
Sahabat Aksa sudah datang dan menunggu orang yang berulang tahun dan mereka juga kesal karena harus menunggu Jordan juga dan Rayen mengomel
"Yang punya acara niat enggak sih?sih Aksa gue maklum pasti dia lagi itu sama Katya,tapi yang bikin gue kesal ni sih Jordan ngapain sih dia masih molor jam segini?"Omel Rayen dengan suara ibu kost yang nagih uang sewa
"Rayen gue juga kesel dengan Lo nih! mending lo diam biar aman dunia!"ucap Rafael
Mereka diam dan menunggu sih tuan rumah sambil memakan beberapa cake dan snack yang disiapkan Tante Rika
Ketika mereka sudah bosan menunggu Aksa datang dan menuju ruang tamu
"Ini orang ya udah datang!"Rafael
"Lumutan tau gue nunggu Lo berdua!"Rayen
"Selamat ulang tahun Aksa"Loren
"Makasih Loren!"Aksa
Mereka mengobrol dan berbincang tentang masalah bisnis dan sedikit bernostalgia dan Loren cuma diam
"Reyhan enggak datang?"Aksa
"Gue udah enggak pernah dengar kabar tuh anak"Rayen
"Dia udah lama lost contact dengan kita"Rafael
"Kenapa enggak tanya aja sama Zara dia kan adiknya?"Rafael
"Nanti aja soalnya Zara belum datang!"Aksa
Ketika mereka mengobrol terdengar teriakan dari arah depan
"Yuhu......kakak adik mu yang tampan ini sudah datang"Teriak Kevin yang menggema di seluruh mansion itu
"Kevin Lo gak usah bikin malu lah!"Kata Leon
"Terserah gue dong kak!"
Kevin masuk dan langsung saja memeluk Aksa dan mencium pipinya Aksa dan orang yang melihat itu bergidik ngeri melihat aksi Kevin
"Kakak happy birthday!"kata Kevin dan mencium pipi Aksa
"Kev.....udah Lo enggak malu apa di lihat orang?"Leon
"Enggak!"Kevin
"Aksa Lo masih normal kan?"tanya Rafael
"Katya tau enggak kalau Aksa selingkuh dengan adiknya sendiri?"Rayen
"Lo berdua enggak usah ngomong macam-macam gue masih normal!"Aksa
"Selamat ulang tahun kak!"Kata Leon dan menyodorkan kota kecil ke Aksa
"Makasih Leon!dan mana hadiah dari mu Kevin?"Aksa
"Kakak masih butuh hadiah?kan aku tiap hari udah ngasih kakak hadiah itu masih kurang ya?"Kevin
"Iya sayang itu masih kurang buat ku sayang!"Kata Aksa dengan suara yang dibuat centil
"Ih....Aksa kok mirip banci yang mangkal di jalan?"Rayen
"kau emang selalu memberikan diriku hadiah tapi surat panggilan ke sekolah untuk mengurus semua kenakalan mu!"Aksa menjewer telinga Kevin
"Aw....aw.... Kakak kasihanilah adikmu yang tampan ini!kau tau kan kalau kak Leon sama kak Katya tidak mau datang bukan?"Rengek Kevin
"Jangan pernah membuat masalah lagi dan aku begitu kesal melihat guru mu yang berdandan begitu menor!"Aksa
Ketika Aksa mengomeli Kevin,Loren melihat Leon yang selama ini dicari oleh dirinya
"Jadi ini yang dimaksud harabeoji?Leon anak pertama Tante Irene!"kata Loren dalam hatinya
Leon merasa risih ditatap oleh Loren dan langsung membuka suaranya
"wae jakku nal chyeodabwa?"(kenapa kau menatapku?)
"nuguseyo?"(siapa dirimu)
"neon nal molla?"(kau tidak mengetahui ku?)
"Kim noin-ege naega dol-awassdago jeonhaejwo"(katakan pada sih tua Kim aku sudah kembali)
"Udah lo berdua jangan buat masalah disini!kalau Lo baku hantam tempat lain aja!"sela Rafael
Loren dan Leon terus memancarkan tatapan tajam mereka dan membuat atmosfer sedikit tidak nyaman
"Kak kau tidak usah memikirkan mereka sampai lebaran monyet pun mereka gak akan pernah selesai !"kata Kevin
"Nih bocil ngeselin juga ya!"Rayen
"kau bilang akau bocil?you don't know who am i?"Protes Kevin
"No....i'm bad boy!"Kevin
Kevin dan Rayen juga memberikan tatapan tajam mereka, Rafael dan Aksa menepuk jidat mereka
"Mereka emang mirip ya? sama-sama ngeselin!"kata Rafael
"Apa mereka berempat datang hanya ingin bermain tatapan?"Aksa
Katya datang dengan membawa black forest cake
"Honey selamat ulang tahun....."katya
Katya merasa suasana yang agak sedikit mencekam yang diberikan oleh mereka berempat, mereka masih saling menatap dan tidak mengetahui keberadaan Katya
"Honey what happen?"tanya Katya
"I don't know how to explain it!"jawab Aksa
Katya begitu malas melihat mereka saling menatap dan bahkan dia agak sedikit takut bagaimana jika mereka jatuh cinta,Katya mengambil segelas minuman yang ada di atas meja dan menyiram minuman itu ke wajah mereka berempat
"Katya.........!"teriak mereka berempat
"What are you doing?"tanya Rayen
"Baju ku basah jadinya!"Kevin
"Kalau Lo berempat datang kesini untuk main tatapan di tempat lain sana!orang disini lagi ingin happy Lo semua malah ngerusak suasana!"omel Katya
"Hayo.....hayo....Bu bos sudah marah!"kata Rafael
"Diam Lo!"teriak Loren dan Rafael
Ketika mereka diomelin oleh Katya terdengar suara Zahra yang teriak
"Tante.......oh......Tante........!"Teriak Zahra
"Eh Zar......gak usah teriak segala ini bukan hutan!"Loren
"Kok oppa ada disini sih?"Zahra
"Terserah gue dong!"Loren
"Kok kak Aksa gak bilang jika Loren oppa ada disini?"Zahra
"Emang kenapa?"Aksa
"Soalnya dia adalah manusia yang begitu nyebelin!"Zahra
"Bilang ajalah Zahra Lo enggak mau ketemu sama Loren karena Lo pernah ditolak!"Rafael
Zahra ingin membenturkan kepala Rafael ke tembok kalau bisa dia enggak melempari Rafael dengan sepatunya itu
Ketika dia memalingkan wajahnya karena malu mengingat dirinya pernah ditolak Loren, Zahra melihat ada orang asing juga berada disini dan bertanya siapakah dia?
"Kat.....!"
"What?"
"Who is he?"
"My brother"
"Do you have a brother besides Kevin?"
"Yes he is my brother!why?"
"His name?"
"Leon!You like him?"
"Yes......Oh....no......."
"Cie....you are blushing!"
"Ih.... Katya"
"Gak dapat Loren oppa dapat dia pun jadi!"kata Zahra dalam hati
**Teruntuk silent reader dimohonkan untuk memberikan like dan komentarnya karena sangat dibutuhkan agar author bisa menulis cerita ini dan author sudah mulai kehilangan semangat menulis
Don't forget to like and comment
Follow Ig author tasya_1438 DM kan aja nanti author follback
Dan mampir ke cerita baru author berikan like dan komentar kalian**