
Yup.. kalian gak salah baca Guys.. Ini endingnya.. Btw masih ada satu chapter bonus lagi... Ngasih petunjuk, kaya gimana sih Sequelnya nanti..
Maaf kalau endingnya masih gantung, gak jelas.. ya sebenarnya itu buat konflik sequelnya sih hehehehe..
Setelah semua peristiwa berakhir, tapi ada hal yang mengalami kejanggalan yang terjadi setelahnya.
Davide mendapatkan kabar jika, ibunya, Marlina meninggal karena penyakit jantung yang kumat. Kemungkinan, ada orang yang memberitahukan masalah yang terjadi kepadanya, dan membuat penyakit jantungnya kambuh hingga akhirnya dinyatakan meninggal, sama halnya dengan Mira yang di nyatakan meninggal.
Hal yang aneh adalah, saat Mira di nyatakan meninggal, Davide sekalipun tidak mengetahui mengenai mayat atau tubuh dari Mira, para dokter mengatakan jika jenazah dari Mira sengaja di kirimkan kepada keluarganya yang tinggal di luar negeri, semua itu atas keputusan ayah Mira, yang bahkan tidak di ketahui oleh Davide identitasnya.
Ya, selama ini identitas Mira sedikit tersembunyi, tidak ada yang tahu siapa nama keluarganya, dan seperti apa dirinya. Benar-benar aneh, bukan ?? Tapi Davide tidak mau memperpanjang masalah, dirinya memilih mengurus semuanya secara selesai.
“Ini artinya.. Tugasku selesai ??” Ujar Rendra dengan bingung, bagaimana tidak.. Urusan persidangan Mira tidak bisa dilanjutkan karena Mira sendiri meninggal, dan dirinya tidak tahu dimana dan siapa keluarga asli Mira.
“Tunggu.. Jadi selama ini, kau tidak pernah mengenal keluarga Mira ??” Tanya Kaylie, Davide hanya menggelengkan kepalanya.
“Lalu bagaimana kalian menikah dulu ??”
“Entahlah, aku selalu menolak, karena itu semua di urus oleh kedua orang tuaku.” Ujar Davide dengan sedikit tidak tertarik.
Kaylie hanya menggelengkan kepalanya mengetahui hal seperti ini.
Sementara June, dia sudah tewas seketika. Dan pihak polisi mengetahui kecurangan dan kejahatan dari June. Bahkan untuk membayar ganti rugi atas kejahatan yang dilakukan oleh June, Perusahaan Tsania harus di jual, hal yang aneh adalah bahkan dari pihak June sendiri tidak ada keluarga atau siapapun yang datang untuk mengurus semua permasalahan ini. Membuat Kaylie merasa bingung sendiri, apakah beberapa orang lahir tanpa keluarga atau bagaimana ?? Tapi dia tidak mau mengurus semuanya terlalu berlebihan.
Di tambah kehamilannya kini mulai beranjak lebih besar dan kuat. Meghan juga senantiasa membantunya, sebagai Keluarga Florian yang masih hidup, dan menjadi pengganti orang tua bagi Davide itu sendiri.
Masalah Keluarga Florian sampai muncul di berita, dan nama Kaylie mulai di sorot. Awalnya, Kaylie takut mendapatkan hujatan, tapi ternyata masih banyak yang menyukainya, meskipun banyak yang tidak melupakan fakta jika dia menikah dengan Davide selagi Mira masih berstatus istri orang. Tapi banyak yang memberikan dukungan kepada Kaylie, ditambah pernyataan dari Davide yang secara terang-terangan menyatakan alasan menikahi Kaylie dan lainnya.
Bahkan nama Kaylie muncul sebagai sosok perempuan yang cantik, di kehamilannya itu Kaylie bahkan mendapatkan tawaran menjadi model untuk pakaian dan peralatan ibu hamil, karena wajahnya yang begitu cantik dan auranya yang sangat indah.
Untuk seluruh harta keluarga Florian, akhirnya berada di tangan Meghan. Karena Marlina sempat terkena hasutan dari Mira dan June untuk menghapuskan nama Davide dari penerima warisan keluarga Florian, tapi karena Marlina belum sempat mengesahkan dokumen mengenai penyerahan warisan kepada Mira atau June, maka warisan itu jatuh ke tangan Putra dan Meghan sebagai bagian Keluarga Florian juga.
Dan nantinya, warisan itu akan di berikan kepada anak-anak dari Davide, Kaylie dan anak mereka sendiri. Akhirnya semua berakhir dengan damai dan begitu sempurna. Tidak ada lagi teror atau masalah lainnya, karena semua masalah sudah selesai.
“Ketika aku besar nanti, aku ingin menjadi seperti ibu, menjadi model !!” Ujar Nicholas dengan senang.
Kaylie tersenyum, sembari mengusap kepala dari Nicholas. Teringat pernyataan dari Davide, jika Nicholas adalah anak dari perselingkuhan Mira dengan June. Membuat Kaylie merasa sakit, Davide benar-benar sosok lelaki yang memiliki hati yang begitu besar sehingga mau merawat anak yang jelas-jelas adalah selingkuhan dari istrinya, di tambah dia mengetahui semuanya tanpa kedua orang tuanya ketahui.
Tapi harus Kaylie akui, Nicholas tidaklah bersalah atas itu semua, melainkan kedua orang tuanya. Dan Nicholas sendiri justru memiliki sifat dan karakteristik seperti Davide daripada June yang merupakan ayah biologisnya sendiri. Entah menjadi seperti apakah, Nicholas nanti jika di asuh oleh June.
Di tambah wajahnya lebih mirip seperti Davide ketimbang June. Kaylie yakin, jika Nicholas akan tumbuh menjadi sosok lelaki yang begitu hebat dan kuat.
“Tentu saja, kau akan menjadi model lelaki paling tampan.” Ujar Kaylie tersenyum.
Tidak berhenti sampai di sana, hidup mereka jauh lebih sempurna saat Darel menyatakan akan menikahi Alisha, meskipun Alisha sendiri masih belum lulus kuliah.
“Biarkan saja adikku, menyelesaikan pendidikannya. Baru kalian bisa menikah.”
Darel merubah raut wajahnya, “Aku tidak mau, lelaki sialan itu merebut Alishaku.”
Kaylie menatap ke arah Alisha sembari penuh tanda tanya, sementara Alisha hanya terkekeh pelan sembari menjelaskan.
“Ada senior yang berusaha mendekatiku, Darel cemburu, itulah kenapa dia ingin segera menikah denganku.”
Kaylie hanya menghela nafasnya berat, dan menggelengkan kepalanya.
“Tapi.. Dia begitu caper kepadamu, siapa lelaki yang tidak marah jika pacarmu di goda lelaki lain ?! Kak Davide, jika ada lelaki yang menggoda Kak Kaylie, apa kau hanya akan diam saja ??”
“Well, aku hanya akan diam saja, sembari membawa senapanku, dan mengarahkannya saat dia lengah.”
“Lihat ?! Kak Davide jauh lebih sadis daripadaku !!!”
“Kau sendiri mengancam akan menggorok lehernya, dan memotong kedua tangan dan kedua kakinya, jika dia berani mendekatiku, itu tidak kau bilang sadis ??”
Kaylie hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat pertikaian dari Darel dan Alisha sendiri, sembari menikmati hari penuh ketenangan dan kebebasan.