Love By Accident

Love By Accident
I'm yours



Seorang gadis yang sedang memandang wajah suaminya yang sedang tertidur,dan terus mengelus kepalanya, suaminya tidak terganggu dengan apa yang dilakukan oleh istrinya.


Dia membuka tirai jendela dan membiarkan sinar matahari masuk kedalam kamar mereka,dia membangunkan suaminya.


"Honey....wake up.....!"Katya berteriak kecil


Aksa terus tidur dan tidak terusik sama sekali dengan teriakan kecil katya.


"Aku masih ngantuk Angel, biarkan aku tidur sebentar lagi!"kata Aksa masih menutup matanya


"Tapi ini sudah siang honey,ayok bangun!kau juga harus makan dan minum obatmu"kata Katya


Aksa memutuskan bangun karena malas mendengarkan rengekan Katya dan dia melihat wajah Katya yang sedang memerah.


"Apa kau akan terus menatap diriku?aku tau aku tampan tapi kau tidak perlu menerus menatap diriku!"kata Aksa


"Aku tidak menatap dirimu,aku sedang kesal karena aku begitu lelah harus membangunkan dirimu"kata Katya dengan memanyunkan bibirnya


Aksa begitu gemas dengan tingkah istrinya dan dia mencium bibirnya Katya dengan begitu lembut,Katya diam dan membiarkan Aksa terus menciumi dirinya dan Katya berteriak kecil karena Aksa tiba-tiba menggigit lehernya dan meninggalkan jejak.


"Honey...! kenapa kau menggigit leherku?"tanya Katya


"Tidak tau!aku hanya ingin meninggalkan jejak kepemilikan ku pada dirimu!"kata Aksa


Katya mendengarnya merasa malu dan memegang bekas kissmark yang ada di lehernya.


"Kau tidak perlu meninggalkan jejak apapun pada diriku karena aku memang sudah milikmu dan kau boleh menyentuh diriku kapanpun yang kau inginkan,because i'm your wife!"kata Katya tersenyum


Jantung Aksa berdetak lebih cepat ketika mendengar perkataan Katya dan memeluk dirinya Katya


"Thanks for everything,i wish we could life happily!"kata Aksa


Katya mencium bibir Aksa dan tiba-tiba....


Tok....tok...tok...


"Kakak....!bangun..... sarapan sudah siap"teriak Kevin


"Wait a second...!"teriak Katya dari dalam


Kevin pergi dari situ dan tidak tau apa yang sedang terjadi di dalam.


"Kau dengar itu kau harus mandi,ayo bangun biar aku memandikan dirimu"kata Katya


"Hem....."Aksa


Katya menghabiskan waktu 20 menit memandikan Aksa dan memakaikan dirinya sweater berwarna hitam dan celana jeans.


Katya juga mandi dengan waktu singkat dan sedikit menghias dirinya,mereka keluar dan menuju ruang makan Katya mendorong kursi roda Aksa


Mereka melihat Bu Wati dan Kevin yang sedang menunggu mereka,Aksa melihat wajah Kevin dan merasa dirinya pernah bertemu dengan dirinya tapi bukan dirinya Kevin tapi orang lain.


"Bagaimana dengan penerbangan kalian kemarin?apa semua baik-baik saja?"tanya Bu Wati


"Semua baik-baik saja,tidak ada masalah!"kata Aksa


"Aku berharap dirimu nyaman disini!"kata Bu Wati


Mereka makan dalam keadaan diam dan merasa suasana yang agak sedikit canggung,Kevin melirik Aksa tapi Aksa tidak menyadarinya.


Setelah selesai sarapan Katya pergi ke kamar dan mengambil Coat karena sedang musim dingin disana dan berpamitan pada Aksa.


"Mas..!aku pergi dulunya ada urusan yang harus ku selesaikan!"kata Katya mencium punggung tangan Aksa


Aksa menganggukkan kepalanya dan Katya pergi dari hadapannya dan Aksa memutuskan menelusuri setiap sudut mansion ini.


Aksa juga melihat beberapa foto yang berada disudut rumah dan melihat foto kedua orang tuanya Katya,Katya ketika dia kecil dan juga beberapa foto Kevin


"Pantas saja aku merasa pernah bertemu dengan Kevin ternyata itu dirimu papa..!putrimu memiliki hati yang begitu lembut aku menyesal karena pernah menolak permintaan mu"gumam Aksa


Aksa juga melihat foto ibunya Katya tapi dia juga terkejut melihat orang yang berada di foto ini dan merasa pernah melihatnya dan dia ingat bahwa dia pernah melihatnya di suatu tempat.


