Mistress And Jerk Boss

Mistress And Jerk Boss
chapter 59



“Davide.. Kau baik-baik saja ??”


Davide tampak duduk termenung, mengingat masa lalunya yang terdengar sangat buruk. Kaylie melihat suaminya duduk di depan sembari melamun, wanita itu tahu jika wanita bernama Marlina, ibu dari Davide datang. Tapi dia tidak mendengarkan pembicaraan apapun, karena perintah dari suaminya untuk masuk. Dia sendiri tidak ingin ikut campur masalah pribadi Davide dan orang tuanya.


Memang Kaylie sudah menjadi istri dari Davide juga, tapi kondisi hubungan mereka sangat berbeda jauh dari suami istri pada umumnya. Di tambah, Davide memilih meninggalkan kedua orang tua dan menceraikan istrinya, demi Kaylie. Sudah pasti, posisi Kaylie terpojok. Pernah sampai Kaylie berfikir ingin melarikan diri, agar Davide bisa kembali ke rumah keluarganya dan berdamai dengan Mira.


Tapi sayang, Kaylie tahu betapa berbahayanya Davide, dan bagaimana sebenarnya lelaki itu. Di tambah, Davide pasti akan mengincar titik kelemahannya, yaitu putranya, Drowny. Davide pernah menodongkan senjata ke arah Drowny sebagai ancaman dan jujur itu membuat Kaylie merasa takut, dan merasa tidak suka dengan sosok kejam Davide. Tapi sayang, semakin lama lelaki itu menunjukkan sesuatu yang berbeda, seperti kasih sayang, dan kelembutan kepada Drowny, dan bahkan bersedia memberikan biaya pengobatan dan terapi mata bagi Drowny.


Jadilah, Kaylie merasa tidak berdaya jika harus pergi melarikan diri dari Davide. Sepertinya tidak akan semudah itu, dan lagi, pernah niat Kaylie melarikan diri di baca dan ketahui oleh Davide sendiri.


 


Flashback


 


“Kaylie.. Jangan coba-coba melarikan diri~” Celetuk Davide berbisik lembut ke arah telinga Kaylie, membuat wanita itu sedikit bergidik karena nada suara Davide benar-benar seperti sedang mengancam, di tambah lagi tangan kanan Davide memegang sebuah pistol.


“A..apa maksudmu.. Davide ??”


“Kaylie, aku tidak bodoh. Aku tahu, setelah semua yang terjadi. Masalahku, masalah keluargaku, orang tuaku, perceraian ku dengan Mira, bukankah itu membuat posisimu terpojok sayang ??”


Kaylie hanya bisa terdiam tidak menjawab apapun, karena memang itu benar adanya. Pernah ada rasa takut dari Kaylie, mengingat seperti apa karakter Mira yang begitu nekad. Tapi dirinya tidak bisa berbuat banyak, atau berbuat apapun.


“Aku tidak akan membiarkanmu pergi meninggalkanku sendiri, setelah semua yang terjadi.”


“Itu.. Itu.. Masalahmu.. Aku bukan perempuan yang menggoda mu, dan membuat masalah besar bagimu !!”


“Kau menggodaku, sayang.”


“Kapan ?!”


“Tatapanmu.. Membuatku begitu menyukaimu.. Karaktermu, membuatku semakin gila kepadamu.. Tubuhmu yang seksi dan indah itu, semuanya begitu indah di mataku.” Puji Davide dengan nada lain, membuat Kaylie semakin bergidik merinding mendengarkan perkataan itu.


Tangan kiri Davide memeluk menahan tubuh Kaylie, tangan kanannya menodongkan pistol di leher Kaylie, sementara mulut dan lidahnya malah asyik menghirup dan menciumi leher dari Kaylie dengan nikmat. Kaylie sendiri merasa di posisi yang sungguh sulit, dia mau kabur tapi tidak bisa. Oh Tuhan kenapa kau mengirimkan sosok lelaki bejat licik dan kejam kepadanya, bodohnya dia terus memaksa Kaylie untuk masuk ke dalam permainan gila, dan sekarang mengajaknya menikah ?!


