Falling In Love With Mafia Boss

Falling In Love With Mafia Boss
Jengkel



Di Indonesia


Mansion Nicholas


Renata merasa lega setelah dirinya terbebas dari Agra.Senyum manis terbit kala mengingat percintaan panasnya dengan sang pria pujaan hati membuat pipinya bersemu.


Nicholas segera meraih tangannya membuat Renata menoleh lalu menatapnya.


"Apa kamu menyesal memberikan kesucianmu padaku jelas jelas kita belum resmi menikah? " tanya Nicholas tanpa basa basi.


"Enggak Nich aku enggak menyesal! Hanya saja aku sudah tahu siapa sebenarnya kamu. "


Deg Jantung Nicholas seakan terhenti mendengar pernyataan wanitanya.Entah kenapa ada rasa takut di hatinya jika Renata akan pergi meninggalkannya setelah tahu jika dia adalah seorang mafia.Melihat reaksi prianya membuat Renata menahan tawa namun kini masih berpura pura serius.


"Em memangnya apa yang kamu ketahui tentangku? " tanya Nicolas dengan ragu ragu.


Renata tak lantas menjawabnya namun malah duduk si pangkuan Nicholas lalu diapun menenggerkan tangannya di leher sang pujaan.


"Aku tahu kalau kamu Mafia Nich. " ujar Renata sambil tersenyum.


"Lalu apa kamu akan meninggalkanku? " cercanya.



Renata memggeleng kemudian menempelkan bibirnya pada bibir prianya sekilas setelah itu menatap Nicholas kembali.


Nicholas sangat senang mendengarnya kemudian memegang pinggul wanitanya setelah itu mereka kembali saling memagut mesra satu sama lain lewat sentuhan bibir.


Keduanya mengakhiri ciuman mereka barusan. Pipi Renata bersemu merah kala merasakan sesuatu menusuk di bawah sana yang telah mengeras.


"Sayang nanti malam saja ya Nich junior masuk ke lembahnya. " rayu Renata dengan wajah imutnya pada sang kekasih.


"Aku ingin sekarang. " Nicholas melepaskan ****** ***** sang kekasih lalu menurunkan resletingnya.


Nicholas langsung menyatukan tubuh mereka tanpa pemanasan dengan posisi Renata di atas pangkuannya. Renata hanya pasrah dan terus memdesah merasakan kenikmatan yang diberikan Nichas padanya.Nicholas terus mempercepat gerakannya seirama percintaan mereka berdua.


"Emh aah Nich. " desah Renata pelan.


"Aku sangat suka desahanmu sayang. " geram Nicholas memikmati gerakan pinggul mereka semakin cepat.


Satu jam kemudian Nicholas mengakhiri permainannya lalu merapikan kembali celananya serta celana Renata seperti semula.Renata terengah engah dan kini bersandar di dada bidang Nicholas.


"Ish dasar pemaksa. " cibir Renata dengan raut jengkelnya.


"Hm. "


Renata merasa kesal dengan sikap prianya yang kembali cuek dan dingin.Diapun beranjak turun dari pangkuan Nicholas lalu pergi dari ruang tamu.Nicholas tersenyum geli dan langsung menyusul wanitanya yang merajuk.


🍂💕💕


Sementara di Mansion Zach


Zach tersenyum tipis melihat istrinya bahagia saat ini.Ya setelah kepulangan Zach dari negara X, Dia langsung menikah dengan Gladys di gereja.Gladys mengusap lembut perut ratanya sambil tersenyum manis.


"Aku jadi lega karena Nich berhasil membawa kembali Renata. " ucap Gladys sambil menatap suaminya Zachary.


"Ya tentu saja karena Nicholas sudah sangat merindukannya makanya dia cepat cepat menolong Renata. " kekeh Zachary.


Gladys berdecak lalu mencubit perut suaminya setelah itu kembali bersandar pada Zach.Zach mendekap tubuh istrinya dari samping sambil mengusap perut rata Gladys.


"Iya Sweety besok kita akan ke sana. " balas Zach.


