
Kebahagiaan yang Bima dan Azka miliki harus berakhir disaat bunda tercinta mereka meninggal dunia. Dan munculnya Melinda dikehidupan keluarga mereka. Hingga Azka pun menjadi down dan melampiaskannya dengan minum-minuman keras.
Bima yang menjadi kakak angkatnya pun menjadi sangat khawatir dengan keadaan dan kondisi Azka pada saat itu, hingga Azka ingin melakukan percobaan bunuh diri di apartemen Dimas menandakan bahwa Azka sangat down. Dari kejadian itulah awal dari Bima dan Alex saling mengenal.
Setelah Pak Budi menikahi Melinda, perempuan ruba licik itu langsung mengusir Bima dari rumah yang 13 tahun ia tempati dengan nyaman.
"Pergi kamu dari sini, kamu disini bukan siapa-siapa ingat itu". Kata Melinda
"Kalau kamu tidak segera pergi dari sini, maka saya akan membuat Azka lebih down daripada kehilangan ibunya". Sambung Melinda
Bima pun terpaksa harus mengikuti kemauan Melinda. Ia takut terjadi hal-hal yang tidak tidak terhadap Azka karena ulah Melinda.
"Oke saya akan pergi dari rumah ini tapi tolong pegang omongan Anda, sedikit pun anda melukai Azka lagi maka saya tidak akan diam". Kata Bima datar
"Itu masalah gampang, oh ya satu lagi tolong kamu bilang kepada suami saya bawa kamu lah yang akan pergi dari rumah ini bukan saya mengusir kamu". Ancaman Melinda yang sebenarnya juga takut jika Bima melaporkan jika dirinya lah yang telah mengusirnya Bima
Bima tidak menjawab lagi perkataan dari Melinda, dia langsung pergi dan menemui Ayah angkatnya itu.
Tok tok tok. asuara ketukan Bima mengetuk pintu ruang kerja pribadi Pak Budi
"Permisi Ayah apa aku mengganggu". Tanya Bima di ambang pintu
"Tidak kemarilah". Kata Pak Budi yang langsung menutup laptopnya
"Emm jadi begini yah, Bima berencana untuk ngekost sendiri dan menjalankan hidup lebih mandiri". Kata lirih Bima, bagaimanapun ia juga merasa tak enak hati
"Maksud kamu, kamu mau pergi dari rumah ini bima? apa ayah membuat kesalahan kepadamu?". Tanya Pak Budi khawatir.
"Tidak Ayah tidak, maaf bukan begitu maksud Bima, Bima hanya ingin menjalankan wasiat dari almarhum Ayah yang meminta agar Bima ketika sudah besar bisa hidup mandiri"
Terpaksa Bima membohongi Pak Budi dengan alih-alih wasiat dari almarhum ayahnya.
"Huft... Baiklah jika sudah menyangkut wasiat dari almarhum Ayah maka jalankanlah, tapi biar Ayah yang menentukan kamu akan tinggal di mana, kamu juga tetap masih anak ayah". Kata Pak Budi yang masih belum bisa melepaskan anak angkatnya itu
"Maksud Ayah?". Tanya bingung Bima
"Ayah akan menyiapkan apartemen khusus untuk kamu jadi kamu tak perlu berpikir untuk mencari kos-kosan dan membayar untuk perbulannya. Dan kamu akan tetap ayah sekolahkan dan kuliahkan sampai menjadi orang yang sukses kamu masih anak ayah jangan lupakan itu". Kata Pak Budi
"Kamu tinggal pilih Ayah yang menentukan tempat tinggal kamu atau kamu tetap tinggal di sini sama ayah?"
"Baik ayah dan satu lagi permintaan Bima kepada ayah". Tanya Bima memohon
"izinkan Bima ketika nanti sudah lulus kuliah agar bisa mengabdi kepada ayah. melanjutkan kan pengabdian almarhum ayah". Sambung Bima
"No. Kamu cukup mengabdi kepadaku sebagai anak Bima". Elak Pak Budi
"Bima mohon ayah, karena dulu setiap almarhum Ayah bercerita ia selalu mengingatkan Bima akan kebaikan-kebaikan Ayah yang telah berikan kepada keluarga Bima, dan izinkan Bima ketika nanti sudah dewasa membalasnya dengan mengabdi kepada keluarga ini Bima mohon ayah". Kata Bima kembali memohon
"Baiklah lakukan sebaik mungkin nasihat dari almarhum ayahmu, Ayah juga tidak bisa menolak ini semua Ayah kamu orang baik jadi lakukanlah semaksimal mungkin". Memberi nasehat kepada Bima
"Terima kasih Ayah, dan izinkan aku sekali lagi untuk memanggil mu tuan".
"Bima apa-apaan ayah nggak mau dipanggil tuan oleh kamu, Ayah itu Ayah kamu walaupun bukan ayah kandung kamu tapi ayah benar-benar menyayangi kamu seperti Azka". Kata yang sedikit emosi
"Ayah aku mohon". Kata Bima menangkupkan dua tangannya di depan dada
"Huft. Baiklah Ayah juga tidak bisa menolak jika itu perintah dari ayahmu". Kata Pak Budi menghela nafas panjang, bagaimanapun ia tak bisa melarang Bima untuk menjalankan wasiat dari orang kepercayaannya.
#Flasback Off
*****************
•`**Jangan lupa selalu support Othor ya guys dengan cara:
👍🏼 Like
📝 Coment
❤️ Vote
Sebanyak-banyaknya. Terimakasih ✨
BERSAMBUNG**....