
Semua drama kembali terjadi di sana, Kaylie sendiri tidak tahu harus bagaimana lagi. Dia sendiri malah masuk ke dalam pertikaian rumah tangga yang dia sendiri tidak pernah menduga sebelumnya. Ini benar-benar sangat gila dan tidak pernah di duga sebelumnya.
Kaylie melihat bagaimana kedua pasangan itu bertengkar satu sama lain, dan bahkan saling berteriak. Kaylie menghela nafasnya memijat keningnya yang merasa pusing dan lelah dengan semua ini, dia ingin segera keluar dari ruangan itu, apakah boleh ?? Lagipula, dia tidak bersalah sedikitpun, bukan ?? Dia bahkan tidak ada niatan untuk bersama dengan bosnya itu.
Kaylie yang sedari tadi hanya berdiri mengamati kedua orang berbeda jenis kelamin itu bertengkar, akhirnya memiliki niatan untuk pergi dari ruangan. Dia membalikkan badan, tapi..
"Mau kemana kau ?! Urusan kita belum selesai ?!!"
Kaylie menghela nafasnya berat, "Nyonya, bisakah anda menyelesaikan permasalahan anda terlebih dulu dengan suami anda ??" Ujar Kaylie dengan kesal kepada Mira, perempuan yang sebenarnya cantik hanya saja wajahnya menyebalkan, dan riasan yang begitu menor dan pakaian yang.. Astaga sama sekali tidak mencerminkan istri dari bos.
Kaylie berfikir istri pengusaha akan menjaga wibawa dan perlakuannya sendiri, tapi Mira ternyata jauh lebih berbahaya dan di luar dugaan.
Sebenarnya Kaylie benar-benar sangat kesal dalam hatinya, karena perempuan itu benar-benar sangat menyebalkan. Pantas saja Davide memilih berselingkuh, sebenarnya Mira itu cantik secara fisik hanya saja sifatnya dan cara dia memandang orang lain begitu menyebalkan. Dia terus berbicara meninggikan suaranya, dan bahkan dia terkesan tidak seperti perempuan yang merasa tersakiti sedikitpun. Justru sebaliknya, Mira hanya protes masalah perselingkuhan itu saja, tapi tidak merasa tersakiti secara perasaan.
"Apa kau memiliki keberanian untuk berbicara kepadaku ?!"
"Memang apa yang harus aku takuti darimu ?? Aku bekerja pada suamimu, bukan kepadamu. Dan aku sudah menjelaskan ini hanyalah salah paham, dan kau masih terus berteriak seakan-akan aku memperkosa suamimu ?!" Ujar Kaylie dengan geram juga, dia mulai geram dan kesal dengan perlakuan Mira. Katakanlah dia memang di anggap berselingkuh atau apapun, tapi tetap saja seorang perempuan harus menjaga sifat dan karakternya.
Memang harus di akui, Kaylie itu juga salah karena terjatuh dan wajahnya begitu dekat dengan Davide. Dia akui, Mira pantas untuk marah kepadanya, dan melampiaskan emosinya. Tapi bukankah seharusnya, dia lebih emosi kepada Davide ?! orang ketiga tidak akan datang jika pemilik hati tidak mengijinkannya, bukan ?? Dan lagi, Kaylie sudah mengakui kesalahannya.
"Kau wanita murahan ?! Tidakkah kau mengakui kesalahanmu kepadaku ?! Apakah urat malumu itu sudah putus ?!"
here we go again~ Batin Kaylie memutar matanya malas, dan dia kemudian menjawab kembali.
"Baiklah, sekali lagi maaf atas kelancangan saya terjatuh di atas pangkuan suami anda. Dan sekali lagi, saya mohon maaf." Ujar Kaylie yang kesekian kalinya, dia memang merasa bersalah karena dirinya tidak melepaskan dirinya sendiri dari tangan Davide. Tapi dia sendiri kesal dengan Mira, dirinya di tahan dan di abaikan. Tapi saat hendak keluar, Mira malah marah kepadanya, dan ini sudah ketiga kalinya dia di tahan dengan perkataan yang sama.
