LOVE STORY OF AZKA AND ARIN

LOVE STORY OF AZKA AND ARIN
Kegelisahan Azka



Berbanding terbalik dengan Azka yang sedang gugup-gugupnya karena otaknya tidak bisa menghafal kalimat untuk ijab kabulnya besok. Sehingga membuat kesal para sang sahabatnya yang malam ini sengaja menginap dirumah Azka.


"Loe bisa diem gak sih Az, pusing kepala kita nih lihat loe bolak-balik gak jelas gitu". Kata Ryan kesal


Pasalnya semenjak mereka datang hanya disuguhkan oleh Azka yang mondar-mandir sambil mulutnya berkomat-kamit yang tidak jelas


"Iya, mending loe duduk dengan tenang disini". Kata Dimas menimpali.


"Saya terima nikah dan kawinnya Arina eh Arinda.. Ahkh". Teriak frustasi Azka mengapa otaknya menjadi zonk seperti itu.


"Nih minum dulu". Kata Bima yang melihat Azka kurang fokus itu.


"Duduk dulu Az, menghafalnya dengan santai aja". Kata Alex


"Gak bisa santai gue bang, jantung rasanya mau copot nih kalau gak percaya". Kata Azka meraih tangan Alex untuk menyentuh dadanya.


"Idih gelay". Kata Alex langsung menarik tangannya sebelum menyentuh dada bidang Azka.


"Gini aja, sekarang latihan sama gue anggap aja gue Pak Arya". Kata Bima yang ingin membantu Azka


"Nah gini nih yang namanya teman". Kata Azka yang langsung menghampiri Bima dan duduk didepannya


Dijabatnya tangan Bima, dan Bima pun langsung memerankan perannya.


"Loe berdua jadi saksi disini, loe juga bang". Kata Azka menunjuk Dimas, Ryan dan Bang Alex.


"Iya ya". Jawab kompak mereka bertiga.


"Gue mulai nih, Saya nikahkan dan kawinkan anak saya Arinda Meliska binti Arya Prasaja dengan engkau Azka Aditya Purnama bin Budi Purnama dengan mas kawin uang sebesar 1 milyar dan seperangkat alat sholat dibayar tunai". Kata Bima lantang menghayati perannya


"Gue terima nikah...". Kata Azka yang langsung mendapat toyoran dari sahabatnya


Azka hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Aish.. Susah banget sih ini otak sama mulut gak sinkron". Kata Azka kembali frustasi.


"Udah gini aja, mending loe Bim tulisin aja tuh kalimat ijab kabulnya dikertas terus baru deh Azka ngafalin dari situ". Kata Alex menengahi


Jam sudah menunjukkan pukul 01.30 dini hari, Azka masih belum bisa merapatkan kedua matanya ia masih saja menghafal untuk ijab kabul besok. Sedangkan para sahabat sudah terlelap terlebih dahulu dalam satu kamar dikamar Azka.


Azka pun mencoba sekali lagi, berhasil atau tidak dia harus segera tidur mengingat akad nikah akan dilaksanakan jam 8 pagi.


"Saya terima nikah dan kawinnya A-rin-da Meli-ska binti Arya Prasaja dengan mas kawin uang 1 milyar dan seperangkat alat sholat dibayar tunai". Kata Azka penuh dengan kehati-hatian.


"Yes gue berhasil yes yes". Kata Azka sangat bahagia karena sudah menghafal kalimat itu, sampai-sampai ia loncat-loncat kegirangan diatas kasur.


"Aww". Jerit kesakitan Ryan karena kakinya terinjak Azka


"Gilo loe ya sakit be*o". Kata Ryan yang terpaksa terbangun dari tidurnya karena kakinya merasa kesakitan.


"He he he. Sorry bro gue gak sengaja sumpah". Kata Azka yang mengangkat kedua jarinya dan tersenyum semanis mungkin.


"Gelay". Kata Ryan ketus sambil merebahkan tubuhnya lagi


"Woy tidur loe, besok jadi pucat dan mata hitam baru tau rasa loe". Kata dimas mengingatkan Azka untuk segera tidur mengingat besok adalah hari penting baginya.


**************************


**Hayy gays, sekedar info ya dua hari kedepan kayaknya othor gak bisa update cerita ini nih, dikarenakan harus menginput KRS dan bimbingan dosen dulu.


Tetap stay nungguin ya✨**