Falling In Love With Mafia Boss

Falling In Love With Mafia Boss
Season 2 Part 8



Happy Reading!!


Sore itu Elle pergi ke taman kota ingin menghilangkan rasa sesak dalam hatinya. Tanpa disadarinya seseorang mengikutinya dari belakang.


Dua orang pria langsung memegangi tangannya dan lalu membiusnya.Elle tak sadarkan diri dan di masukan dalam mobil setelah itu mobil tersebut melesat menjauh.


Skip Di Mansion Maxton


Maxton meletakkan tubuh Elle di atas ranjang setelah itu menjauh darinya.Dia tersenyum miring karena berhasil menculik gadis kesayangan dari keluarga Walter.


"Mulai sekarang rumahmu adalah disini Elle. " gumam Max berbalik dan berjalan keluar dari kamar yang di tempati Elle.


Tiga puluh menit kemudian


Elle telah sadarkan diri lalu bangun dan menatap sekelilingnya yang terasa asing.Dia mengingat kejadian di taman sontak membuatnya bergetar ketakutan.


"Aku telah diculik seseorang. " batin Elle.


Elle bangkit dan menuju ke pintu lalu mencoba menarik handle pintunya namun ternyata dikunci dari luar.


"Tolong buka pintunya. " teriak Elle dari dalam.


Elle menyerah dan kembali duduk di atas ranjang.Dia mengusap wajahnya kasar karena tidak bisa menghubungi keluarganya dan juga Sean.Elle memeluk kedua kakinya dan terdengar isakan kecil disana.


Satu kemudian Elle merasa lelah menangis dan memilih berbaring di atas ranjang dan tanpa sadari diapun tertidur.


Skip


Malam harinya Elle terbangun karena perutnya berbunyi pertanda dia sangat lapar. Cklek suara pintu di tarik dan masuklah Max sambil membawakan nampan berisi makanan.


Elle terbelalak sekaligus terkejut melihat kehadiran Max. Max meletakkan makanannya di dekat Elle dengan raut datarnya.


"Makanlah bukankah kamu lapar Elle. " ujar Maxton.


"Kamu kenapa ada di sini atau jangan jangan kamu yang membawaku ke mari tuan. " tebak Elle.


"Ya mulai sekarang kamu adalah tawananku karena kamu telah dekat dengan keluarga Walter yang merupakan musuhku! ucap Max dengans tatapan tajamnya.


Elle mengerutkan keningnya bingung mendengar ucapan Max barusan. Maxpun memilih duduk di sofa tak jauh dari tempat Elle dan menatapnya dengan aura dinginnya.


Membuang nafas berat Ellepun langsung melahap makanannya hingga tak bersisa. Setelah selesai Elle meneguk sebotol air lalu menaruhnya kembali di nampan.


"Aku tidak ada urusannya dengan dendammu itu Tuan kenapa kamu melibatkanku. " desis Elle tidak terima.


"Karena kamu gadis kesayangan Sean maka kamu juga musuhku juga dan bersiap siaplah kamu sekarang pemuas nafsuku. " ucap Max beranjak dari duduknya lalu ke luar kamar meninggalkan Elle sendiri.


"Tidak bagaimanapun caranya aku harus kabur dari sini atau menghubungi Sean. " pikir Elle.


Sementara di kediaman Walter


Kendrick menatap tajam kearah Zachary atas kehilangan puterinya Elle dan dia menduga kalau musuh Zachlah yang menculiknya. Zachary membuang nafas pelan melihat tatapan rivalnya yang tertuju padanya.


"Lakukan sesuatu untuk menemukan puteriku Elle, Zach. " geram Kendrick.


Zach memberi kode Hendery dan lainnya untuk mencari tahu keberadaan Elle.Sean terlihat gelisah dan tidak bisa hanya berpangku tangan. Diapun bangkit dan berlalu pergi tanpa berpamitan pada keluarganya.


"Sebaiknya kita cari sekarang juga keberadaan Elle bagaimana Kendrick ". tawar Zachary.


"Oke ayo. " Kendrick bangkit begitu juga dengan Zach dan mereka mencium kening istri masing masing setelah itu pergi.


Rose sangat khawatir dan cemas dengan keadaan puterinya yang sampai sekarang belum kembali.Gladys segera menenangkan sahabatnya tersebut.Dia segera melirik kearah putera sulungnya Alvaro yang diam tak bergeming.


"Al kamu bantu paman Kendrick cari Elle sekarang juga jangan diam saja. " ucap Gladys dengan nada tinggi pada puteranya itu.


"Ayolah Mommy semua orang sudah mencarinya. " decak Alvaro dengan nada malasnya.


"Elle sangat cinta sama kamu dan selalu diam saat kamu memperlakukannya kasar tapi apa balasanmu sekarang kamu tidak peduli dengan nyawanya Al, Ibu sangat kecewa padamu. " mata wanita paruh baya tersebut berkaca kaca menatap puteranya.


Deg mendengar ucapan sang ibu membuat hatknya tercubit.Diapun bangkit dan mencium kening wanita yang telah melahirkannya setelah itu berlalu pergi.


Tangis Gladys pecah melihat sikap puteranya yang keterlaluan dan membuatnya kecewa. Rose langsung memeluknya dan keduanya saling menguatkan satu sama lain.


Di sisi lain


Sean melajukan mobilnya dengan kencang sambil menyuruh sepupunya Mike untuk mencari titik lokasi keberadaan Elle. "


"Elle aku harap kamu baik baik saja dan maafkan aku yang gagal menjagamu. " gumam Sean penuh penyesalan.


Sean memutuskan mengelilingi jakarta mencari keberadaan Elle dan mengabaikan hari yang sudah larut malam.


❇❇❇❇


Elle berdiri di depan jendela menatap lurus ke depan.Dia berulang kali membuang nafas berat mengingat orang tuanya dan juga Sean.


Elle mencoba membuka jendelanya namun ternyata di kunci sontak membuatnya menyerah. Dia memutuskan berbaring di atas ranjang empuknya dan memejamkan kedua matanya berharap besok ada yang datang menolongnya.


TBC