LOVE STORY OF AZKA AND ARIN

LOVE STORY OF AZKA AND ARIN
Episode 26



Mata kuliah Arin pada hari itu pun selesai itu menandakan bahwa Arin harus pulang bersama Azka. Namun ketika ingin ke parkiran langkah Arin dicegat oleh Adista dan teman-temannya.


"Oh jadi ini perempuan murahan yang tadi berangkat bareng sama Azka". Kata Lisa kepada Arin


"Maksud loe apa?". Jawab Arin heran


"Sama senior yang sopan dikit bisa?". Tanya Vera dengan nada tinggi


"What? sopan sama loe yang bilang murahan ke gue? sorry sopan santun gue buat orang yang berpendidikan aja". Kata Arin menantang


"Wah wah wah ada yang mau jadi jagoan nih". Kata Vera


"Di bayar berapa loe sama Azka ha?". Kata Adista


Plaakkk...


Satu tamparan mendarat tepat di pipi kiri Adista, yang tak lain adalah tamparan dari Arin yang tidak terima terhadap omongan Adista dan teman temannya.


Adista pun tidak terima ia langsung menjambak rambut Arin dengan kuat sehingga Arin kesakitan.


"Berani juga loe sama gue". Kata Adista dengan marah sekarang tangan kirinya mencekam kerah kemeja putih Arin hingga robek dan terlihat dalaman Arin


Suasana menjadi riuh karena peristiwa itu terjadi di koridor kampus. Banyak mahasiswa lainnya yang menyaksikan dan tidak sedikit juga yang mengabadikan momen tersebut lewat telepon genggam mereka.


Di sisi lain Azka yang dari tadi menunggu Arin yang tidak kunjung kunjung datang mulai kesal, telpon serta chatnya tidak di balas. Akhirnya Azka pun keluar untuk mencari Arin ke kelasnya.


Namun ketika Azka hendak pergi ke parkiran terdapat para mahasiswa berlarian menuju ke koridor kampus. Azka pun jadi ingin tahu ada apa sampai ramai seperti itu. Azka pun lalu bertanya kepada salah satu mahasiswa yang sedang berlari.


"Maaf bro ada apa ya?". Tanya Azka kepada salah satu mahasiswa


"Lh itu ada yang berantem katanya". Kata mahasiswa itu menjelaskan kepada Azka


Azka yang tadinya tidak terlalu peduli akan hal itu menjadi ingin lebih tau karena semakin banyak ora yang menyaksikan hal tersebut.


Azka pun menghampiri kerumunan tersebut dan membelah kerumunan orang yang ada di koridor. Setelah sampai pada barisan pertama begitu terkejutnya Azka melihat Arin yang sedang terduduk di lantai sambil menangis dan kedua tangannya menyilang ke depan dadanya karena kemejanya sudah robek dan memperlihatkan tali bra Arin.


Azka yang melihat kejadian itu sangat murka kepada Adista yang sudah sangat keterlaluan kepada Arin. Azka lun menghampiri keduanya. Adista yang melihat kedatangan Azka pun langsung membalikkan fakta atas kejadian tersebut.


"Azka dia udah berani nampar aku sakit banget". Rengek Adista dan tangannya bergelayut manja di lengan Azka. Namun mata Azka hanya tertuju pada kondisi Arin yang sangat memprihatikan.


Azka langsung menghempaskan tangan Adista sambil berkata.


"Loe keterlaluan dis". Kata Azka melotot kepada Adista. Adista yang melihat sikap Azka pun menjadi geram


"Kamu gak apa apa rin". Tanya Azka yang berjongkok dan melepaskan kemejanya untuk di pakaikan kepada Arin


Arin yang saat itu perasaannya sudah kalut dan ditambah malu karena bajunya terbuka hanya bisa menangis. Azka yang melihat Arin pun sangat iba dan langsung memeluk Arin sambil mengelus elus punggung Arin agar lebih tenang


BERSAMBUNG......