
Kedua pasangan tersebut kini sudah masuk ke dalam kamar mereka, rasa penat yang luar biasa pada diri Azka tiba-tiba hilang sudah melihat senyum manis dari sang istri.
"Oh ya kamu belum jawab pertanyaan aku yang". Kata Azka sambil mengusap kepala Arin yang sedang bersandar di dada Azka.
"Apa?". Jawab Arin bingung
"Sejak kapan kamu berani bolos hemm". Introgasi Azka yang saat ini sudah membalikan badannya diatas tubuh Arin lalu sambil membelai wajah yang dirindukan 4 hari itu.
"Emm anu itu". Jawab gugup Arin
"Udah pintar rupanya ya". Kata Azka langsung menelusup ke bagian leher Arin
"Emmm, geli sa-yang". Kata Arin dengan lenguhannya ketika lidah Azka lihai bermain di leher Arin.
"Oke, mari kita mulai hukumannya". Kata Azka menyeringai sambil melepas satu persatu kancing kemeja Arin
Satu jam lamanya Azka dan Arin meleburkan rasa rindu meraka itu, sehingga mereka berdua sekarang kelelahan hingga tertidur dibalik selimut yang menutupi tubuh polos mereka berdua. Ditambah lagi Azka memang dari semalam tidak tidur.
•••••••••••••••
Waktu menunjukkan pukul 12 siang, Bu Nita dan Bi Susi sedang mempersiapkan hidangan dimeja makan. Kebetulan juga karena hari ini hari sabtu keadaan rumah menjadi ramai, karena Pak Arya dan Rima libur. Mereka bertiga juga sempat pergi ke supermarket bersama untuk berbelanja sehingga rumah mereka terlihat sepi ketika Arin pulang tadi. Mereka semua juga belum mengetahui jika sang menantu sudah pulang dari perjalanan keluar kota itu.
"Rima, kakak kamu sudah pulang?". Tanya Bu Nita yang melihat mobil sang anak namun tidak melihat Arin dimana
"Di kamar paling Bu, itu mobilnya didepan". Kata Rima melihat kedepan
"Ya udah kamu panggilin sana buat makan dulu". Titah Bu Nita kepada Rima
"Aduh ibu dulu ya, perut Rima gak bisa diajak kompromi". Jawab Rima yang tiba-tiba merasakan perutnya sakit dan langsung menuju ke kamar mandi.
"Aish.. Ada-ada saja". Kata Bu Nita yang langsung melangkahkan kakinya ke kamar anak pertamanya itu.
Tok. Tok. Tok
Sudah beberapa kali Bu Nita mengetok dan memanggil sang anak, namun belum juga membukakan pintu kamarnya. Dengan terpaksa Bu Nita membuka pintu kamar tersebut yang kebetulan tidak di kunci, Karena Bu Nita sendiri memang belum tau kalu sang menantu sudah pulang.
"Astaghfirullah. Untung bukan Rima yang kesini". Kata Bu Nita langsung menutup pintu kamar anaknya itu.
•••••••••
Sesampainya di meja makan, Bu Nita sudah ditunggu Pak Arya dan Rima.
"Loh kak Arin mana bu". Tanya Rima
"Kita makan siang aja dulu, kakak kamu kayaknya masih tidur". Jawab Bu Nita
"Sebentar kalau Rima yang bangungin pasti langsung bangu". Kata Rima yang langsung memundurkan kursi dan hendak pergi ke kamar Arin
"Jangan". Kata Bu Nita yang tidak mau melihat anak bungsunya melihat keadaan sang kakak sekarang ini.
"Kenapa Bu?". Tanya heran Pak Arya
"Azka udah pulang, biarkan mereka beristirahat dulu". Kata Bu Nita
"Oh". Jawab bersamaan Rima dan sang ayah
*****************
•`Jangan lupa selalu support Othor ya guys dengan cara:
👍🏼 Like
📝 Coment
❤️ Vote
Sebanyak-banyaknya. Terimakasih ✨
BERSAMBUNG....