
Jangan lupa like vote dan komen ya guys biar author semangat hehe..
Ini baru permulaan buat romancenya setelah itu ada pertumpahan darah lagi ~(^з^)-♡
☜☆☞
Gladys kini berada dalam pelukan Zach dan keduanya sekarang ada di mansion milik sang kekasih. Zach membiarkan gadisnya memeluk dirinya dan sesekali mencium puncak kepala Gladys.
Gladys mendongakkan kepalanya hingga tatapan mereka bertemu dan tanpa disadari bibir keduanya bertemu saling bertukar saliva satu sama lain. Tangan Gladys mencengkeram kaos Zach saat Zach menciumnya dengan lihai.
Zach langsung menyudahinya kini dia mengangkat tubuh Gladys dan meletakkannya di atas pangkuannya dan merangkulnya posesif.
"Sayang bolehkah Aku mencicipi dadamu. " bisiknya sensual.
"Iya Sayang. " jawabnya malu malu.
Segera saja Zach melepaskan kancing atas dress gadisnya setelah itu melepaskan kaitan pakaian dalam Gladys hingga dua bukit ranum terpampang jelas di depannya. Pipi Gladys merona kala Zach menatap dadanya seperti serigala liar.
Hap Zach melahapnya dengan rakus sedangkan tangan kiri meremas gunung kembar sebelah kiri gadisnya. Gladys meremas surai hitam kekasihnya kala mendapat sentuhan dari bibir Zach pada dadanya.
"Ssshh aah sayang bagaimana kalau ada yang masuk. " desahnya.
Zach melepaskan mulutnya sebentar dan tersenyum menatap Gladys.
"Tidak akan ada yang berani masuk sayang karena aku sudah menguncinya. " Zach kembali menj*****t dan melahapnya rakus seperti bayi pada dua gunung kembar Gladys.
Gladys mengeliatkan tubuhnya hingga tanpa sadar bokongnya menyentuh junior Zach hingga membuat Zach geram menahan gairah.
Zach menyudahi remasannya pada dada gadisnya dan kini dia menatapnya penuh arti.
"Sayang izinkan aku memilikimu seutuhnya. " ucapnya dengan serius.
"Iya Sayang miliki aku please. " jawabnya dengan pasti.
Zach tersenyum cerah lalu mengambil bra milik gadisnya kemudian membopong Gladys dan membawanya pergi dari ruang tamu. Zach menaiki tangga menuju ke kamarnya.
Di dalam kamar Zach
Zach mulai menandai setiap lekukan tubuh gadisnya dengan bercak cinta dan diapun menjamahnya tanpa terlewatkan. Gladys meremas rambut kekasihnya kala Zach menyentuh area bawahnya dengan tangannya.
Pada puncaknya Zach menyatukan tubuh mereka dan jerit tangis kesakitan menggema dalam kamar dimana menjadisaksi biksu percintaan panas mereka. namun hal itu tak berlangsung lama karena setelahnya terasa nikmat dan mereka mengulanginya beberapa kali hingga berganti macam gaya.
Beberapa jam kemudian Zach mengeluarkan miliknya dan langsung menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka.Dia tersenyum puas dan bahagia karena telah memiliki gadisnya seutuhnya.
Zach memandang Gladys yang terlelap sambil tersenyum karena dialah yang pertama merenggut kesucian gadis yang dicintainya.
"Sayang terimakasih kamu telah menjaganya untukku, Aku janji akan segera menikahimu namun sebelum itu Aku harus membalaskan dendamku pada Henry keparat itu. " gumam Zach dengan mata berapi api.
Zach segera mendekap tubuh wanitanya dari samping sesekali dia kecup pucuk kepalanya dengan lembut dan tak lama kemudian diapun ikut terlelap.
Beberapa saat kemudian Gladys membuka matanya.Setelah itu menatap penampilannya dan juga Zach yang hanya berbalut selimut. Gladys memerah total mengingat kejadian beberapa jam lalu di mana Dia menyerahkan kesuciannya pada Zachary.
"Sweety Kamu sudah bangun kalau begitu kita mandi. " ajaknya. Zach menyibak selimut lalu membopong tubuh wanitanya menuju ke kamar mandi.
Skip
Setelah selesai berganti pakaian, Gladys memperhatikan kekasihnya yang tengah mengganti seprei dan selimutnya.Kemudian menghampiri wanitanya dan mengajaknya ke luar dari kamar setelah menyambar ponsel mereka masing masing.
Gladys meringis merasakan perih pada bagian bawahnya dan sontak membuat Zach panik dan membantunya menuruni tangga.
"Sweety maafkan Aku pasti kamu kesakitan 'kan? " tanya Zach dengan rasa bersalahnya.
"Sudahlah sayang Aku enggak papa kok nanti juga sembuh. " balas Gladys sambil tersenyum.
Zach menuntun wanitanya menuju ke ruang tamu dan merekapun langsung duduk di sofa. Gladys menoleh ke samping lalu mengusap lengan kekasihnya sambil tersenyum.
"Jangan khawatir sayang aku baik baik saja oke. " bujuknya menyakinkan kekasihnya agar tidak merasa bersalah.
Zach mengangguk lalu diapun menyandarkan tubuhnya di sofa.
Drt drt drt suara bunyi ponsel dari dalam saku Zach dan Zach langsung menyambarnya.
"Halo Nicholas ada apa? " tanya Zach dengan nada seriusnya.
"Begini Zach, Henry dan anggota Red Knight mulai mengincar keluarga Whitney dan berniat menghabisi mereka yang berhubungan denganmu. " seru Nicholas.
Zach mengeraskan rahangnya mendengar ucapan Nicholas. Gladys yang melihat reaksi dari kekasihnya hanya bisa diam dan mendengarkannya.
"Oh ya Kamu suruh Louis untuk memata matai mereka dan ancam dia jika dia berani berkhianat pada kita. " serunya.
"Selain itu suruh anggota BS yang lain tetap waspada dan berjaga jaga jangan sampai kita kecolongan. "
Tut Zach memutuskan sambungannya lalu kembali menyimpan ponselnya dalam saku. Gladys segera memegang lengan Zach membuat Zach menolehkan kepalanya.
"Bagaimana dengan keluarga angkatku
Zach? " tanya Gladys dengan raut cemasnya.
"Kamu tenang ya Sweety Aku akan melindungi keluargamu itu meskipun aku sangat membenci Rafael si keparat itu. " sergah Zach penuh emosi.
Grep Gladys langsung memeluk tubuh kekar Zach. Zach membalas pelukannya dan menenangkan wanitanya.
"Cih jika Rafael berani bergabung dengan Red Knight kupastikan nyawanya melayang
meskipun dia saudara angkat Gladys. " batin Zachary.
TBC