Di saat dia masih belum bercerai secara resmi dengan Mira ?! Oh Astaga !!! Kaylie benar-benar terlihat seperti perempuan pelakor.


“Kau... Gila !!”


Davide terkekeh pelan, “Aku gila ?? Benarkah ??”


Dengan sengaja, tangan kiri Davide memasuki pakaian Kaylie, dan bermain di tubuh perempuan itu. Kaylie tersentak kaget, mencoba menahan tangan Davide tapi itu semua sia-sia. Tangan lelaki itu benar-benar sangat lincah dan mampu mengetahui titik sensitifnya dengan tepat, bahkan saat di bagian dadanya, Davide meremas lembut meskipun terdapat bra yang menutupinya. Membuat Kaylie menahan mulutnya itu, Davide terkekeh pelan.


“Apakah aku terlihat sangat gila.. Bagimu ??”


“Da..dasar.. Mesum !! Lepaskan aku !!”


“Aku tidak akan melepaskan mu, karena aku tidak ingin kehilanganmu, sayang.” Ujar Davide dengan romantis tapi tidak dengan tangannya yang masih bergerak untuk memainkan dada Kaylie.


“Da..davide.. Aku mohon..”


Davide menyeringai licik, “Aku sangat suka rengekanmu, sayang. Aku tidak akan melakukan hal kejam kepadamu atau keluargamu, jika kau menuruti aku, dan tidak meninggalkanku.”


“Kau berjanji ??”


Kaylie mengangguk, dia tidak tahu lagi harus bagaimana. Apakah dia harus pergi melarikan diri ke kantor polisi dan melaporkan tindakan Davide di sana ?? Semua tentu saja, sia-sia karena memang dirinya tidak memiliki bukti apapun, dan pasti nama Davide lebih terkenal dan lebih di anggap daripada dirinya, tidak mungkin ada orang percaya. Kaylie juga harus memikirkan keadaan Drowny saat ini, jangan sampai karena kecerobohannya, malah berada di sebuah posisi yang selalu terjepit dan berada dalam bahaya.


“Baguslah, sayang. Aku tidak akan mengecewakanmu.”


 


Flashback off


 


Awal pertemuan memang Davide memperlihatkan sisi kejam, brutal, bengis, pemaksa, gila dan bejat kepada Kaylie. Rasanya, wanita itu ingin pergi dan tidak lagi berhubungan dengan sosok gila bernama Davide itu. Tapi entah kenapa, semakin dirinya melihat semuanya.


Kaylie menjadi merasa kasihan dengan Davide, setiap kali bertemu dengan sosok kedua orang tuanya, Kaylie bisa melihat tatapan penuh luka di mata Davide saat memandang kedua orang tuanya. Entah kenapa, di tambah setiap kali bertemu, mood dari Davide berubah drastis. Apakah ini ada hubungannya dengan masa lalu Davide ?? Sebenarnya Kaylie tidak ingin terlalu ikut campur urusan Davide.. Tapi dia kini adalah istrinya, bukankah sudah seharusnya, Davide terbuka kepadanya ??


“Tidak ada, aku hanya kelelahan saja.” Ujar Davide menatap ke arah istrinya itu.


“Apakah.. Ada masalah ??”


“Tidak.. Iya ?? Mungkin.. Tapi ini masalah pekerjaan, jangan khawatir.”


Kaylie duduk bersebelahan dengan Davide di kursi panjang, memandangi suaminya yang terlihat memiliki beban begitu banyak di sana, harus bagaimana Kaylie membantu ??


“Jika kau membutuhkan bantuan, maka katakan saja padaku, aku akan mencoba membantumu.” Ujar Kaylie berusaha memancing Davide agar mau berbicara kepadanya, Davide terkekeh pelan.


“Jangan khawatir sayang, aku baik-baik saja.” Ujar Davide tersenyum kepadanya.