Aksa melihat foto anak perempuan kecil yang begitu menggemaskan dan dia ingat siapa anak perempuan itu.


"Cebol...!apa anak perempuan kecil itu adalah Katya?"Aksa


Aksa memandang setiap foto yang berada disudut ruangan itu dan melihat foto keluarga Katya,foto pernikahan kedua orang tuanya,dan juga melihat foto pernikahan dirinya dan Katya yang juga dipasang.


Aksa mendengar suara piano dan mencari dari mana suara itu berasal,dia melihat Kevin yang sedang bermain piano yang berada di taman.


Aksa mendekati Kevin dan Kevin melihat Aksa tapi dia terus melanjutkan permainannya,Aksa membuka suaranya agar tidak ada kecanggungan diantara mereka.


"You can play piano?"tanya Aksa berbasa-basi


"Yes,i can!you?"tanya Kevin


"Aku bisa bermain tapi sedikit yang ku tahu"kata Aksa


"Apa kau tau cara memainkan karya 'Der Flohwalzer'?"tanya Kevin


"Iya aku tau..!"jawab Aksa


"Mainkan...aku ingin mendengarnya"minta Kevin


Aksa tidak bisa menolak permintaan Kevin tapi dia teringat satu hal bahwa dia tidak bisa bermain piano kalau pedal piano tidak diinjak.


"Maaf...aku tidak memainkan piano"kata Aksa


"Aku tau kau tidak bisa memainkannya karena kau tidak bisa menginjak pedal bukan? bagaimana aku yang menginjaknya dan tanganmu yang bermain"perintah Kevin


Aksa tidak bisa menolak permintaan Kevin dan dia memainkan tangannya dan menekan setiap tuts dengan begitu lembut dan Kevin yang menginjak pedal nya.


Permainan yang dilakukan Aksa menghasilkan melodi yang indah dan enak di dengar.


"Permainan mu sangat indah!darimana kakak belajar bermain piano?"tanya Kevin


"Aku pernah mengikuti kelas piano tapi aku berhenti karena itu sangat membosankan"kata Aksa


"Iya kakak benar itu sangat membosankan!"kata Kevin


"Kenapa kau memainkan itu kalau kau mengatakan itu membosankan?"tanya Aksa


"Aku belajar bermain piano karena kakak yang meminta,kata kakak sebelum mama meninggal mama meminta kakak untuk mengajari ku bermain piano"kata Kevin dengan memasang raut wajah yang sedih


"Maaf aku tidak bermaksud"kata Aksa dengan rasa bersalah


"Never mind!apa kakak mau mendengarkan cerita tentang kak Katya?"tanya Kevin


"Aku penasaran dengan cerita mu"kata Aksa


"Kakak adalah Krista Lenz!seorang pianis yang paling terkenal dan begitu misterius,kakak juga pernah belajar di sekolah khusus musik untuk mengasah kemampuan kakak tapi karena orang itu mimpi kakak dan kerja keras yang dilakukan selama ini hancur karena orang itu"Kata Kevin


Aksa tau kalau Katya dulunya adalah seorang pianis tapi dia tidak tau kalau alasannya dia meninggalkan dunia musik karena seseorang.


"Kakak jangan memberitahu kak Katya kalau aku menceritakan ini padamu,kalau kau memberitahu dirinya aku tidak akan pernah berbicara dengan mu lagi"kata Kevin


"Baik..aku tidak akan memberitahu dirinya tapi dengan saru syarat!"kata Aksa


"Syarat apa?"tanya Kevin


"Aku akan memberitahu mu jika aku sudah memikirkan syarat apa yang harus ku berikan pada dirimu"kara Aksa dengan begitu santai


Kevin mendengar itu cemberut dan Aksa cuma bisa ketawa melihat wajah Kevin yang begitu kesal.


**Maaf author jarang update dikarenakan author memiliki banyak urusan,author harap readers terus mendukung cerita ini.


Don't forget to like and comment


Yang ingin mendengar permainan piano Der Flohwalzer bisa dengar di YouTube


See you..☺️**