
Di Gudang Tua
Srash suara sayatan belati mengenai lengan tangan Nicholas.Sontak membuat Renata terkejut bukan main dengan apa yang dilihatnya.
"Cih sialan. " umpatnya.
Nicholas menatap sinis kearah Agra yang kini tersenyum miring penuh arti terhadapnya. Tanpa aba aba Dia langsung mencekik leher pangeran tanpa ragu sedikitpun setelah itu bugh memberinya bogem mentah setelah itu menyuntikan cairan ke lengan Agra.Setelah selesai Nicholas segera menjauhkan wajahnya dan tersenyum sinis pada Agra.
"Jangan pernah bermimpi mendapatkan wanitaku selama aku masih hidup keparat! Ingatlah racun dalam tubuhmu akan menyebar sebentar lagi dan dalam kurung 1x24 jam. "
"Oh ya tapi kamu sudah terlambat tadi karena aku sudah menikmati tubuh wanitamu. " ucap Agra tersenyum licik.
Agra mengepalkan kedua tangannnya mendengar pernyataan Nicholas barusan namun tetap tersenyum berhasil memprovokasi Nicholas.
Nicholas berjalan melewati Agra dan menghampiri wanitanya yang diam mematung.
Sret Nicholas menyeret wanitanya pergi dari sana meninggapkan Agra sendiri bersama para pengawalnya.
"Nich lepaskan tanganku. " ringis Renata merasakan perih pada pergelangan tangannya.
Sampai di mobil, Nicholas melepaskan cengkeramannya pada tangan Renata setelah itu dia menatapnya dengan raut datar.Renata memegangi tangannya yang memerah setelah itu masuk ke dalam mobil dan Nicholas melajukan mobilnya kencang.
Selama di dalam mobil tak ada yang mengucapkan satu patahpun.Renata kini tengah memandangi jalanan dari balik kaca mobil lalu melirik kearah Nicholas.
"Nicholas, percayalah padaku, aku tidak mungkin mengkhianatimu dan Agra belum menyentuhku. " ucap Renata lirih.
"Diam! bentak Nicholas dengan emosi.
Renata langsung memalingkan wajahnya mendengar bentakan sang kekasih.Diam diam air matanya turun membasahi pipinya sambil tersenyum nanar.
"Hanya segitukah kamu mencintaiku Nich hingga kamu tak percaya padaku. Mungkinkah sebenarnya kamu hanya menganggapku sebagai alat pemuas nafsumu. " gumamnya lirih.
Beberapa menit berlalu
Nicholas dan Renata akhirnya sampai di mansion yang mereka tinggali.Renata langsung turun dari mobil bergegas masuk ke dalam namun Nicholas dengan cepat menahan tangannya.
Renata menghapus air matanya dengan cepat lalu menoleh kearah Nicholas dan menepis tangannya.
"Setelah apa yang kamu dapatkan selama ini kamu ternyata masih meragukan aku dan juga cintaku padamu ya Nich!
Renata menjeda kalimat yang diucapkannya lalu diapun menghembuskan nafas kasar setelah itu kembali menatap Nicholas sendu. Sedangkan Nicholas terdiam memperhatikan wanitanya yang terlihat kacau hal itu mengusik hatinya.
"Aku akan pulang ke apartemenku Nich dan mulai sekarang kita tak ada hubungan apapun.Anggap saja aku jalangmu yang telah memuaskan nafsumu. " Renata langsung bergegas ke luar dari halaman mansion milik Nicholas.
Nicholas tersentak dengan pernyataan Renata barusan.Dia berlari mengejar wanitanya yang sudah pergi duluan.Grep Nicholas berhasil menahan kepergian Renata dengan cara mendekapnya dari belakang.
Renata memberontak dan berusaha melepaskan diri dari dekapan Nicholas namun berakhir sia sia.
"Sayang jangan banyak bergerak ingat kamu sedang hamil. " tegur Nicholas.
Renata langsung terdiam sambil mengepus perut ratanya dengan sendu dan dengan sekuat tenaga berhasil melepaskan dirinya dari pelukan Nicholas.Kini mereka kembali saling menatap satu sama lain.
"Nicholas please mulai sekarang jauhi aku biarkan aku membesarkan calon anak ini sendiri. " pinta Renata sambil memohon.
"Tidak! teriak Nicholas dengan tegas.
Nicholas langsung menggendong Renata ala bridal style dan membawanya masuk ke dalam mansion.Dia bergegas menuju ke kamar mereka yang ada di atas memgabaikan rontaan sang kekasih.
Cklek Nicholas membuka handle pintu lalu masuk ke dalam kemudian menguncinya. Setelah itu diapun dengan pelan merebahkan tubuh wanitanya di atas ranjang dan mulai melepaskan pakaian mereka hingga sama sama polos.
"Aku enggak mau Nich. " Renata mencoba mendorong tubuh Nicholas namun dia kalah tenaga.
Nicholas mengabaikan penolakan wanitanya. Dia tetap menjelajahi seluruh lekuk tubuh Renata dan sekali sentak diapun menyatukan tubuh mereka.
Renata terus mendesah menyebut nama prianya kala bagian bawah tubuh mereka bergerak seirama.
Satu jam kemudian Nicholas menyudahi percintaan panas mereka dan langsung menyingkir ke samping setelah mengeluarkan miliknya.Nicholas menarik selimut menutupi tubuh polos mereka.
Sedangkan Renata menitikkan air matanya dengan apa yang dilakukan Nicholas padanya kembali.Nicholas tertegun melihat wanitanya menangis dan dia sedikit menyesal karena telah memaksa wanitanya untuk berhubungan.
"Beri aku kesempatan sayang please dan maafkan atas sikapku yang meragukanmu.Aku benar benar mencintaimu honey. " ujar Nicholas dengan jujur.
Renata membuang nafasnya berat dan menekan segala ego dalam dirinya setelah itu mengangguk kecil.Dia langsung mendusel ke dalam dada bidang telanjang sang kekasih dan Nicholas mendekapnya dari samping.
"Sekali lagi maafkan aku yang melukai hatimu! Nicholas mendaratkan kecupan di kening wanitanya setelah itu beralih mencium bibir Renata sekilas.
Kini Renata berada di atas tubuh Nicholas dan keduanya sama sama menangis setelah itu mereka menyatukan bibir mereka.Keduanya meluapkan luka dan kesedihan melalui sentuhan bibir mereka yang lembut.
"Hiks hiks aku juga mencintaimu Nicholas. Jadi lain kali jangan kamu ragukan dan rendahkan aku lagi. " ucap Renata lirih.
"Iya Sayang maafkan aku. " sesal Nicholas menikmati ciuman mereka dengan penuh air mata.
Nicholas menurunkan tubuh wanitanya berbaring di samping setelah itu diapun merengkuhnya dengan tangan melingkar di perut rata Renata dan juga bahunya.
TBC
jangan lupa like vote dan komen serta hadiahnya...