
Alurnya penuh plot twist wkwkwk
Happy Reading!
Sementara di sebuah Villa yang letaknya di ujung kota.
Rose tinggal sendiri bersama buah hatinya yang lahir kedunia bernama Elleanor Annabelle Crystal.Di teras depan Rose menggendong baby Elle sambil mengajaknya berbicara. Meskipun puterinya itu hadir dalam keterpaksaan namun Rose sangat menyayangi Elle sepenuh hati.
"Elle sayang mama sangat sayang sama kamu dan maafkan mama yang tidak akan memberitahu siapa sebenarnya papa kamu ya sayang. " gumam Rose pelan sambil menatap baby Elle.
"Yuk masuk ke dalam sayang hari sudah mulai gelap. "
Rosepun bangkit dan membawa puteri kecilnya masuk ke dalam Villa.Dia langsung menaruh baby Elle dalam boxnya dan tak lupa Rose daratkan kecupan di wajah puteri kecilnya.
Setelah itu Rose memilih duduk di atas ranjang sambil sesekali membuang nafas berat. Inginnya Dia merasakan kehangatan cinta kasih dan perhatian dari seorang suami dan ayah dari anaknya namun faktanya berbeda dengan angan angannya.
Henry telah meninggal dalam tangan Zachary karena dendamnya pada Henry dan Rose mau tidak mau harus menerima kenyataan pahit tersebut.
Rose teringat saat Henry mengelus pipinya dan menasihatinya sebelum dia pergi selamanya. Tiba tiba air mata Rose terjatuh mengingat hal menyakitkan itu.
"Rose sayang jagalah calon anak kita dengan baik dan rawatlah dia sepenuh hatimu. Maafkan aku yang tidak bisa membantumu saat lahiran kelak dan membesarkannya. " Henry menarik nafas pelan setelah itu menatap Rose lagi.
"Lupakan aku dan carilah kebahagiaanmu yang baru karena aku belum bisa memberikanmu kebahagiaan dan juga cinta. "
Setelah mengatakan hal itu Henry terbatuk batuk dan tak lama kemudian menutup mata selamanya.
"Aku janji akan hidup dengan baik bersama Baby Elle, puteri kecil kita. " gumam Rose sambil menyeka air matanya.
Rose pun beranjak dari ranjang dan berdiri di depan Jendela.Dia menatap lurus ke depan di mana tiba tiba hujan turun dengan deras membuat hawa dingin menerpa kulitnya yang hanya memakai daster namun dia abaikan.
Beberapa menit kemudian Rose ke luar dari kamar setelah menarik gorden kamarnya.Dia menuruni tangga dan bergegas pergi ke dapur membuat minuman hangat untuk dirinya.
Setelah selesai Rose membawa minumannya ke ruang tamu dan bersantai di sana.Rose menyesap pelan tehnya setelah itu menaruhnya di atas meja.
Tok tok tok
Rose mengerutkan dahinya mendengar suara ketukan pintu.
"Hujan hujan begini siapa yang datang. " pikir Rose penasaran.
Rosepun beranjak dari duduknya lalu berjalan ke depan pintu.Dia meraih handle pintunya kemudian membukanya pelan dan hati hati.
Diapun tertegun melihat seorang pria berdiri di depan pintunya dengan keadaan terluka parah pada lengan tangannya.Kendrick berjalan menghampiri Rose dan bruk diapun hampir terjatuh namun Rose segera menahannya lalu membawanya ke ruang tamu.
"Em sebenarnya siapa tuan kenapa tuan bisa terluka. " ucap Rose dengan raut takutnya.
"Sudah selesai Tuan. " ucap Rose.
Kendrick hanya diam namun manik kelamnya terus menatap kearah Rose.Rose merasa gugup dan takut dengan tatapan Kendrick padanya.
"Kendrick Leonard Maxton. " ucap Kendrick membuka suaranya.
"Eh iya tuan Kendrick. "
Oek oek suara tangis baby Elle membuat Rose tersentak.Diapun bangkit dari duduknya lalu berlalu pergi disusul Kendrick yang mengekor dibelakangnya.
Skip Di Kamar
Rose meraih baby Elle dalam gendongannya dan menenangkannya dengan pelan.Namun baby Elle masih saja terus menangis hal itu menyita perhatian Kendrick yang langsung mendekat.
"Biar aku saja yang menenangkan puterimu. " sahut Kendrick.
Rose mengangguk lalu memberikan baby Elle pada Kendrick dan Kendrick langsung menggendongnya.Tak lama kemudian baby Elle langsung tenang dalam dekapan Kendrick hal itu membuat Rose terkejut.
Kendrick diam diam mengulas senyumnya melihat baby Elle menatapnya lekat dengan mata bulatnya.Kendrick mengembalikan baby Elle pada Rose.
"Siapa nama kamu Nona? " tanya Kendrick.
"Saya Anandara Roseline tuan panggil saja Rose. " sambungnya dengan senyuman manis.
"Teeimakasih telah mengobati lukaku aku pergi dulu. " Kendrick bergegas ke luar dari rumah milik Rose.
Rose menatap kepergian Kendrick dengan raut heranjya setelah itu kembali duduk di sofa dan memperhatikan baby Elle.
"Baby Elle kok anteng di dekapan om Kendrick hemm. " ucap Rose penasaran.
💕💕
Sementara Kendrick masuk ke dalam mobilnya lalu menyuruh sopir melajukan mobilnga pergi. Selama dalam mobil Kendrick terus kepikiran Rose dan baby Elle.
"Entah kenapa aku merasa nyaman menggendong bayinya Rose itu. " batin Kendrick.
"Sudahlah mungkin hanya perasaanku saja. Ke mana si brengsek Henry itu aku sudah mencarinya ke mana mana namun tak ditemukan. " geram. Kendrick.
Sang sopir hanya diam mendengarkan ucapan sang majikan barusan dan memilih fokus menyetir mobilnya.
Kendrick membuang nafas berat mengingat di mana Henry mencuri cairan sp*****a miliknya yang ada di rumah sakit lalu membawanya pergi untuk disalah gunakan.
"Pasti sibrengsek itu membuat seorang wanita mengandung benihnya. Jika benar ada wanita yang mengandung benihnya lalu bagaimana dengan Sarah. " geram Kendrick sambil memijit pelipisnya.
TBC