LOVE STORY OF AZKA AND ARIN

LOVE STORY OF AZKA AND ARIN
Episode 45



Azka pun langsung menunju ke rumah sakit Anugrah dengan kecepatan yang tinggi. Tak peduli lagi dengan keselamatan dirinya yang dia khawatirkan sekarang adalah kondisi Arin.


Setelah kepergian Azka, Bima pun langsung melajukan mobilnya ke tempat kejadian perkara. Untung saja kejadian itu masih diarea lampu merah sehingga kejadian tersebut terrekam oleh CCTV setempat.


15 menit Azka pun sampai diparkiran rumah sakit. Ia pun langsung berlari menuju IGD dan disitu kebetulan ada Alex dan Dimas yang sedang menunggu Arin diobati.


"Dim, Bang gimana keadaan Arin". Kata Azka menghampiri keduanya dengan nafas tersengal-senggal karena lari.


"Gak ada luka yang serius Az, cuma dia shock berat aja". Dimas menjelaskan kepada Azka.


"Thanks Bang Alex thanks Dim". Kata Azka


"Santai Az". Jawab Bang Alex


Ruang IGD pun terbuka, keluarlah dokter beserta satu perawat dibelakangnya.


"Dok bagaimana keadaan pasien bernama Arinda". Tanya Azka langsung


"Pasien hanya mengalami luka ditangannya karena terkena serpihan kaca mobil dan shock tadi, tapi saya sudah resepkan obat antibiotik untuk lukanya". Jawab Dokter


"Terimakasih dok, saya boleh jenguk pasien dok?". Tanya Azka lagi


"Silahkan, pasien juga langsung boleh pulang karena tidak ada luka yang cukup serius, kalau gitu saya permisi dulu". Kata Dokter pamit


Azka, Dimas dan Bang Alex pun langsung memasuki ruang IGD, disana mereka bertiga dapat menyaksikan bidadari cantik yang sedang tertunduk memangku tangnnya yang diperban


"Rin, kamu gak apa-apa kan". Tanya Azka yang menyadarkan Arin akan kehadirannya.


"Azka... Hiks... Hiks.... Hiks". Arin langsung menangis lagi karena rasa shock tersebut masih mendominasi tubuh dan hatinya sekarang.


Dengan cepat Azka langsung memeluk dan menenangkan Arin.


"Tenang ya rin sekarang ada aku". Kata Azka memberi ketenangan sambil mengusap punggung Arin


"Aku takut Azka". Kata Arin yang masih saja menangis.


"Lain kali aku gak akan biarin kamu pergi sendiri lagi rin". Kata Azka lagi


Kemudian pintu IGD terbuka lagi disana sudah Bima, lalu Bima mendekati mereka berempat


"Apa itu bim". Tanya Azka


Begitu kagetnya Azka membaca tulisan yang ada didalam kertas tersebut.


"Ban*sat siapa yang berani ngelakuin ini". Marah Azka


"Rin coba kamu jelasin kronologinya". Tanya Dimas


"Sekitar pukul 09.30 aku berangkat kampus, nah ditengah-tengah perjalanan tiba-tiba ada pengendara sepeda motor pakaian serba hitam melempar telur busuk sebanyak 6 kali kayaknya, pas aku mau keluar pengendara motor itu kembali melempar kearah mobil tapi berupa batu yang digulung dengan kertas. Dan mungkin kertasnya itu yang ditemuin kak Bima, boleh aku baca?". Tanya Arin


"Gak usah". Kata Azka karena tidak mau membuat Arin bersedih


"Siapa tau sama tulisannya dengan kertas yang aku temuin pas kerja ini". Kata Arin sambil mengambil kertas didalam tasnya.


Kertas tersebut pun langsung dibaca oleh Azka.


"Bang*at. Loe selidiki kasus ini Bim gue rasa ini mesti ada yang neror Arin". Kata Azka geram


"Kamu dapat kertas ini kapan". Tanya Azka


"Semalam, pas kerja tiba-tiba aja udah ada dimeja kasir". Penjelasan Arin


"Wah pasti ini ada yang mengamati Arin Az akhir-akhir ini". Kata Bang Alex yang dari tadi sedang mengamati situasi


********************


•`Jangan lupa selalu support Othor ya guys dengan cara:


👍🏼 Like


📝 Coment


❤️ Vote


Sebanyak-banyaknya. Terimakasih ✨


BERSAMBUNG....