
“Yup, semua sudah rapi.”
Kaylie melihat Nicholas yang sudah memakai pakaian rapi, dengan kemeja berukuran kecil terlihat sangat tampan dan lucu, Drowny dengan pakaian bayi itu terlihat sangat menggemaskan, dengan sarung tangan dan topi di kepalanya. Kaylie sendiri juga sudah bersiap karena mereka mendapatkan undangan dari rumah Meghan dan Putra, karena kedatangan putra mereka, yaitu Yudha.
Davide dan Darel sudah bersiap, juga dengan Alisha yang tampak sangat cantik dan indah dengan balutan gaun itu. Semua terlihat sangat luar biasa indah dan keren dengan pakaian masing-masing. Darel sempat melirik ke arah Alisha yang terlihat elegan dengan gaun sederhana itu, Alisha tampak berbicara dengan kakaknya yang menggendong Drowny, dan menggandeng Nicholas.
Darel tidak sadar pipinya sempat memerah saat fokus memandang ke arah Alisha. Davide hanya tersenyum, dia memang tahu perasaan adiknya kepada adik Kaylie, yaitu Alisha.
“Cepatlah nyatakan cintamu.. Jika kau tidak mau di ambil orang.” Ujar Davide dengan nada menyindir.
Darel hanya terkekeh, dirinya merasa sedikit ada keraguan. Apakah Alisha merasakan perasaan yang sama, atau tidak ?? Apakah Alisha mau menerimanya sepenuh hati, atau tidak ??
“Aku tidak tahu.. Aku masih ada keraguan..”
“Kenapa ??”
“....”
“Jangan-jangan.. Kau juga punya rasa dengan Valen ??”
“Eh ?! Apa-apaan itu, tentu saja tidak !!”
“Baiklah, terserah kau saja. Tapi jangan menangis jika Alisha dimiliki orang lain.”
“Kau berkata seakan ada orang yang sudah mengincar Alisha.” Ujar Darel memutar matanya malas, tapi sejujurnya ada sedikit rasa takut dalam hatinya itu.
Dia bisa melihat ekspresi bibinya saat mengatakan mengundang Kaylie dan adiknya, entah kenapa ada firasat buruk. Apalagi Yudha memang masih single dan masih belum memiliki kekasih. Bagaimana jika Bibi Meghan sengaja menjodohkan putranya dengan Alisha ?? Dan jika sampai itu terjadi... Entah apa yang akan dilakukan oleh Darel, dan dirasakan oleh Darel.
Davide tidak menjawab ucapan Darel, dia lalu berbicara kepada Kaylie, Alisha dan Nicholas untuk segera menuju ke mobil karena mereka akan segera berangkat.
Perasaanku tidak enak.. Batin Darel, tapi dia tidak mau terus menerus berfikiran negatif, dia lebih memilih melangkahkan kakinya menuju ke Davide dan lainnya, dan mengikuti mereka menuju mobil.
...
“Selamat datang Davide !! Kaylie !!”
Pesta ini tidaklah begitu besar, dan bahkan terkesan sederhana. Hanya ruang tamu dihiasi dan bagian taman belakang sudah di sediakan tempat seperti bakaran dan makanan juga di sediakan. Karena cuaca hari ini cerah, makanya Meghan dan Putra memilih mendekorasi rumahnya dengan makanan dan memberikan pemandangan alam yang begitu indah.
Alisha mengagumi tempat itu, dan sempat merasa minder. Dirinya sebenarnya tidak pantas berada di tempat itu, dan dia sendiri bukanlah orang kaya atau orang terpandang. Kenapa mereka malah mengundang Alisha ?? Kalau Kak Kaylie jelas saja, karena kakaknya sudah menikah dengan Davide, dan menjadi satu keluarga dengannya.
“Ada apa ??” Tanya Darel dengan nada penasaran memandang ekspresi yang dikeluarkan oleh Alisha.
“Aku.. Aku seharusnya tidak berada disini... Aku lebih baik keluar.” Ujar Alisha semakin tidak enak, tapi kemudian Meghan melihat ekspresi dari Alisha dan bertanya.
“Dear ?? Ada apa ??”
Alisha terkejut dengan panggilan Meghan kepadanya, dan kemudian berkata dengan wajahnya menunduk merasa malu.
“Bu..bukan apa-apa... Hanya saja, aku merasa tidak pantas.”
Meghan tersenyum, dia mendekati Alisha. Dengan tangannya dia membuat Alisha mengangkat wajahnya dengan sopan, Meghan tersenyum ke arah Alisha sembari berbicara lembut.
“Jangan menyembunyikan wajah cantikmu di hadapan semua orang. Dan jangan berfikir kau tidak pantas, karena aku percaya kau adalah orang yang baik.”
