LOVE STORY OF AZKA AND ARIN

LOVE STORY OF AZKA AND ARIN
Episode 44



Pagi menjelang siang hari tepatnya pukul 09.30 Arin berangkat kampus sendiri menggunakan mobil pemberian dari keluarga Azka. Sebenarnya dia gak mau memakai mobil namun apa daya motor kesayangannya hari ini dipakai oleh Rima untuk bersekolah.


Arin pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, ia nampak gerogi ketika harus menaiki mobil lagi, maklum terakhir dia bisa memakai mobil adalah 3 tahun yang lalu.


15 menit berlalu Arin mengendarai mobilnya. Namun ditengah perjalanan tiba-tiba ada pengendara motor dengan pakaian serba hitam melemparkan telur busuk sebanyak 6 buah ke kaca depan mobil arin. Sontak Arin langsung mengerem mendadak saking kagetnya.


"Astaga, siapa itu". Kata Arin ketakutan


Arin pun hendak turun dari mobil, namun sebelum ia membuka pintu ia dikejutkan lagi dengan sebuah batu yang digulung dengan kertas dilempar lewat kaca sebelah kiri arin hingga pecah.


Arin pun menjadi nangis histeris saking takutnya. Namun pengendara motor itu langsung pergi begitu saja, Arin pun langsung keluar dari mobil untuk meminta bantuan, dengan tangan yang bersimpah darah dia melambaikan tangannya berharap agar ada seseorang yang menolongnya.


Doa Arin terkabul, ada mobil BMW menepi persis di hadapan Arin. Arin pun langsung meminta tolong kepada pengendara tersebut dengan keadaan ia yang sudah terduduk dijalan karena saking ketakutannya dia.


"Tolong... Tolongin saya". Kata Arin meminta tolong dengan nangis terisak


"Arin". Teriak tak kalah kaget seseorang yang ada dalam mobil tersebut.


Mendengar suara yang tidak familiar ditelinganya Arin pun langsung mendongkak keatas.


"Kak Dimas, tolongin aku kak". Kata Arin dengan ketakutan


Keluarlah dua pria dari mobil tersebut yang tak lain adalah Dimas dan Bang Alex (kakaknya Dimas).


"Dia siapa dim". Bang Alex mencekal bahu adiknya ketika akan mendekati Arin


"Calonnya Azka bang". Jawab Dimas dan langsung menghampiri Arin


"Loe kenapa bisa sampai gini rin, ayo ke rumah sakit dulu". Kata Dimas menuntun Arin kedalam mobilnya.


"Dim loe coba hubungin Azka dulu". Perintah Bang Alex


"Oke bang". Kata Dimas


Berkali-kali ia menelpon Azka namun tidak diangkat.


"Aish.. Kemana tuh bocah". Kata kesal Dimas


Bang Alex pun langsung menghubungi Bima yang notabennya adalah mereka satu geng perkumpulan.


"Bim hallo loe masih sama Azka gak". Kata Bang Alex


"Iya kenapa lex? Azka lagi mitting tuh, urgent kah?". Kata Bima disebrang


"Ini calonnya Azka tadi mobilnya penuh dengan pecahan telur busuk sama kacanya pecah. Ini gue sama Dimas mau antar dia ke rumah sakit Anugrah yang deket dari lokasi kejadian soalnya tangannya luka kena serpihan kaca". Penjelasan Bang Alex


Sontak Bima yang mendengar menuturan Alex langsung menghampiri Azka diruang mitting. Dia pun membisiki Azka yang sedang memimpin rapat.


"Ka Arin kecelakaan, sekarang dia dibawah ke rumah sakit Anugrah sama Alex dan Dimas". Bisik Bima


Azka yang mendengar penuturan Bima tanpa ba-bi-bu langsung lari keluar dari ruang metting. Sontak itu menjadi kaget Pak Budi yang ada disamping putranya.


"Ada apa bim". Tanya heran Pak Budi


"Arin kecelakaan tuan, menurut saya dia diteror karena mobilnya dilempari telur busuk kata Alex yang kebetulan lewat". Bisik Bima kepada Pak Budi.


"Astaga, siapa yang berani meneror Arin. Bim usut tuntas masalah ini". Titah Pak Budi


********************


•`Jangan lupa selalu support Othor ya guys dengan cara:


👍🏼 Like


📝 Coment


❤️ Vote


Sebanyak-banyaknya. Terimakasih ✨


BERSAMBUNG....