
Malam harinya di Mansion Zach
Gladys, Renata dan Yuri berada di meja makan tanpa di temani para prianya.Gladys terlihat khawatir karena sedari sore Zach belum juga kembali.
"Jangan sampai Zach dilukai Henry dan para anggotanya. " batin Gladys dengan raut khawatirnya.
Melihat raut panik di wajah sahabatnya membuat Renata dan Yuri langsung memegangi tangan Gladys hingga Gladys menoleh kearah keduanya.
"Tenanglah Dys aku yakin kekasihmu pasti baik baik saja di luaran sana. " bujuk Yuri sambil tersenyum.
"Iya Kamu benar Ri. " sahutnya.
💕💕🎉
Sementara di sebuah gudang
Zachary dan Henry saling menghantam wajah satu sama lain menggunakan tangan sesuai kesepakatan mereka.Keduanya saling meluapkan emosi dalam hati untuk melawan musuhnya termasuk Zach yang telah menaruh dendam pada Henry sejak lama.
"Cih hanya segini kemampuan leader Mafia Black Sword. " ledek Henry sambil tersenyum remeh.
Zachary memgepalkan tangannya lalu diam diam mengeluarkan belati.
Srassh
Srassh
suara sayatan belati mengenai tangan dan pipi kiri Henry tanpa terduga membuat Henry terkejut dan geram menatap Zachary.
"Sialan kau curang br***gs***k. " umpat Henry dengan emosi meluap.
"Dalam dunia mafia bukan curang namanya Henry namun siasat licik untuk membuat lawan mati kutu. " Zachary tersenyum menyeringai kearah rivalnya tersebut.
Bug Henry kembali meninju Zachary dan Zachary membalasnya berkali kali lipat.
Dua jam kemudian Zachary memasukkan belatinya dalam jaket setelah dia puas memberi tanda di tubuh dan tangan Henry. Lalu diapun pergi dari gudang meninggalkan Henry yang terkapar.
"Itu belum seberapa dengan apa yang kamu lakukan terhadap orang tuaku cih. " umpat Zach pergi dari sana tanpa menoleh kearah Henry.
"Nicholas ayo kita pergi. " ajak Zach pada para anggota Black Sword.
Nicholas dan anggota BS lain segera masuk ke mobil mereka kemudian melajukannya meninggalkan gudang tempat di mana mereka berpesta dengan Red Knight.
Alan segera membantu bossnya Henry untuk berdiri lalu membawanya masuk ke dalam mobil dan melaju meninggalkan gudang.
Selama di dalam mobil Henry tak henti hentinya mengumpati Zach atas apa yang dia lakukan pada wajah dan seluruh anggota tubuhnya.
"Awas saja Zach aku akan membalas luka wajah dan tubuhku ini padamu. " geram Henry menahan sakit ketika Alan mengobati luka sayatannya.
"Sebaiknya lukanya di obati di rumah sakit saja boss. " saran Alan.
Roni melajukan mobilnya kencang menuju ke rumah sakit agar Henry segera mendapat penanganan terhadap luka diwajah boss mafia tersebut.
Sementara di Mansion Zach
Gladys langsung berhambur ke pelukan Zach setelah Zach tiba di mansion. Zachary membalas pelukan wanitanya dan mengusap punggung Gladys setelah itu melepaskan pelukannya.
"Akhirnya kamu pulang juga Zach aku mengkhawatirkan diri kamu. " cecar Gladys dengan raut paniknya.
"Aku baik baik saja Sweety tenanglah.Hari sudah larut malam seharusnya kamu sudah beristirahat di kamar kita. " sambung Zach dengan senyum hangatnya.
"Maaf Zach aku menunggu kamu pulang
dulu. " cicitnya.
"Ya sudah ayo masuk ke kamar. "
Gladys mengangguk lalu mereka langsung pergi ke kamar mereka di lantai dua.Renata melihat dua pasangan saling berpelukan setelah itu pergi ke kamar mereka masing masing hanya tersisa dirinya dan Nicholas.
Nicholas menghampiri Renata yang diam mematung di tempatnya.
"Sebaiknya kamu juga istirahat. " Nicholas berlalu melewati Renata yang terdiam.
Renata tersentak kemudian pergi ke kamar tamu dan beristirahat di sana.
Gladys Dan Zach saling menggosok punggung satu sama lain diselingi Zach yang menyentuh dan meremas bagian bagian tubuh wanitanya yang sensitif.Keduanya kembali memadu kasih di dalam kamar mandi hingga satu jam kemudian mereka baru ke luar dari sana.
Gladys kini sudah memakai kimono merahnya sementara Zach hanya memakai celana pendek tanpa atasan.Setelah itu mereka berbaring di atas ranjang dan Gladys mencium bibir prianya sekilas.
"Setelah apa yang kamu ceritakan Zach, Aku yakin Henry akan menuntut balas padamu. " cetus Gladys dengan raut cemasnya.
"Aku tahu Sweety dan aku sudah sangat menantikan hal itu. " balasnya dengan santai.
"Tidurlah sayang kamu pasti lelah. "
Gladys segera masuk ke pelukan Zach dan Zach membalasnya.Tak lama kemudian terdengar suara dengkuran halus membuat Zach mengulum senyumnya dan mengecup kening wanitanya sekilas.
"Sleep well Sweety. Aku janji akan melindungi kamu sayang dari musuh musuhku. " gumamnya pelan.
Setelah mengatakan hal itu Zach ikut memejamkan kedua matanya ke alam mimpi menyusul wanitanya yang sudah tertidur lelap.
TBC