LOVE STORY OF AZKA AND ARIN

LOVE STORY OF AZKA AND ARIN
Day 1 : Honeymoon



Pasangan baru itu telah berangkat menuju bandara tepat setengah 7 dari rumah. Diantar oleh Pak Arya dan Bu Nita, sedangkan Rima tidak bisa ikut karena akan bersekolah.


"Ibu mau pesan oleh-oleh apa". Tanya basa-basi Arin kepada sang Ibu


"Ayah juga mau pesan apa". Sambung Arin bertanya kepada sang ayah


"Pesan cucu kayaknya deh ya Bu". Pak Arya menggoda sang anak dan menantunya itu.


Uhuk. Uhuk. Uhuk


Arin tersendak roti yang ia makan ketika mendengar penuturan sang ayah.


"Hati-hati". Kata Azka langsung menyodorkan air mineral kepada Arin sambil mengelus bagian tubuh Arin


"Ayah ih jangan digodain anaknya, kasihan tuh sampai tersendak begitu". Kata Bu Nita


"Ha ha ha". Kata Pak Arya tertawa.


••••••••••••••••


Di Bandara


"Ini kesempatan kamu nak, ingat pesan ibu ya". Kata Bu Nita berbisik kepada Arin


"Iya bu, doain biar lancar". Kata Arin sambil mengedipkan matanya kepada ibunya


"Ish. Udah mulai berani nih". Kata Bu Nita tersenyum.


Tiba-tiba suara intruksi untuk keberangkatan ke Lombok sudah menggema ke seluruh menjuru bandara. Itu menandakan bahwa Arin dan Azka harus berpamitan kepada kedua orangtuanya.


"Ibu, Azka dan Arin berangkat dulu ya". Kata Azka yang menyalami kedua orangtuanya itu.


"Iya, hati-hati ya kalian ayah titip Arin". Kata Pak Arya yang langsung memeluk menantu pertamanya itu


"Hati-hati nak semoga berhasil". Kata Bu Nita memeluk Arin


Mereka berdua pun sudah beranjak meninggalkan Bu Nita dan Pak Arya.


"Berhasil apa Bu?". Tanya Pak Arya penasaran kepada sang istri


"Ada deh, ayah kepo". Kata Bu Nita yang langsung mendahului suaminya itu


"Ya terus kalau gak ada siapa-siapa terus kenapa yah". Tanya Bu Nita pura-pura tidak tau


"Ya barang kali Rima butuh adik". Kata Pak Arya menggoda Bu Nita


"Ishh. Ayah ini, kita tinggal nunggu cucu aja ah ibu udah gak kuat kalau buat melahirkan lagi". Kata Bu Nita yang langsung masuk kedalam mobil.


••••••••••••••••••••


Keduanya pun kini sudah berada didalam pesawat. Hanya duduk dan diam saja, entah mengapa setelah menikah mereka tak sejahil tak seakrab dulu, atau mungkin ini yang dinamakan fase pengenalan yang lebih dalam lagi untuk setiap pasangan. Ada yang merasa begitu para raders ketika pertama-tama waktu nikah? kasih bocoran dong author sendiri masih 19 tahun belum ada pengalaman 😂.


Back to Azka and Arin


Setelah kurang lebih 2 jam mereka menaiki pesawat, akhirnya mereka sudah mendarat dengan selamat di Lombok. Dan dari kejauhan sudah ada sopir utusan Pak Budi untuk mengantar mereka ke penginapan.


"Selamat siang, tuan dan nona perkenalkan saya Ilham sopir yang ditugaskan Pak Budi untuk mengantarkan anda dan nona kemanapun selama disini." Jawab seorang pria 27 tahun yang bernama Ilham itu


"Siang juga mas Ilham, mohon bantuannya ya". Kata Arin ramah


"Baik nona, selepas ini saya akan mengantar tuan dan nona ke penginapan". Kata Ilham sambil membukakan pintu mobil.


"Ekhmm. Kok kamu akrab banget sama Ilham Rin? manggilnya mas lagi". Bisik Azka


"Ya terus harus panggil apa dong, kan dia lebih tua dari kita, sayang gitu?". Kesal Arin


*****************


•`***Jangan lupa selalu support Othor ya guys dengan cara:


👍🏼 Like


📝 Coment


❤️ Vote


Sebanyak-banyaknya. Terimakasih ✨


BERSAMBUNG***.....