaan berbunga ketika melihat raut wajah cantik Zhafira yang nampak mengemaskan baginya. Namun untuk beberapa orang yang mengenal baik Kenzie, seperti Kim tahu jika tuan muda Abrisham ini sedang jatuh cinta pada putrinya tuan Adhitama.
Kim memanjatkan doa dalam hatinya semoga saja Zhafira dapat meluluhlantakkan benteng hati tuan mudanya ini agar bisa kembali merasakan cinta yang benar-benar tulus tidak seperti sebelumnya yang hanya menggoreskan luka saja di hati sang tuan. Dan Kim sangat berharap momen itu akan tiba, momen yang sangat diharapkan oleh Kim dan keluarga Kenzie tentunya.
" Terimakasih " ucap Zhafira ketika Kenzie membenarkan letak kursi Zhafira yang sedikit jauh dari jangkauan Zhafira. Zhidan pun melihat pertolongan yang diberikan Kenzie mengucapkan hal yang sama bahkan tersenyum pada Kenzie tanpa tahu jika Kenzie bersikap seperti ini hanya untuk menarik perhatian kedua adik beradik kandung ini saja.
Seorang mendekati Zhafira mengatakan jika setelah penampilan solo Liliana giliran Cleo dengan Queen. Dan setelah itu dilanjutkan dengan penampilan Zhafira dengan Anggie dimana Anggie memilih lagu jenis rap milik Eminem salah satu penyanyi favoritnya dan dilanjutkan dengan tiga atau empat kontestan lainnya.
Zhafira segera berdiri yang diikuti oleh Anggie yang malam ini berpenampilan cukup manis, atas permintaan Cleo. Bahkan gaun yang dipakai Anggie merupakan hadiah dari Cleo. Gaun yang memiliki kesan perempuan yang powerful, terlihat sedikit sisi metal namun tidak terlalu begitu mencolok dikarenakan warna gaun yang girly sekali.
Zhafira tentu saja memuji penampilan salah satu sahabat tercintanya ini, bagaimana pun malam ini Anggie terlihat wanita sekali walaupun ada sedikit kesan manly nya yang tidak kentara sama sekali.
Zhafira dan Anggie segera latihan sebentar untuk berbagi part yang akan menjadi bagian mereka di panggung. Walaupun genre lagu yang dipilih Anggie sedikit nge'beat namun sangat enak sekali di dengar di telinga para penonton.
Banyak dari penonton ikut meliukkan tubuh mereka ketika Anggie menyanyikan part lagu rap tersebut. Seperti nya jika jurinya ditentukan maka mereka akan kesulitan mendapatkan pemenang finalis ajang dadakan ini. Untungnya, juri yang akan menjadi penentu pemenang adalah para pendengar atau penonton acara party malam hari ini sehingga dengan itu, maka bisa di dapatkan siapa yang akan menjadi pemenang malam hari ini yang hadiahnya tidak kaleng-kaleng.
Zhafira kembali tampil bersama Fauziah yang nampak anggun sekali malam ini, membuat beberapa pria termasuk salah satu sepupu Zhafira mengulum senyuman di wajah tampannya.
Zhafira memberikan beberapa kalimat sebelum memulai nyanyi. Dimana kalimat yang Zhafira ucapkan mendapatkan tawa renyah, dan yel-yel yang langsung tercipta saja saat itu.
Intro awal saja membuat beberapa orang tahu lagi apa yang akan menjadi lagu pilihan mereka bertiga. Fauziah mengawali lagu, suara lembutnya membius indera pendengaran penonton. Zhafira dan Zhidan berdiri agak jauh dari Fauziah, namun secara perlahan-lahan mereka mendekati Fauziah sehingga posisi mereka berdampingan.
Setiap bait dari lirik lagu mereka taklukkan dengan baik, apalagi ketika part bait lirik lagu
" Muhammad, Muhammad
Rahmatun lilβalameen, Rahmatun lilβalameen " Zhafira berhasil menaklukkan part ini dengan sempurna, dengan intonasi dan resonansi yang tepat dan sesuai dengan vibrasi yang mengalun indah sehingga disinilah orang- orang dapat menikmati suara Zhafira yang memiliki tinggi oktaf yang termasuk lumayan dari kata baik.
