Love By Accident

Love By Accident
Cambuk



Katya yang sedang menatap keluar jendela dan terus memikirkan apa yang dilakukan mulai sekarang, dia tidak ingin kehilangan apapun ketika dia ingin membalaskan dendam nya


Katya teringat ketika ayahnya begitu marah terhadap dirinya karena sebuah skandal


Flashback on


Seorang pria yang sedang menunjukkan kemarahannya terhadap putrinya dan juga dia sedikit mabuk


"Apa-apaan ini Katya hah?"


James melemparkan koran ke Katya yang cuma bisa diam dan melihat kemarahan ayahnya


"Kau membuat diriku begitu malu terhadap perbuatan yang telah kau lakukan! beritahu aku apa yang membuat sampai nekat meminum obat-obatan terlarang Katya?"


"Aku tidak pernah meminum itu papa!aku dijebak oleh Yuri!"


"Dia menjebak dirimu?sudah berapa kali ku bilang tinggalkan dunia musik tapi kau tidak pernah mendengarkannya,kau telah membuat ku menjadi ayah yang gagal Katya!"


Katya begitu takut ketika mendengar teriakkan ayahnya bahkan dirinya tidak berani menatap ayahnya,tapi James menatap putrinya begitu tajam dan mengambil cambuk yang berada di ruang kerjanya


"Sini kau anak sialan!"


Katya ketakutan melihat ayahnya yang ingin memukul dirinya bahkan dia tidak punya tenaga untuk menghindar dari amukan ayahnya


Katya begitu kesakitan mendapatkan cambukan dari ayahnya dan dirinya cuma bisa pasrah


"Apa yang mau katakan ke ibumu hah?kalau putri kesayangannya malah menjadi seorang pecandu!"


James terus mencambuk Katya sampai pintu terbuka terlihat James yang sedang mencambuk Katya, melihat itu Leon dan Bu Wati langsung menghentikan James


"Tuan sudah hentikan dia masih anak-anak!"


Bu Wati berusaha menahan James yang ingin mencambuk Katya dan juga Leon yang juga menahan ayahnya karena melihat wajah kesakitan adiknya


"Papa.....!sudah hentikan dia kesakitan pa!"


"Biar tau rasa dirinya! apa yang kurang dari ku sehingga dia meminum obat-obatan terlarang?"


"Tuan.....! Katya difitnah oleh orang yang iri terhadap karirnya!tuan tenangkan diri anda,anda sedang mabuk nanti Kevin terbangun mendengar teriakkan tuan!


"Aku begitu malu karena darahku yang berada ditubuhnya telah kotor!apa yang akan ku katakan terhadap Irene karena telah gagal menjaga kalian!"


"Kalau papa tidak percaya sama Katya ayuk kita melakukan tes apa aku seorang pecandu atau tidak!"


Katya berteriak karena merasa malu dan kecewa terhadap dirinya ketika mendengarkan perkataan ayahnya


"Katya ayuk berdiri!"


Leon membantu Katya berdiri dan dia melihat bekas cambukan yang dilakukan ayahnya dan Bu Wati menenangkan James


"Karena dirimu Yuri ayahku bahkan dengan teganya memukul diriku dan aku merasa malu sampai aku tidak berani menatap papa,Yuri aku akan menghancurkan karirmu dan membuktikan bahwa dirimu lah yang seorang pecandu!"


Katya tersenyum karena telah memikirkan apa yang akan dia lakukan sampai suara pintu terbuka dan melihat Aksa yang sedang mendorong kursi rodanya


Katya langsung menghampiri Aksa dan membantu dirinya melepaskan pakaiannya dan membiarkan dirinya berbaring di atas tempat tidur,Katya pergi dan kembali dengan membawa seember air hangat


"Sini kakimu!"


Katya memasukkan kaki Aksa kedalam air hangat dan memijit kakinya agar melancarkan peredaran darah agar darah tidak membeku karena sudah tidak bisa berjalan


"Apa kau tidak lelah setiap malam selalu menunggu ku dan merendamkan kaki ku di air hangat?"


"Enggak! karena ini sudah menjadi tugasku untuk berbakti dan melayani suamiku!"


"Aku begitu penasaran bagaimana orang tuamu mendidik mu sehingga kau bisa menjadi istri yang baik!"


"Dari aku kecil aku selalu memerhatikan mama,kau tau mama selalu mematuhi semua perintah papa dan selalu melayani dirinya"


"Mama sangat mencintai papa!aku ingin kita bisa seperti mereka!"


"Kita sudah seperti mereka!kau selalu ada untukku dan begitu juga dengan ku!"


"Katya....!apa kau bisa menemani ku untuk konseling dengan dokter?"


"Iya....!kumohon jangan terlalu memaksakan dirimu biarkan itu berjalan dengan sendirinya!"


"Aku tidak ingin kita hidup kesepian tanpa seorang anak!aku selalu membayangkan mereka akan berlari kearah ku dan aku menggendong mereka!"


"Kau ingin anak laki-laki atau perempuan?"


"Laki-laki karena aku berharap dia bisa melindungi adik-adiknya karena aku tidak mungkin bisa melindungi mereka!"


Katya terdiam dan merasa bersalah karena telah merenggut kedua fungsi kaki Aksa


"Kenapa kau terdiam? kumohon jangan pernah menyalahkan dirimu lagi!aku sangat beruntung karena memiliki Istri seperti dirimu!"


Katya tersenyum dan merasa jantungnya berdetak begitu lebih cepat dan memeluk Aksa


"Sudah ayuk kita tidur!"


Mereka tidur dan Katya terus memeluk Aksa dan Aksa mengelus pucuk kepala Katya


**Don't forget to like and comment


Dan follow Ig author tasya_1438 dan DM kan nanti author follback**