Falling In Love With Mafia Boss

Falling In Love With Mafia Boss
Memperketat keamanan



Di ruangan Kerja Hendery terlihat sangat puas karena berhasil melindungi sistem keamanan dan informasi markas mereka dari hacker. Zach dan lainnya juga ikut puas atas kecerdikan Hendery dalam memblokir Hacker dan balik menyerangnya.


"Boss sepertinya Hacker itu merupakan orang suruhan dari seorang putera mahkota dari negara X. " terang Hendery.


"Tapi Aku salut dengan hacker itu yang menggunakan pengetahuan teknisnya cukup baik dalam menggunakan bug ataupun eksploit namun akhirnya jadi pecundang karena dikalahkan oleh aku. " Hendery menyombongkan dirinya dihadapan bos dan teman temannya.


Erick dan Matthew berdecih mendengar ucapan Hendery barusan meskipun ucapannya benar.


"Huh cih jadi lawanku sekarang seorang putera mahkota yang berambisi merebut wanitaku. " seringai Zach menghiasi sudut bibirnya.


"Tapi Zach sejak kapan pria itu tahu tentang Gladys padahal mereka tidak pernah bertemu. " sahut Nicholas penasaran.


"Mungkin rivalku itu mengirim mata mata untuk mengawasi wanitaku. " Zach mengepalkan kedua tangannya.


Hendery dan Erick saling melirik satu sama lain setelah itu kembali memperhatikan bos tiran mereka itu.


"Jadi apa yang akan kamu lakukan Zach? " tanya Nicho pada sang kakak.


Zach kini terdiam dan tengah memikirkan rencana yang matang untuk melawan rivalnya yang ada di negara X.Tak lama kemudian Dia melirik Hendery dan anggota BS lainnya.


"Hendery kamu perketat keamanan jangan sampai sistem kita di bobol dan untuk Matt kamu suruh anggota BS lain untuk perketat penjagaan di sekitar mansionku. " titah sang tiran.


"Iya boss. " sahut Hendery dengan semangat menggebu.


💞 💕


Drt drt suara ponsel bergetar


Zach merogoh ponselnya dan tersenyum tipis setelah tahu Gladyslah yang memghubungi dirinya.


"Halo Sweety ada apa hmm? " tanya Zach dengan suara lembutnya.


"Hiks hiks pulanglah sayang aku kangen


kamu. " ucap Gladys dalam telepon dengan suara bergetar.


"Baiklah baiklah aku akan pulang sekarang Sweety jadi jangan menangis lagi. " sahut Zach.


Zach menutup percakapan mereka dan langsung ke luar dari markas meninggalkan para anggota BS yang melongo melihat kelakuan boss mereka.


"Dasar boss bucin. " seru Erick sambil tertawa tertahan.


"Jangan keras keras Rick kamu mau kepalamu melayang. " sahut Nicholas dengan wajah datarnya.


"Bos tidak akan tahu jika kamu tidak memberitahunya Nich. " desis Erick dengan wajah kesalnya.


"Sabar sabar orang sabar disayang sama gadis cantik. " batin Erick nyeleneh.


"Kekanakan. " dengus Tomy merasa jengah dengan tingkah Erick.


"Sebaiknya kita pergi ke Mansion boss dan berjaga jaga di sana biarkan Hendery mengerjakan tugasnya. " sambung Tomy.


Nicholas memilih mengabaikannya dan kini dia fokus dengan ponselnya begitu juga dengan matthew.


Nicholas, Erick dan Tomy langsung pergi meninggalkan markas membiarkan Hendery dan Matt fokus pada tugas mereka masing masing.


Di mansion


Zach menenangkan wanitanya yang menangis karena tidak ingin ditinggal sendiri.Mereka sekarang berada dalam kamar tengah berpelukan di atas ranjang.


"Sayang aku enggak mau kamu tinggal sendiri di mansion pengennya jalan jalan. " rengek Gladys.


"Tapi lebih aman di mansion sayang daripada di luar. " rayu Zach dengan sabar.


"Baiklah Aku akan di mansion. " ucap Gladys pasrah.


Zach tersenyum lega melihat wanitanya menuruti perintahnya.Dia kecup kening dan bibir calon istrinya sekilas lalu kembali memeluknya dari samping.


Zach POV


Maafkan aku sayang karena melarangmu pergi ke luar dari mansion.Aku lakukan ini agar pria sialan itu tidak bisa memata matai kamu dan membawamu pergi dariku.Takkan aku biarkan Dia merebutmu apalagi sampai menyentuhmu seujung kuku sekalipun.Jika itu sampai terjadi maka aku akan melenyapkannya dengan tanganku meskipun taruhannya nyawa.


"Oh ya tadi saat kamu pergi bibi dan paman datang kemari untuk berkunjung dan lain kali katanya akan kesini lagi. " imbuh Gladys sambil menatap wajah prianya.


"Iya Sweety setidaknya kamu tidak kesepian tadi. " jawabnya tersenyum simpul.


Setelah itu tak ada yang bersuara hanya suara debaran jantung mereka yang bertalu talu. Gladys kini tengah mengusap perut ratanya dengan lembut setelah itu melirik kearah Zach. Dia beralih mengusap wajah pria yang dicintainya dengan lembut setelah itu mendaratkan ciuman di bibir sekilas.


"Zach berjanjilah padaku apapun yang terjadi percayalah padaku dan jangan meninggalkan aku sendiri. " ucap Gladys dengan wajah serius.


"Iya Sayang aku janji. " balas Zach dengan serius.


"Ya sudah yuk kita ke dapur buatkan aku makanan! Aku tengah lapar sekarang hehe. " sambung Gladys dengan nyengir.


Zach dan Gladys melepaskan pelukan mereka lalu turun dari ranjang setelah itu ke luar kamar dan menuruni tangga.Keduanya langsung pergi ke dapur untuk membuat makanan untuk Gladys yang tengah lapar.


TBC