Falling In Love With Mafia Boss

Falling In Love With Mafia Boss
Seutuhnya



Selesai mengerjakan perintah Zach, Matthew menemui sang pujaan hati di taman mansion Louis. Grep Diapun langsung memeluk tubuh mungil Yuri ke dalam dekapannya.Yuri membalik tubuhnya lalu mengalungkan tangannya ke leher Matt.


"Aku merindukanmu kak kita jarang bisa bermesraan dan berduaan. " ungkap Yuri sambil menatap lekat manik kelam kekasihnya.


"Iya sayang maaf ya aku sibuk dan kamu tahu 'kan pekerjaan apa yang aku lakukan. " ucap Matthew.


"Huum iya enggak papa kok kak. " Yuri langsung memberi kecupan di bibir seksi pria yang dicintainya.


Matthew menahan tengkuk gadisnya dan memperdalam ciuman mereka dan ********** penuh kenikmatan.Yuri sangat memikmati ciuman yang diberikan sang terkasih.


Benerala menit kemudian mereka mengakhiri ciuman panas mereka.Yuri langsung meraup oksigen sebanyak banyaknya.


Yuri menelan ludahnya kasar melihat tatapan Matthew yang di penuhi hawa gairah dan tentu saja Yuri tahu akan hal itu.Matthew semakin merapatkan tubuh mereka dan menggesekkan gairahnya di perut gadisnya dari luar pakaian.


Yuri merasakan sesuatu yang mengganjal dibawah sana.Lalu membisikkan sesuatu ditelinga pujaannya Matthew.Matthew sangat senang tanpa berpikir panjang dia menggendongnya menuju kamar dimana mereka akan memadu kasih.


Skip Di Kamar Yuri



Keduanya kini dalam keadaan polos dan Matt langsung mencium setiap lekukan tubuh gadis yang sebentar lagi dia ubah menjadi wanita. Yuri meremas rambut matt kala menikmati sentuhan tangan dan bibir kekasihnya di seluruh tubuhnya.


"Emh Aaaah. " satu desahan lolos dari bibir Yuri membuat Matt semakin bersemangat.


Setelah puas menjamah tubuh kekasihnya dengan liar.Kini Matthew berusaha melakukan penyatuan dengan pelan pelan.Yuri meringis merasakan sakit kala sesuatu masuk ke gua lembahnya dengan penuh dan langsung menitikkan air matanya.


"Sakit kak Matt. " ucap Yuri sambil menangis.


Matt langsuglng mencium bibir Yuri dan membiarkan miliknya terbenam sampai Yuri merasa nyaman.Setelah dirasa Yuri tidak kesakitan, Matt langsung memajumundurkan pinggulnya dengan pelan namun semakin lama semakin cepat.


Suara desahan terus menggema dalam kamar sontak membuat gairah Matt semakin membara hingga satu jam kemudian mereka mengakhiri ronde pertamanya.


Nafas yuri tersengal dan diapun mengusap peluh didahi prianya.


"Lanjut lagi ya sayang. " pinta Matt.


Yuri mengangguk dan mereka berdua kembali memadu kasih umtuk ronde keduanya menyalurkan kerinduan keduanya yang telah menumpuk.


Beberapa jam kemudian


Matt menarik selimut menutupi tubuh mereka setelah selesai bercinta.Senyum puas terpancar di wajahnya karena bisa menyalurkan gairahnya.Cup Dia cium kening dan bibir wanitanya sekilas dan tersenyum kearah Yuri.


"Ya ampun kak tenaga kamu enggak ada habisnya ya sampai aku kewalahan. " sungut Yuri.


"Iya sayang habisnya kamu nikmat dan memabukkan. " jawabnya vulgar.


Plak Yuri menepuk dada prianya yang berbicara vulgar.Matt terkekeh melihat reaksi wanitanya lalu menyandarkan kepala wanitanya di atas bahunya dengan nyaman.


"Iya sayang. " Yuri memejamkan matanya dan tak lama kemudian terlelap.


Matthew tersenyum tipis melihat wanitanya terlelap karena kelelahan.Setelah itu diapun ikut tertidur sambil memeluk Yuri.


💕 💕 💞


Sore harinya Matthew dan Yuri sudah mandi dan berganti pakaian setelah selesai mengganti sprei dan selimutnya.Keduanya berada di ruang tamu dan menghabiskan waktu mereka di sana.


Tangan Matt dan Yuri saling bertautan satu sama lain dan sesekali Matt mengecupnya dengan penuh kelembutan.


Drt drt drt suara ponsel Yuri menghentikan obrolan mereka berdua.Yuri langsung meraih ponselnya dan menekan tombol hijau.


"Halo kak Louis ada apa kak? " tanya Yuri penasaran.


"Yuri, kakak enggak bisa pulang karena disibukkan di Black Sword kamu enggak apa apa kan di sana cuma ditemani Matt. " ucap Louis pada sang adik.


"Iya kak lagian kak Matt pasti menjaga dan melindungiku kok jadi kak Louis jangan khawatir. "


"Ya sudah. " Louis mengakhiri obrolannya dengan sang adik.


Yuri juga ikut lega jika kakaknya baik baik saja lalu menaruh ponselnya dalam saku.Matt mengusap lembut pipi wanitanya yang tengah mendusel di dada bidangnya.


Yuri menghirup aroma mint yang menguar dari tubuh pria yang dicintainya tersebut.Sedangkan Matt mencium pucuk kepala Yuri berulang ulang.Dalam diamnya Matt mengerutkan dahinya mendengar ucapan calon kakak iparnya barusan.


"Bukankah Louis tidak ada di Black Sword tapi kenapa dia berbohong.Hemm sepertinya ada yang disembunyikan oleh Louis dari Yuri. " batin Matt.


Sementara di rumah sakit


Louis kembali berbaring di atas ranjang pasien setelah menghubungi adiknya.Dia terpaksa berbohong mengenai kondisinya pada Yuri karena Louis tidak ingin adiknya khawatir.


"Maafkan kakak ya Yuri aku terpaksa berbohong padamu karena kakak hanya tidak ingin kamu khawatir dengan luka tembakan yang ada di tubuh kakak yang kemarin bari dioperasi. " gumam Louis sambil menatap langit langit ruangan rawatnya.


Cklek suara pintu di buka membuat Louis menoleh.Renata dan Nicholas datang berkunjung dan langsung mendekat kearahnya.


"Bagaimana kabar kamu Louis? " tanya Renata dengan senyuman ramahnya.


"Aku baik Rena. " balas Louis tersenyum tipis.


"Sampai kapan kamu akan menyembunyikan keadaanmu pada Yuri? "


Louis terdiam kaku mendengar pertanyaan yang dilontarkan Renata barusan.Nicholas hanya diam mendengarkan obrolan keduanya.


TBC