"Kau pikir permintaan maaf itu sudah cukup ?! Kau perempuan seharusnya-"
"Iya, aku tahu kau terluka !! Kau sakit hati, dan kau marah !!! Tapi kau istri seorang CEO !! Kau harusnya bisa menempatkan diri dan mengatur emosimu. Kita di perusahaan, dan kau sudah berteriak marah hampir 2 jam disini !! Apa kau pikir hanya karena perusahaan suamimu, kau bertingkah seenaknya, hah ?!!" Ujar Kaylie dengan kesal, dia sudah menunggu begitu lama disini, berdiri seperti patung dan melihat pertikaian gila ini.
Kaylie jadi merasa kasihan dengan putra Davide, bagaimana bisa ibunya bertingkah seperti ini ?! Emosi memang sulit di kontrol tapi setidaknya menepatkan diri dan dalam berbicara seharusnya dia tidak kasar seperti.
"Kau pikir dengan jabatan suamimu, semua orang akan tunduk dan memohon ampun kepadamu bak seorang ratu ?! Hey, berhentilah tinggal di dunia imajinasi mu !! bahkan ratu sendiri memiliki wibawa untuk bisa di hormati." Lanjut Kaylie dengan kesal, membuat Mira semakin geram.
Lihat ?? Wajahnya malah semakin marah dengan perkataan Kaylie. Tapi perempuan itu sama sekali tidak takut bahkan sedikitpun tidak, dia memandang tajam dan tidak peduli dengan emosi Mira. Davide memandang kagum ke arah Kaylie, baru kali ini ada perempuan yang berani dengan Mira yang terlihat sangat galak. Bahkan seluruh selingkuhannya dulu, pasti akan menunduk meminta maaf di hadapan Mira bak seorang budak, tapi kali ini ?? Wow.
Mira mengangkat tangannya hendak menampar Kaylie, tapi kemudian di tangkis oleh tangan Kaylie yang menahan tangan Mira. Kaylie memandang tajam ke arah Mira dan berbicara dengan penuh penekanan kepada perempuan itu.
Kaylie kemudian melepaskan tangan Mira dan kemudian melangkahkan kakinya menuju pintu ruangan, dia sempat berbalik berbicara pada Davide sebentar.
"Saya akan kembali ke ruangan saya, untuk mengerjakan tugas. Saya permisi."
Kaylie tidak peduli respon Mira ataupun jawaban dari Davide, perempuan itu langsung keluar dari ruangan dan tidak memperdulikan kedua pasangan suami istri yang berada di dalam ruangan. Baginya keluar dari ruangan itu adalah hal paling dia tunggu sejak tadi.
"Hey, Kaylie.. Ada masalah ??"
Valen mendekatinya yang melangkah menuju ke ruangan Kaylie.
"Yeah.. sedikit..."
"Ini sudah terbiasa, aku bahkan pernah di marahin oleh Mira hanya karena kesalahpahaman." Ujar Valen membuat Kaylie menolehkan kepalanya ke arah perempuan itu.
"Kau.. juga terkena masalah... ??"
"Yeah, aku pernah tidak sengaja lupa menyiapkan minuman saat dia datang kemari. Itupun aku di marahin hingga hampir 5 jam, dan jujur itu pengalaman terburuk yang pernah aku alami."
Kaylie menggelengkan kepalanya, rupanya tidak hanya dirinya saja yang terkena masalah, bahkan Valen pun sama. Ini benar-benar gila, pantas saja Davide ingin bercerai dengan perempuan itu, ternyata Mira jauh lebih gila daripada yang dia duga. Jangan-jangan Davide menjadi psikopat gila karena ulah Mira juga ?? Oh, Demi Tuhan !!
Haruskah dia mengundurkan diri dari kantor saat ini juga ?!
"Itu.. sangat buruk."
"Yeah.. Benar, lebih buruk dari yang kau pikirkan."
"Baiklah kalau begitu, aku akan kembali ke ruangan ku, dan kembali pada pekerjaan."
"Tentu saja."
Kaylie memasuki ruangan dengan wajah kacau di sana. Kalau begini, dia semakin ragu untuk membawa Drowny ke perusahaan, bisa-bisa wanita gila itu akan menyakiti putranya atau lebih parah melakukan hal yang tidak-tidak pada bayi mungilnya itu. Beruntung saja, ada Alisha di rumah jadi dia tidak perlu khawatir lagi.
"Semua akan baik-baik saja, dan normal kembali."