
Hari ini adalah hari Minggu yang bertepatan dengan pindahnya keluarga Arin ke rumah baru yang sudah disediakan oleh Pak Budi. Arin pun menelepon Misya untuk datang ke rumahnya agar bisa membantu kemas-kemas barang Arin.
"Assalamualaikum tan". Kata Misya dan Raka masuk rumah
Ya di sini Raka terpaksa ikut karena dipaksa oleh Misya, Sebenarnya ia masih berat hati ketika ingin bertemu dengan Arin namun ia juga harus bisa menghilangkan rasa itu demi persahabatannya agar tetap utuh.
"Waalaikumsalam eh kalian masuk sini udah di tunggu Arin tuh". Jawab ibu Arin
"Ya udah tan aku masuk ke kamar Arin dulu ya". Kata Misya yang langsung berjalan menuju kamar Arin dan di ikuti oleh Raka
"Eh stop mau apa loe". Kata Misya kepada Raka
"Mau ikut lah". Jawab Raka datar
"Gila loe ya mau masuk kamar cewek". Melotot Misya
"Eh sorry lupa gue". Jawab Raka sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Udah sana bantuan Om Arya aja tuh kasian ngangkat baranh sendiri". Penjelasan Misya
Sebelum Raka menghampiri Pak Arya tiba tiba ada suara ramai dari luar. Ternyata suara itu berasal dari Azka Cs yang hari ini datang untuk membantu pindahan
"Assalamualaikum yah". Kata Azka mengawali. Yah ia sudah memanggil Pak Arya dengan sebutan ayah sejak kemarin ketika mengantar Arin pulang
Raka yang mendengar Azka memanggil Pak Arya dengan sebutan ayah pun hatinya terasa nyeri. Dahulu dia lah yang membayangkan bahwa ia akan memanggil Pak Arya dengan sebutan ayah.
Misya yang sadar akan perubahan wajah dari sahabatnya pun langsung mengusap punggung Raka
"Lepaskan dan ikhlaskan oke demi sahabat loe sendiri". Kata Misya menenangkan
Dan di angguki oleh Raka. Setelahnya Raka pun bergabung dengan yang lainnya.
****
Di kamar Arin
"Selamat siang calon manten". Nisya menghampiri Arin dengan Rima yang sedang sibuk membereskan baju dari lemari
"Ah Misya gue suruh loe kan datangnya pagi pagi giliran udah hampir beres aja loe baru kesini". Jawab Arin cemberut namun tetap berjalan menuju Misya untuk menyambutnya
"Eh stop kaki loe kenapa". Tanya heran Misya melihat jalan Arin yang pincang
"Ha gimana gimana rim gue gak maksud". Tanya heran Misya
"Gara gara Azka". Jawab Arin malas
"Ta ampun loe berdua kan mau nikah nih ya gak bisa akur gitu?". Tanya Misya
"Tanya aja sana sama pangeran kampus loe itu sebel gue". Jawab Arin yang seketika ingat akan kejahilan Azka
"Ati ati loe rin jatuh cinta baru tau rasa". Kata Misya
******
Sekitar jam 3 sore barang-barang di rumah Arin pun sudah dikemas oleh rapi berkat bantuan sahabat Arin juga beserta Azka CS.
Merekapun sedang berduduk santai di depan rumah Arin beralaskan tikar sedangkan orang tua Arin sedang beristirahat di dalam rumah.
"Terimakasih ya atas bantuannya". Kata Arin mengawali pembicaraan
"Santai aja kali rin kan kita mau jadi iparan iya kan rim". Jawab Dimas menggoda Rima
"Apaan sih kak Dimas Rima masih sekolah". Jawab Rima malas karena akhir akhir ini pendengarannya sudah penuh akan gombalan dari sahabat kakak iparnya
"Hati hati aja rim playboy cap badak dia". Kata Ryan menimpali
"Sorry cap kaki 4 gue ye". Jawab Dimas dan di tertawakan oleh semua orang.
********************
•`Jangan lupa selalu support Othor ya guys dengan cara:
👍🏼 Like
📝 Coment
❤️ Vote
Sebanyak-banyaknya. Terimakasih ✨
BERSAMBUNG.....