Falling In Love With Mafia Boss

Falling In Love With Mafia Boss
Tertangkap



Zach memberikan segelas susu ibu hamil pada wanitanya.Gladys langsung menerimanya dan meneguknya hingga tandas setelah itu menaruhnya di atas meja.Renata menatap sahabatnya dengan raut penasaran.


"Dys, Apa kamu sudah memberitahu kehamilanmu pada orang tua asuh kamu? " tanya Renata dengan hati hati.


"Belum Rena. " jawab Gladys.


"Meskipun kamu membenci Rafael tapi tidak dengan orang tuamu Dys karena mereka tetaplah orang tua yang membesarkanmu dan tak pantas mendapat kemarahan darimu yang harusnya hanya tertuju pada Rafael. " terang Renata dengan tegas.


Gladys langsung terdiam mendengar perkataan sahabatnya.Sedangkan Zach dan Nicholas memilih tidak ikut campur dalam urusan kedua perempuan di sebelah mereka.Gladys menghela nafas pelan lalu kembali melirik Renata.


"Iya Rena kamu benar nanti aku akan memberitahu Mommy dan Daddyku mengenai kehamilanku. " ucap Gladys sambil tersenyum.


"Nah gitu dong itu baru sahabatku. " balas Renata tersenyum senang.


"Terimakasih Rena kamu telah membuka mata hatiku agar tidak membenci orang tua asuhku. " batin Gladys senang.


▄︻̷̿┻̿═━一


Sementara di markas Red Knight


Henry tengah emosi setelah mendapatkan mayat Alan yang terpotong potong dan dia sudah tahu siapa pelakunya.



Kini Dia sekarang tengah menembak menggunakan sasaran guna melampiaskan emosinya saat ini.Setelah selesai Henry meletakkan snippernya di atas meja dan bug tangannya menghantam meja dengan keras.


"Zach brengsek akan kubunuh kau. " gumamnya berapi api dipenuhi kebencian dan dendam.


Henry mengambil pistol setelah itu ke luar dari markas di temani anggota Red Knight yang lain pergi menemui orang orang yang berhubungan dengan Zach dan membantainya.


"Kita pergi dan bunuh siapapun yang berhubungan dengan Zachary. " titah Henry dengan tegas.


"Siap boss. " sahut Oriel dengan cepat.


Mereka masuk ke mobil masing masing dan melajukannya dengan kecepatan penuh menuju markas Black Sword.


Tak lama kemudian Henry dan Oriel serta anggota Red Knight kini telah sampai di markas Black Sword.Mereka semua turun dari mobil dan Henry terkekeh sinis melihat penjagaan Black Sword yang cukup ketat.


"Kita hancurkan markas Black Sword setelah itu cari dan bunuh orang orang yang disayangi


Zachary. " seru Henry.


Setelah itu berjalan menuju ke markas Black Sword. Tomy dan Hendery serta Erick sudah menyiapkan berbagai senjata mereka dan juga memberitahu Zachary.


"Well well sepertinya kita kedatangan tamu istimewa ini rupanya. " seringai Erick terbit dibibirnya menatap kearah Henry dan anggota Red Knight.


"Cih lihat saja nanti siapa pemenangnya kau atau aku serta jika kalian kalah maka kalian harus menyerahkan senjata terbaik kalian. " tantang Henry dengan nada remehnya.


Suara tembakan dan darah yang menetes mengawali pertarungan dua kelompok mafia terbesar di indonesia tersebut.


Tak lama kemudian Nicholas datang namun tanpa Zach.Dia langsung menyerang Henry dan menyayat punggung Henry menggunakan belati secara kasar.


Sret


Sret


"Akhh. " teriak Henry meringis kesakitan pada bagian punggungnya yang terkena sayatan belati milik Nicholas yang cukup dalam.


Henry mencoba mengeluarkan belati lalu mengarahkannya pada Nicholas dan sret mengenai tangan kanan dari Nicholas.Nicholas hanya diam mengabaikan darahnya yang menetes dari lengannya namun tatapannya kian menusuk kearah Henry.


Nicholas menyimpan kembali belatinya setelah itu meringkus tubuh Henry.Dia memberi kode pada Matthew dan Erick untuk mendekat dan menyerahkan tubub Henry pada keduanya.


"Bawa si bedebah ini ke ruang penyiksaan karena nanti akulah sendiri yang akan menyiksanya secara perlahan. " ujar Nicholas.


Erick dan Matt langsung membawa paksa Henry menuju ke ruangan penyiksaan yang letaknya di bawah tanah.


Hendery datang menghampiri Nicholas dan membisikkan sesuatu ditelinga adik dari Zach tersebut.Nicholas tersenyum menyeringai melirik kearah Hendery yang menatapnya bingung.


"Jadi Henry memiliki wanita yang dia beli di Bar miliknya. " ucap Nicholas.


"Iya benar Nich dan juga ternyata Henry dan anghota Red Knight lainnya menjual serta mengedarkan obat obatan terlarang di Italy, Meksiko dan Jepang karena sebenarnya Henry memiliki rekan di sana. " sambung Hendery.


"Hen cepat kamu cari tahu siapa orang yang telah membantunya menjual obat obatan tersebut. Aku sangat yakin mereka tidak akan terima jika Henry ditangkap oleh Black Sword. " titah Nicholas.


"Baiklah aku akan periksa sekarang. " Hendery langsung pergi keruangan kerjanya meninggalkan Nicholas sendiri.


Nicholas duduk di sofa lalu merogoh ponselnya kemudian mengirim pesan pada Zach kakaknya.


"Henry sudah ditangkap dan berada di ruangan bawah tanah Zach. " ucap Nicholas.


Tak lama kemudian ponselnya kembali berdering dan dia langsung memeriksanya.


"Bagus. Jangan biarkan pria sialan itu mati dengan mudahnya. " Balas Zachary.


Nicholas hanya membaca balasan pesan dari Zach tanpa membalasnya dan kini memyimpan kembali ponselnya dalam saku.


"Mom, Dad sebentar lagi dendam kalian akan terbalas dan aku harap kalian tenang di atas sana. " batin Nicholas.


TBC


jangan lupa like, vote dan beri hadiah ya hehe


ps. apk NT / MT harus di upgrade