
Aksa dan Katya yang sedang menikmati coklat panas di taman dan angin malam yang dingin
"Bagaimana kabar grandpa?"
"Dia baik dan dia memilih tinggal di kediaman Wilson dengan alasan agar dia bisa mengawasi mereka!"
"Mungkin dia ingin menebus semua kesalahannya,Katya kata dokter Zain aku masih ada harapan untuk melakukan itu!"
"Aku senang mendengar itu,aku selalu berharap akan ada malaikat kecil yang hidup di perut ku ini!"
"Aku sangat berharap memiliki anak laki-laki,dia akan mirip dengan ku dan setelah itu memiliki anak perempuan dia pasti begitu cantik seperti ibunya"
"Hidup kita akan bahagia dengan kehadiran malaikat kecil kita"
"Tapi sebelum kita memiliki anak,Angel sayang aku mohon pada mu kita harus menyelesaikan semua masalah di masa lalu karena aku tidak ingin masa lalu kita akan menggangu kehidupan kita"
"Berdamai dengan masa lalu?aku tidak bisa,aku tidak akan pernah bisa memaafkan semua kesalahan orang-orang di masa lalu ku"
"Sayang.....aku tau pasti begitu sulit tapi ayok kita lakukan ini untuk membuat anak-anak kita tidak terusik dengan masalah kita"
Katya terdiam untuk sesaat dan memikirkan apa yang dikatakan Aksa itu benar,dia tidak ingin hidup anak-anaknya akan terganggu karena teror masa lalu kedua orang tuanya
"Aku akan memikirkannya,aku lakukan ini demi kehidupan anak-anak kita nanti"
Katya mengerucut bibirnya karena dia begitu tidak suka karena dia harus memaafkan kesalahan Yuri yang telah menghancurkan mimpi dan usaha yang telah disusun dengan begitu baik
"Aku tau kau kesal dengan saran ku ini tapi aku tahu kau pasti selalu menuruti semua perkataan ku"
"Aku kesal dan tidak mau berbicara dengan mu!"
Aksa langsung saja ******* bibir Katya dan Katya membalas ciuman Aksa
"Ihhhh...... honey jangan lakukan ini disini kan kita bisa main di kamar,kan malu jika ada yang ngelihat kita"
"Aku sangat menyukai ketika kau memanyukan bibir mu itu dan aku ingin memakan mu karena kau begitu seksi"
"Ih.....honey.......!"
"Ayok kita masuk ke kamar karena aku ingin memakan mu"
"Honey.....!"
Kediaman Wilson
Leon dan Kevin yang begitu kesal dengan kakek nya karena memasak makanan yang begitu aneh
"Grandpa apa kau yang memasak ini?"Leon
"Iya.....aku sengaja membuat khusus untuk kalian, mari kita makan"grandpa
"Aku tidak mau memakannya karena ini gosong dan baunya begitu tidak enak"Kevin
Grandpa memasukkan daging gosong itu ke mulutnya dan merasakan itu dan membuat dia ingin muntah
"Makanan apa ini?siapa tukang masak kalian cepat pecat mereka karena telah menyajikan makanan yang tidak enak"
"Teruntuk untuk grandpa tersayang yang memasak itu semua dirimu dan kau harus memakan ini semua karena ajaran keluarga ini tidak pernah membuang makanan!"Kevin
"Kau ingin aku memakan ini semua?"
"Grandpa ngapain sih pake acara masak makan malam?"Leon
"Grandpa cuma iseng aja!"
"Kalau grandpa tidak bisa memasak lebih baik grandpa tidak usah masuk ke dapur"Kevin
"Bagaimana dengan makanan ini?apa kita harus memakan ini?"Leon
"Tidak usah! cepat buang makanan ini dan cepat siapkan makanan yang lain!"
Pelayan yang mendengar perkataan tuan besar William mengambil makanan itu dan membuangnya ke tong sampah
"Grandpa tau ini untuk pertama kalinya kita membuang makanan"Leon
"Apa......!kau tau aku bahkan tiap hari selalu membuang makanan yang membuat aku tidak nafsu makan bahkan aku terus mengganti chef"
"Itu grandpa yang tidak tahu bersyukur!ajaran keluarga ini selalu mengajarkan untuk menghargai makanan agar kita lebih bersyukur dengan apa yang kita punya sekarang dan memberitahu kita bahwa diluar sana masih ada orang yang kelaparan karena tidak memiliki makanan"Kevin
Grandpa terdiam mendengar perkataan cucunya bahkan selama ini dia tidak pernah bersyukur dengan apa yang dia punya sekarang walaupun hartanya tidak akan habis tujuh keturunan
"Siapa yang mengajarkan ajaran itu?"
"Papa....."Kevin dan Leon
"Apa.....!anak itu yang mengajarkan kalian?aku tidak memercayai ini, bagaimana bisa dia mengajarkan hal-hal seperti itu?"
"Papa enggak seperti grandpa!"Kevin
"Jika grandpa ingin tinggal disini grandpa tidak boleh membuang makanan agar grandpa selalu bersyukur dan grandpa juga harus menghargai semua orang di rumah ini walaupun dia pelayan sekalipun karena mereka manusia yang pantas dihormati dan dihargai"Leon
"Iya.... grandpa akan menuruti perkataan kalian"
Grandpa begitu malas mendengarkan ceramah cucunya karena cucunya menampar dirinya tanpa sadar dengan semua perkataannya
Dia merasa tidak pernah mengajarkan hal-hal kecil seperti ini karena merasa hal itu tidak penting karena berpikir semua orang akan tunduk dengan kekuasaan nya
Dia juga bangga karena memiliki cucu seperti mereka yang selalu menghargai hal-hal kecil
Don't forget to like and comment
Dan follow Ig author tasya_1438 dan DM kan nanti author follback