Vibrasi yang dipakai Zhafira dalam part ini semakin menambah nikmat suara yang keluar dari bibir Zhafira. Mereka bertiga kembali melanjutkan setiap bagian atau part bait lagu hingga panggung memercikkan cahaya kembang api yang berasal dari Nirkabel Pyro yang biasanya dipakai di dalam puangan panggung sebuah pesta atau acara seperti malam hari ini.
Entah karena lirik lagunya memang terkenal, atau memang semua orang terbius aura yang terpancar dari ketiga finalis yang sedang membawakan lagu ini, membuat semua orang ikut bernyanyi, yang terdengar dari seluruh penjuru tempat. Padahal tidak semuanya memiliki keyakinan yang sama, namun itu tadi lagu ini membawa kedamaian saat mendengar seseorang menyanyikan lagu ini.
Ah, sudah tidak dapat diragukan lagi siapa yang akan menjadi juara malam hari ini. Walaupun semua finalis membawakan lagu dengan sangat apik dengan genre dan aliran musik yang bagus-bagus, namun penampilan Zhafira, Fauziah, dan Zhidan sebagai finalis terakhir membuat semua orang berdecak kagum secara keseluruhan maka mereka bertiga mendapatkan nilai terbaik di setiap penilaian.
Di momen Maxwell ikut sebagai salah satu orang yang mengikuti perlombaan dadakan ini, Maxwell sudah mempersiapkan judul lagu yang pasti sangat disukai oleh Zhafira. Terlepas dari hasilnya yang terpenting bagi Maxwell adalah perasaan Zhafira ketika mendengar lagu ini. Terserah bagaimana perasaan orang lain, bagi Maxwell melihat Zhafira yang selalu memperhatikan dirinya kala dia menyanyikan lagu Yo te amo yang dipopulerkan oleh Chayanne itu lebih berharga dari apapun. Dimana lagu ini selalu dinyanyikan oleh Zhayn untuk Zhafira di masa lalu. Dan lagu ini pulalah yang menjadi lagu favorit Zhafira dalam kesunyian yang dia rasakan ketika merasa sendirian dimana lagu ini merupakan lagu yang pernah menjadi hadiah ulangtahun Zhafira di saat dia berusia tujuh belas tahun.
Betapa Zhafira merindukan Abang kesayangannya itu, malam hari ini dan Maxwell berhasil membuat Zhafira terharu. Lukman yang berusaha untuk merangkul Zhafira segera ditepis tangannya oleh Zhidan yang tidak suka dengan kehadiran saudara sepupu dari sang ayah, bagaimanapun Zhidan adalah Zhidan. Dia tidak bisa seperti kakaknya yang berhati luas memaafkan semua orang, padahal berkali-kali Zhafira meminta Zhidan jangan bersikap dingin terhadap sepupunya, toh mereka tidak bersalah atas kelakuan salah satu orang tua mereka ataupun nenek mereka karena kondisinya sama seperti mereka, para sepupu Zhafira masih terlalu kecil untuk mengetahui dan dilibatkan dalam permasalahan keluarga. Kecuali beberapa sepupu yang seumuran dengan Zhayn seperti Lukman, salah satu diantaranya.
Setelah mereka bertiga turun dari panggung, terdengar suara dari kursi penonton yang meneriakkan yel-yel yang meminta mereka untuk bernyanyi kembali, namun MC telah kembali naik ke atas panggung, namun hal itu tidak mungkin mereka bertiga lakukan kembali karena masih ada satu atau dua kontestan lagi yang akan siap bertanding mempersembahkan suara emasnya. Dan disinilah peran MC yang harus bisa memeriahkan kembali acara setelah penolakan dari ketiganya. Sang MC kembali mengucapkan kalimat yang membuat penonton terhibur, untungnya hal itu berhasil membuat suasana kembali menyenangkan.
Zhafira dan Fauziah kembali ke tempat semula bersama para sahabatnya yang masih betah duduk di bagian ini. Ucapan selamat mengalir dari mulut para sahabat dan juga para sepupu bahkan kerabat Cleo yang lainnya. Hanya saja mereka memilih bersikap segan, dikarenakan Zhafira dan Fauziah berhijab dan mereka menghormati itu.