Alisha tertegun dengan perkataan Meghan, dia berfikir semua orang kaya pasti jahat dan sombong, tapi nyatanya tidak semua. Bahkan Meghan begitu menghargai dirinya yang bukan siapapun baginya. Alisha tersenyum dan mengangguk.
“Terima kasih banyak Nyonya.”
Tiba-tiba percakapan mereka terhenti saat mendengarkan suara dari arah berlawanan. Mereka menolehkan wajah dan melihat sosok lelaki tinggi, besar dan tampan dengan sebuah kemeja berwarna putih memandang ke arah mereka dengan senyuman sopan dan rendah hati.
“Yudha.. Itukah kau ??”
“Hahahaha sudah sangat lama ya, Kak Davide ??” Ujar sosok bernama Yudha kepada Davide yang sepertinya sedikit lupa dengan sosok sepupunya itu.
Yudha kemudian memberikan salam kepada Davide dan Darel. Kaylie terdiam, dia tidak tahu apakah Yudha akan menerima dirinya ?? Bagaimanapun sosok lelaki itu hanya mengenal Mira sebagai sosok istri dari Davide, sementara Kaylie pasti di anggap sebagai istri kedua, atau selingkuhan yang beruntung karena menikahi Davide. Ataukah dirinya akan dihina olehnya ?? Entahlah..
“Kau.. Istri dari Kak Davide ya ??” Ujar Yudha ke arah Kaylie.
“Err... Bisa dikatakan.. Istri kedua mungkin ??” Ujar Kaylie terkekeh kaku, dan bingung secara bersamaan. Yudha malah tertawa geli dengan ucapan dari Kaylie.
“Tidak peduli apapun statusmu, kau adalah istri Kak Davide yang harus aku hormati.” Ujar Yudha tersenyum ramah, membuat Kaylie malah terkejut bukan main, hah ?? Ada apa ini ?! Ada apa dengan keluarga dari Nyonya Meghan dan Tuan Putra ?! Kenapa mereka begitu sopan ?!!
Astaga, apakah ini jaman dimana istri kedua atau selingkuhan malah di hargai ketimbang istri pertama ?? Well, tapi wajar sih. Istri pertama Davide jauh lebih galak dan judes, mungkin saja Yudha pernah tersinggung akan ucapan Mira, yang membuat lelaki itu memilih bersifat sopan kepada Kaylie. Mungkin ??
“Ka..kau.. Benar-benar tidak.. Merasa keberatan dengan kehadiranku ??”
“Hahahahahaha.. Sama sekali tidak.. Ayo kita menikmati pesta ini, anggap saja seperti keluarga sendiri.” Ujar Yudha dengan ramah.
Alisha yang sedari tadi memperhatikan sosok Yudha, hanya bisa tertegun sekaligus kagum dengan sosok Yudha yang begitu rendah hati, hingga mata Alisha bertemu dengan mata Yudha. Keduanya bertatapan sejenak, lalu Yudha tersenyum ke arah Alisha dan bahkan mengulurkan tangannya untuk berkenalan.
“Perkenalkan aku Yudha, dan kau ??”
“Aku Alisha.. Adik dari Kak Kaylie..”
“Begitu ?? Kau cantik sekali.. Kau tahu, jika produserku mengenalmu, maka dia akan menjadikanmu sebagai model juga.” Ujar Yudha memuji sembari tertawa pelan.
Kok panas ya.. Gak.. Gak.. Mereka cuma bercanda kok.. Batin Darel memandangi Yudha dan Alisha berbicara satu sama lain dan tampak akrab. Memang Yudha adalah sosok rendah hati, dan seorang yang sangat mudah bergaul. Jika kalian bertemu dengannya sekali, kalian bisa akan langsung akrab dengan sosok Yudha.
“Kan aku dah bilang.. Segera nyatakan cinta.. Kalau keburu diambil orang jangan nangis.” Ujar Davide melirik ke arah Darel yang memperhatikan Alisha dan Yudha.
“A..apa sih kak..”
“Cemburu bilang.”
“Halah.. Waktu Kak Kaylie deket sama Kak June aja gak mau ngaku kalau cemburu.”
“Di depan kamu gak, di depan Kaylie iya.. Lagian Kaylie peka, tahu kalau aku cemburu. Sementara Alisha kan gak tau, kamu suka sama dia atau gak.”
“....”
“Kalau sampai denger kabar Alisha tunangan sama Yudha.. Jangan marah ya..”
“Hah ?! Gak.. Gak mungkinlah.. Yudha itu model ternama dan hebat, pasti pilih gadis yang sama dengan profesinya.”
“Kalau gitu, kenapa Yudha masih single sampai sekarang ??”
Benar juga, kan Yudha artis ternama. Dia seharusnya sudah memiliki kekasih, tapi.. Dia sampai sekarang belum memiliki kekasih.