LOVE STORY OF AZKA AND ARIN

LOVE STORY OF AZKA AND ARIN
Bertemu kembali (1)



"Arya coba kamu cerita mengapa perusahaanmu mengalami kebangkrutan?". Tanya Pak Budi


"Aku sakit jantung di, yang harus memaksakan ku untuk keluar masuk rumah sakit, sudah banyak rumah sakit yang aku kunjungi baik dalam negeri, maupun luar negeri itu yang membuat keuangan perusahaan ku membengkak". Jawab Pak Arya dengan lesu.


"Lalu mengapa kau tidak mencariku apa kau tak menganggapku saudara?". Kata Pak Budi sambil sedikit membentak.


"Hahaha aku tak mau menyusahkanmu". Jawab santai Pak Arya


"Lalu perusahaanku yang sudah sukses sekarang ini, apa juga bukan karena hasil keringat jerih payahmu juga? kita bekerja bersama membangun perusahaan kita". Jawab dengan nada marah, Azka yang hanya mendengarkan perbincangan ayahnya dengan sahabatnya sedikit kebingungan.


"Tak apalah sudah menjadi nasibku sekarang ini". Jawab Pak Arya.


**********


Di tempat lain yang tidak jauh dengan mereka nampak Arin yang sedang bingung mencari ayahnya.


Ayah kemana sih kan aku udah bilang sama ayah untuk di sini saja. Batin Arin dengan khawatir.


Lalu Arin pun terus mencari sekeliling dan menemukan ayahnya yang sedang duduk di kursi bersama dengan dua orang pria namun tidak jelas mereka siapa karena mereka membelakangi Arin, Arin pun langsung menghampiri ayahnya dengan lari.


"Ayah kemana saja sih ini minum ayah jangan buat aku khawatir dong". Tanya Arin sambil memberikan minuman ke ayahnya.


"Ini putri sulung mu ar? cantik juga". Pak Budi menatap Arin


"Arin beri salam dulu sama Pak Budi dia sahabat lama ayah". Sambil menarik tangan Arin


"Arin Om". Sapa Arin sambil mencium punggung tangan Pak Budi.


Lalu seketika Arin pun menoleh pada seseorang yang dari tadi hanya diam dan hanya bermain ponselnya di samping Pak Budi.


"Loe? manusia kutub". Tanya Arin sambil menoleh kaget ke Azka.


"Loe cewek gila". Tanya balik Azka yang sama kagetnya dengan Arin.


"Loh kalian berdua sudah saling mengenal rupanya". Tanya Pak Budi


"Dia cewek aneh dikampus yah". Jawab Azka


"Dasar manusia datar manusia kutub manusia balok es". Jawab Arin tak kalah ketus.


"Maksud ayah apa coba cewek kek gini dibilang bawa angin segar yang ada malah hawanya jadi mistis kek gini". Jawab Azka


"Dasar genderuwo". Kata Arin sambil mengeluarkan lidahnya


"Dasar mbak kunti". Jawab Azka


"Eh eh eh kok malah jadi berantem gini sih". Pak Arya menengahi


"Kamu tau dia az?". Tanya Pak Budi pada Azka


"Gak yah". Jawab Azka


"Lah belum kenal tapi udah berantem" Tanya Pak Budi dengan heran


"Hati-hati yah kalau didekat cewek aneh itu bawaannya sial mulu". Azka berbisik kepada Pak Budi namun suaranya terdengar sampai ke telinga Arin.


"Apa loe bilang?". Tanya Arin sambil melempar botol kosong bekas Arin mineral nya keperut Azka


"Awww". Azka pura-pura kesakitan


"Hahaha kalian ini kok kaya Tom and Jerry sih". Tanya Pak Arya sambil terkekeh


"Ayo kalian kenalan dulu jangan berantem terus nanti jadi cinta loh". Kata Pak Budi menggoda


"No, ayah gak mungkin aku jatuh cinta sama cewek aneh kek gitu". Jawab Azka


"Cih,,, yang mau jatuh cinta sama loe juga siapa". Jawab Arin kesal


"Loh kok malah berantem lagi ayo kenalan". Kata Pak arya sambil menarik tangan Arin untuk bersalaman dengan Azka


"Emm iya yah. Arin". Sambil bersalaman dengan Azka


"Azka". Langsung menarik tangan nya


***Mohon maaf jika masih ada kata yang typo


Bersambung***.....