LOVE STORY OF AZKA AND ARIN

LOVE STORY OF AZKA AND ARIN
Gangguan Sebelum Sah



Sampailah keluarga Arin digedung hotel tersebut, sebenarnya Arin ingin sekali pernikahannya dilakukan dirumahnya sana dengan sederhana, namun bagaimana lagi mengingat calon suaminya adalah anak tunggal dan ayahnya terkenal diberbagai pelosok negeri ini dan juga sampai kawasan Asia Tenggara.


Mau tidak mau Arin pun mengikuti kemauan sang calon mertuanya, Azka sendiri juga kurang begitu setuju karena ia sendiri merasa tidak nyaman dengan orang-orang yang diundang ayahnya menghadiri pernikahannya, iya, Azka merasa tidak nyaman karena semuanya akan tunduk hormat kepada Azka sebagai pewaris tunggal kerajaan BSA GROUP. Keadaan inilah yang membuat Azka tidak suka karena orang-orang akan menghormati, menjunjung dan mengagung-agungkan dirinya.


Sampainya Arin diloby hotel, ia dituntun oleh sang Ibu masuk kedalam kamar khusus untuk mengrias wajah dan tubuhnya. hampir 2 jam lamanya akhirnya Arin pun selesai dimake over oleh MUA terkenal dinegri ini.


"Wah gila ini loe kan Rin?". Tanya Misya tidak percaya dengan penampilan sahabatnya sekarang.


"Ada yang salah?". Tanya Arin bingung melihat ekspresi Misya


"Ya ampun kak sumpah sampai aku gak ngenalin kakak loh". Kata Rima yang juga pangling akan perubahan sang kakak


"Kak maaf, emang ada yang salah ya dengan muka saya? kol mereka pada kayak gitu sih ekspresinya". Tanya Arin kepada tim MUA yang sedang membenahi siger dikepala Arin.


Arin memilih memakai adat sunda, walaupun dirinya keturunan jawa namun apa salahnya jika ia memilih adat sunda, toh sama-sama Indonesia. Pikir Arin


"Aduh mbak itu malah cantik banget mangklingi gitu kalau kata orang dulu-dulu, ditambah wajah mbak kan emang udah cantik di rombak jadi begini jadi tambah T-O-P B-G-T mbak". Kata sang MUA memberikan dua jempolnya.


"Saya jadi penasaran kak, Boleh kan ya saya ngaca". Tanya Arin karena memang sebelumnya Arin belum mengaca karena rasa kurang percaya diri.


"Sok atuh". Kata MUA itu


Arin pun langsung berdiri menghadap kekaca super besar yang ada dikamar tersebut. Arin pun kaget melihat perubahan yang ada dirinya.


"Sumpah, ini beneran gue sya?". Tanya kaget kepada Misya


"Gue bilang apa, kaget kan loe". Kata Misya


Ketika mereka sedang asyik-asyiknya berbicara, tiba-tiba terdengar pintu dibuka oleh seseorang. Nampaklah sosok Melinda yang sudah memakai kebaya yang persis dengan ayah dan ibunya. Tiba-tiba saja hati Arin menjadi tidak enak akan kedatangan Melinda


"Selamat pagi, saya Melinda Ibu dari calon mempelai pria, bisakah kalian tinggalkan saya bersama calon menantu saya?". Kata Melinda


Semuanya pun keluar dari ruangan tersebut. Kini tertinggal Arin dan Melinda saja diruangan tersebut.


"Ada perlu apa ya anda datang kemari". Tanya Arin to the point


"Gak usah basa-basi lagi, ini ada cek sebesar 500 juta". Kata Melinda meletakan cek tersebut dimeja rias


"Untuk apa nyonya memberikan cek kepada saya?". Kata Arin bingung


"Tinggalkan Azka sekarang juga dan ambil uang itu, saya rasa orang miskin seperti kamu sangat membutuhkan uang sebesar itu bukan?". Kata Melinda


Diterimanya cek tersebut oleh Arin, Melinda merasa senang ketika Arin menerima cek tersebut. Namun siapa sangka, Arin malah merobeknya dan membuang kesembarang tempat.


"Maaf nyonya Melinda terhormat, saya memang miskin tapi saya tidak akan mengorbankan kebahagiaan saya demi uang sebesar apapun itu jumlahnya". Kata Arin dengan wajah kesal.


Arin pun langsung berjalan keluar dari kamar itu untuk menghampiri sahabat dan adiknya dikamar sebelah.


**********************


•`Jangan lupa selalu support Othor ya guys dengan cara:


👍🏼 Like


📝 Coment


❤️ Vote


Sebanyak-banyaknya. Terimakasih ✨


BERSAMBUNG....