
Seminggu kemudian
Besok adalah ulang tahun Aksa tapi Aksa lupa dengan ulang tahunnya sendiri dan Katya malah senang karena Aksa melupakannya
"Angel!kau tidak perlu menunggu ku nanti malam!aku akan ada meeting dengan kolega ku"
"Apa kau akan pulang malam honey?"
"Ya...!"
Katya memasang dasi ke Aksa dan merapikan sedikit pakaiannya, mereka turun untuk sarapan dan setelah selesai semua pergi menjalankan kesibukan masing-masing
"Katya....aku pergi!dan ingat tidak perlu menunggu ku!
Katya melihat Aksa sudah pergi, langsung saja menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk mendekorasi kamarnya,Katya meminta pelayan untuk mengganti bed cover dengan yang baru setelah itu dia menyemprotkan pewangi di tempat tidurnya,Katya juga menyebarkan kelopak bunga mawar
Melihat semuanya telah selesai Katya merasa ada yang kurang
"Gue harus ke salon!masa gue kucel kayak gini nanti mas Vino gak selera ngelihat gue nanti!"
Katya mengambil tasnya dan turun ke bawah,mami Rika melihat Katya yang ingin pergi ke luar bertanya kepada dirinya
"Katya!kau mau pergi kemana?"
"Mau ke salon!"teriak Katya
"Mami ikut!"
"Ngapain mami ikut?"
"Jelaslah mami mau perawatan juga biar papi gak selingkuh dari mami! tunggu mami sebentar!"
Mami Rika pergi mengambil tasnya dan Katya malah menggerutu
"Kok mami ikut sih?kan gue juga mau ngambil perawatan itu biar nanti mas Vino makin rapat sama gue!"
"Katya.....! teriak mami Rika
"Mi gak usah teriak"
"Ayok kita pergi biar nanti gak lama!"
Katya mengendarai mobil dengan kesal karena mami Rika ikut bersamanya, setelah satu jam mereka tiba di tempat langganan mami Rika
Mereka masuk dan mami Rika mengobrol dengan bagian resepsionis
"Selamat datang!"
"Mbak....saya pesan yang macam biasanya yang ada paket itu!"
"Seperti biasa kan Bu?"
"Iya samakan juga dengan menantu saya!"
"Baik dan silahkan menunggu!"
Katya kaget dari mana mertuanya tahu jika dia ingin mengambil paket itu juga
"Mami tahu kalau kau ingin itu!besok Aksa ulang tahun pasti dirimu ingin memberikan service terbaik buat Aksa kan?"
"Kok mami tahu sih?kan Katya malu mi!"
"Ekspresi wajah mu sudah ketebak! Katya mami akan kasih tahu cara menaklukkan pedangnya Aksa!"
"Ih gak usah malu,mami kasih tahunya cara membuat suami makin tambah cinta sama kita tuh harus kasih service terbaik agar uang belanja juga ditambah!"
"Mi..... bagaimana cara menaklukkan pedangnya?"
"Tenang saja mami akan kasih tahu! kita lakukan perawatan sambil kita ngobrol"
Mereka melakukan perawatan wajah, sesekali mami Rika memberitahu Katya bagaimana menaklukkan pedang
………………………………………………………………………………………………………………………
Aksa dan Rafael sedang meeting dengan klien mereka, setelah klien mereka pergi, mereka memutuskan untuk makan siang di restoran
"Udah lama kita gak makan siang bersama kan Aksa?"
"Iya sudah lama sekali mungkin sejak aku kecelakaan"
"Cherry apa kabar?"
"Lo masih suka sama adik gue?"
"Enggak!gue cuma basa-basi aja!"
"Gak usah ngelak!"
Ketika mereka mengobrol datang seorang pria yang paling mereka benci
"Wow......ada sih cacat disini!"Galen
"Lo ada masalah apa sih dengan kita?"Rafael
"Boleh gue duduk?"Glen langsung saja duduk di kursi yang kosong
"Aksa....!gue denger Lo batal nikah dengan Fani?Kalau gue jadi Fani mungkin gue akan ninggalin Lo, buat apa menyia-nyiakan hidup dengan mengurus orang cacat!"
Rafael mendengar itu ingin memukul Galen tapi Aksa memberikan isyarat agar Rafael tidak melakukannya
"Terus Lo mau apa?"tanya Aksa
"Gue ingin istri Lo!"
"Tarik perkataan Lo itu!"Aksa
"Aksa Lo gak kasihan gitu sama istri Lo yang cantik itu harus bersanding dengan dirimu? ayolah gue denger istri Lo itu begitu cantik bahkan lebih cantik dirinya daripada Fani,dan dia berasal dari kalangan atas,lebih baik dia bersanding dengan diriku daripada dirimu!Jika Lo cerai sama istri Lo gue siap jadi suami barunya!bye....."Ucap Galen
Galen pergi dengan tertawa meremehkan Aksa dan Rafael mendengar itu begitu marah
"Aksa kenapa Lo hentikan gue untuk kasih pelajaran ke itu orang?"
"Gue gak mau punya masalah lagi dengan tuh orang!"
"Lo gak usah dengerin semua perkataan Galen,Lo harus yakin bahwa Katya tidak akan pernah ninggalin Lo,gue bisa lihat tatapan Katya yang begitu dalam terhadap Lo!"
Aksa ingin tidak memikirkan itu tapi perkataan Galen masih terngiang di kepalanya dan dia merasa ketakutan yang begitu besar
**Hello guys maaf author jarang up
oh ya guys mampir ke cerita baru author dan sampaikan saran dan kritik kalian**