Tap tap tap suara langkah kaki mendekati sepasang suami istri tersebut.Matthew datang bersama dengan Yuri dan juga Hendery setelah itu mereka duduk di sofa.


"Oh Astaga apa kalian tidak kasihan padaku yang jomblo ini. " keluh Hendery melihat kemesraan boss dan bu bossnya serta sahabatnya Matthew dengan Yuri.


"Makanya cari pasangan sana Hen kamunya saja sibuk terus dengan para pistol dan snipper. " cetus Gladys sambil tertawa meledek.


Hendery mendengus keras mendengar ledekan istri bossnya tersebut.Dia menghela nafas pelan hendak membalas ucapan Gladys namun dia urungkan.Zach sudah memberikan tatapan mengerikan pada Hendery membuat Hendery bergidik dan langsung bungkam.


"Sialan Dasar boss tiran menyebalkan. " umpat Hendery dalam hatinya.


"Jangan mengumpatiku dalam hatimu


Hendery. " sahut Zach sambil menyeringai.


Hendery menelan ludahnya kasar dan langsung memasang wajah melasnya kearah Gladys. Gladys tersenyum lalu mengusap dada suaminya dengan lembut.


"Sudahlah sayang maafkan saja Hendery. " bujuk Gladys dengan suara lembutnya.


"Hn. " gumamnya pelan.


Yuri dan Matt terkekeh pelan melihat raut tak perdaya Hendery.Hendery menghela nafas lega melihat Zach memaafkan dirinya.Diapun memilih bermain game dalam ponselnya mengapaikan dua pasangan yang tengah kasmaran.


"Sebentar ya aku buatkan minum dulu. " Gladys beranjak dari duduknya lalu pergi ke dapur.


Sepeninggal Gladys, Matthew kini menatap Zach dengan raut seriusnya hal itu membuat sang boss tiran, Zach penasaran.


"Boss, Pasti pangeran sialan itu akan membalas kita karena mengagalkan rencananya yang ingin menikahi Renata. " ucap Matt dengan serius.


"Biarkan saja pangeran keparat itu bertindak namun jika membahayakan istri dan calon anakku maka akan kutebas kepalanya dan memberikannya untuk makanan buaya. " seru Zach dengan santai.


Yuri yang mendengar ucapan Zach pun menelan ludahnya kasar dan bergidik ngeri. Matthew hanya mengangguk menyetujui apa yang dikatakan bossnya tersebut.


beberapa menit berlalu


Gladys kembali ke ruang tamu lalu menaruh minumannya di atas meja setelah itu duduk kembali.Gladys memperhatikan suaminya dan Matthew secara bergantian dengan raut bingungnya.


"Ada apa Zach kenapa kalian terlihat serius? " tanya Gladys penasaran.


"Enggak papa kok Sweety hanya membahas Black Sword. " jawab Zach berbohong pada istrinya.


"Oh begitu. " Gladys percaya begitu saja dengan jawaban suaminya tanpa ada rasa curiga.


Zach merasa lega melihat istrinya tidak curiga lalu kembali merengkuhnya dari samping. Sesekali dia cium mengabaikan orang orang di sana.Hendery tersenyum miris meratapi kejombloannya yang akut.


"Huh sepertinya aku perlu ikut kencan buta. " keluh Hendery dengan wajah masamnya.


"Ya sepertinya begitu.Jika di sana belum ada yang cocok lebih baik kamu tembak saja mereka bereskan. " sambar Zach dengan santainya.


Gladys mencubit lengan suaminya hingga Zach mengaduh kesakitan.Hendery hanya bisa mendengus mendengar nasihat dari sang boss tiran yang menyesatkan.


"Para gadis gadis malah ketakutan melihatku jika aku membawa pistol boss. " decak Hendery dengan wajah jengkelnya.


Zach tersenyum kearah Hendery dengan wajah tanpa bersalahnya.Sontak membuat Hendery geram dan ingin mencekik leher boss tirannya tersebut namun nyatanya dia tidak berani.


TBC