Seseorang datang membisikkan sesuatu pada Cleo, yang membuat Cleo menatap tajam salah satu sepupunya dan disambut sang sepupunya dengan cengiran kuda saja, sehingga membuat barisan giginya terlihat
" Kamu ! "
" Arg " kesal Cleo yang membuat semua menatap Cleo dan menanyakan apa yang terjadi dan dijawab Cleo sesuai dengan apa yang dikatakan pembawa berita.
Inez langsung menolak, dikarenakan cukup memalukan jika mereka kembali tampil seperti pada masa putih abu-abu, yang saat itu lagi suka-suka nya dengan band. Apalagi aliran musik yang mereka usung adalah jenis musik metal rock. Sehingga untuk di umur mereka saat ini agak ,yah bagaimana begitu.
Semua orang malas untuk tampil dengan menyanyikan genre musik tersebut, apalagi Zhafira dan Fauziah yang sudah semakin ke sini semakin memperbaiki ketaqwaan nya walaupun untuk beberapa masih di langgar seperti bernyanyi sebenarnya tidak diperbolehkan namun karena bukan larangan tegas, sehingga mereka masih melakukannya, walaupun tidak lagi di ajang- ajang skala besar, hanya pada saat mereka kumpul seperti ini, acara keluarga, dan private party lah masih sering mereka lakukan. Melihat tidak ada respon dari ke tujuh perempuan cantik ini, Aditya membujuk isterinya untuk tampil, Aditya juga tanpa segan menyemangati istri , para sahabatnya dan saudara sepupunya ini agar mereka kembali tampil mengenang masa-masa itu. Aditya juga ingin bernostalgia dengan masa-masa itu, bukankah Aditya termasuk dalam group band laki-laki dimana sebenarnya Aditya cukup mengenal sosok Zhayn, Maxwell di masa itu walaupun mereka sudah menjadi alumni di sekolah itu sebelum Aditya menyelesaikan sekolah nya
Zhafira yang juga mendengar rengekan suami sahabatnya hanya menepuk jidatnya saja, apalagi ketika Inez dan Liliana memilih lagu yang mengantarkan mereka sebagai pemenang. Bukankah itu membuat Zhafira akan merasakan sakit tenggorokan untuk beberapa hari ke depannya.
Tapi bagaimana lagi, semua orang terlihat begitu bersemangat, apalagi ketika Cleo mulai membaca cord atau kunci pada alat musik yang akan dia mainkan, begitu pula dengan yang lainnya. Zhafira hanya bisa pasrah untuk kembali ke atas panggung setelah hasil penilaian juri siapakah pemenang lomba yang malam hari ini diadakan ini diumumkan yang ternyata judul lagu islami mengantarkan ketiga menjadi pemenang malam hari ini.
Sementara sebelum pengumuman hasil seleksi siapkah terbaik malam hari ini diumumkan Zhafira sibuk menghafalkan lirik lagu yang sudah sangat lama tidak dia dengar, walaupun sesekali Zhafira masih sering memperdengarkan musik- musik jenis ini apalagi dalam keadaan tertentu yang terkadang rasa kangennya pada sang Abang datang begitu saja. Tanpa disadari oleh Zhafira jika dia akan memainkan keyboard atau piano dimanapun agar dia tidak mengalami panic attack jika kenangan itu tiba-tiba datang begitu saja.
Tahap akhir dalam ajang pencarian bakat ala- ala anak sultan ini berakhir, maka inilah puncak acara ketika MC mengumumkan pemenang lomba bernyanyi. Maka satu persatu nama pemenang mulai disebutkan oleh sang MC, yang dimulai dari tiga terbaik, lalu dua terbaik, dan terakhir yang paling terbaik dalam kompetisi malam hari ini dengan penonton sebagai jurinya. Tanpa disangka judul lagu yang membuat semua orang meneriakkan kata " lagi " berhasil menjadi juara malam hari ini. Siapa lagi jika bukan Fauziah, Zhidan dan Zhafira.
Dengan bangga Zhidan memberikan kecupan di puncak kepala Zhafira, begitu pula orang-orang yang berada di dekat Zhafira satu persatu mereka mulai memberikan ucapan selamat termasuk Kenzie yang ikut mencuri sentuhan di gaun Zhafira. Terlalu segan bagi Kenzie untuk mendekati Zhafira padahal jarak diantara mereka hanya beberapa inci saja.
*
*
*
*
*
*
πΊπΊ