
Setelah kepergian Zach, Gladys kini mengobrol lagi dengan kedua orang tuanya menumpahkan kerinduannya pada mereka.
"Lain kali kamu harus pamit pada Mom, Dad atau kakakmu Rafael ya sayang, " tegur Mommy dengan cemas.
"Iya Mommy, Maafkan aku ya yang telah membuat kalian cemas, " sesal Gladys dengan raut bersalahnya.
Mommy Nadya tersenyum lalu mengusap pelan rambut puterinya setelah itu dia kembali memeluknya.Daddy ikut senang melihat putinya telah kembali pulang.
Tak lama kemudian Mommy melepaskan pelukannya dari tubuh Gladys, putri mereka. Sementara Gladys mengeluarkan ponselnya dari saku celana dan segera membalas chat sahabatnya, Renata.
"Maafkan Aku Rena, Aku baru pulang ke rumah setelah menenangkan diri dan aku baik baik saja kok, " ucap Gladys lalu mengirim pesan ke nomor sahabatnya.
Setelah selesai Gladys meletakkan ponselnya diatas meja kemudian menyandarkan tubuhnya di sofa.
Tak lama kemudian
tap tap suara langkah kaki mendekat..
Rafael berjalan menghampiri keluarganya di ruang tamu setelah di hubungi Daddynya mengenai adiknya yang sudah pulang.
Rafael langsung duduk di sebelah adiknya setelah Mommy kembali duduk disamping Daddy.Dia memperhatikan Gladys dengan raut cemasnya.
"Kamu beneran enggak papa Dys? " tanya Rafel dengan mimik muka khawatirnya.
"Ya Aku baik baik saja kak, " jawab Gladys dengan nada datarnya.
Rafael menghela nafas pelan melihat sikap adiknya yang sepertinya menjaga jarak darinya.
Gladys berpamitan pada orang tuanya lalu beranjak dari duduknya dan pergi dari ruang tamu.Rafael langsung terdiam memandang punggung adiknya yang menjauh setelah itu dia kembali menatap kedua orang tuanya secara bergantian.
🍂🍂
Di kamarnya, Gladys langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang lalu mengeluarkan ponselnya dan menaruhnya disebelahnya. Tiba tiba dia teringat dengan Zachary, pria yang sempat menculiknya.
"Kenapa Aku merasa nyaman setiap kali berdekatan dengannya padahal aku baru mengenalnya, " batin Gladys bertanya tanya.
"Siapa sebenarnya kamu Zach, " gumam Gladys penasaran.
💞💞
Sementara Zach kini berada di Mansionnya bersama anggota BS lainnya.Nicholas kini tengah memperhatikan sang kakak dengan raut wajah penuh tanda tanya.
"Kak Zach, " teriak Nicholas
"Sekali lagi kamu membuatku terkejut tak segan segan aku menebas kepalamu Nich, " geram Zach dengan nada datarnya.
Nicholas berdecih mendengar ancaman yang terlontar dari Leader Black Sword tersebut. Sedangkan para anggota yang lain menahan tawanya agar tidak ketahuan Zach. Jika sampai ketahuan maka tamatlah riwayat hidup mereka.
Zach menghela nafas panjang lalu meneguk segelas wine nya.Entah kenapa dia merindukan gadisnya yaitu Gladys dan hal ini seperti bukan dirinya.Baru pertama kali peduli dan merindukan seorang gadis padahal biasanya dia cuek dan dingin terhadap perempuan.
"Menyebalkan, " decak Zach dengan raut kesalnya.
"Biar kutebak pasti Boss sedang merindukan Nona Gladys ya dan kenapa Boss tidak menahannya dengan cara membuatnya hamil misalnya, " celetuk Hendery dengan santainya.
Zach langsung melirik sinis kearah Hendery. hendery menelan ludahnya kasar melihat tatapan bengis dari sang bos tiran.
Zach mengusap wajahnya kasar lalu melirik jam tangannya lalu mengeluarkan ponselnya. Dia segera mengirimi pesan pada nomor gadisnya.
Sedangkan para anggota BS hanya bisa mendesah lega dan memperhatikan kelakuan boss mereka.
"Sore Sweety, " sapa Zachary.
drt.. drt suara ponsel berbunyi..
Zach langsung mengangkat telepon dari Gladys dengan senyum terhias dibibirnya.
"Halo Sweety kenapa kamu merindukanku ya," goda Zach.
"Zach, sebenarnya kamu siapa? " tanya Gladys mengabaikan godaan Zach.
Deg.. Zach langsung terdiam setelah mendengar pertanyaan Gladys.Dia masih ragu untuk mengatakan siapa dirinya sebenarnya kepada gadisnya.Saat ini dia bingung harus membalas pertanyaan Gladys dengan apa.
"Sweety, Aku sama seperti kakakmu seorang Ceo perusahaan, " jawab Zach sambil berbohong.
"Oh akhirnya aku lega mendengarnya lalu bagaimana kalau kita besok ketemuan Zach?" tanya Gladys penuh harap.
"Baiklah Sweety besok aku akan datang menjemputmu cantik, " balas Zach.
Tut Zach mengakhiri percakapannya dengan Gladys terlebih dahulu setelah itu menyimpan ponselnya dalam saku.Entah kenapa Dia malah berbohong mengenai jati dirinya pada Gladys.
"Maafkan Aku sweety, Aku terpaksa berbohong padamu karena aku tidak mau kalau kamu tahu siapa aku sebenarnya, " batin Zach.
TBC
jangan lupa like, vote dan komen..