
Manis manis dulu oke sebelum pertarungan darah lagi yang bikin mual wkwk 😂😂
💕💕
Selamat Membaca
jangan lupa beri hadiah setelah NT dan MT kamu di upgrade..
Gladys kini berenang bersama dengan Zach sambil membahas persiapan pernikahan mereka.Zach mendekap wanitanya dari belakang sambil mencari kesempatan.Gladys hanya bisa mencibir kala tangan prianya menyentuh dan meremas dua gunung kembarnya yang terbalut bikini.
"Sayang kok dua gunung kamu semakin padat dan berisi ya. " ucap Zach dengan tatapan nakalnya.
"Iyalah tiap malam kamu memijatnya terus dan ingat ini sumber asi calon anak kita kelak honey. " ucap Gladys.
Zach terkekeh lalu membalik tubuh wanitanya dan merengkuhnya posesif namun tak terlalu erat mengingat ada janin dalam perut Gladys. Sesekali Dia daratkan ciuman di belahan dada wanitanya yang montok.Gladys langsung merona melihat tindakan kekasihnya barusan.
"So kamu ingin konsep pernikahan seperti apa Sweety? " tanya Zach sambil menatap Gladys dengan pandangan memujanya.
"Em bagaimana kalau konsepnya king and Queen. " Gladys mengeluarkan pendapatnya.
"Apapun itu sayang aku akan mengabulkannya untukmu My Queen. " ucap Zach sambil mengecup sekilas bibir Gladys.
"Thanks you My King. " balas Gladys tersenyum manis sambil mengusap rahang kokoh prianya dan mencium sudut bibir Zach sekilas.
Zach tersenyum simpul mendaratkan ciuman dari wanitanya.Dia sangat beruntung memdapatkan wanita sebaik Gladys yang menerima dirinya yang penuh dosa ini apa adanya.
"Sebaiknya kita naik ke atas. " ucap Zach sambil membopong tubuh wanitanya ke atas lalu menurunkan Gladys kemudian duduk di kursi dekat kolam renang.
Keduanya langsung mengeringkan tubuh mereka dengan handuk setelah itu memakai bathrube.
"Kita masuk ke dalam yuk Honey. " ajak Gladys pada sang kekasih.
"Baiklah ayo. " Zach kembali menggendong tubuh Gladys dengan bridal style dan membawanya masuk ke dalam mansion. Gladys hanya pasrah dan mengalungkan tangannya di leher Zachary.
Sampai di Kamar mereka, keduanya langsung berganti pakaian masing masing.Setelah itu duduk di ranjang dengan tangan mereka saling bertautan satu sama lain.
Gladys melepaskan tautan tangan mereka kemudian mengalungkan tanganjya di pundak prianya dan mendekatkan wajah mereka hingga hidung keduanya bersentuhan.Zach memeluk punggung wanitanya dari samping dan dia sangat menyukai keintiman mereka saat ini.
"Zach aku menginginkanmu. " bisik Gladys dengan pelan.
"Tapi sayang kamu tengah hamil muda sekarang. " seru Zach dengan suara selembut mungkin agar wanitanya tak tersinggung.
"Sayang kata dokter 'kan jangan terlalu sering berhubungan apalqgi usia kandunganmu baru satu bulan. " bujuk Zach dengan sabar.
Gladys langsung menitikkan air matanya sontak membuat Zach kian panik dan frustrasi. Diapun menghela nafas panjang setelah itu kembali menenangkan wanitanya.
"Ya sudah ayo kita lakukan itu. " ucap Zach dengan pasrah.
Gladys menghentikan tangisannya dan tersenyum lebar mendengarnya.Zach segera menuntun wanitanya ke ranjang dan mulai melepaskan pakaian mereka hingga keduanya polos.
Zach langsung melakukan penyatuan setelah dia puas menjamah lekukan tubuh Gladys. suara erangan dan desahan menggema dalam kamar mereka. AC dalam kamar tak mampu meredamkan gairah pasangan kekasih yang saling mencinta tersebut.
Satu jam kemudian Zach mengakhiri percintaan panas mereka setelah keduanya sama sama mencapai puncak kenikmatan. Zach menarik selimut menutupi tubuh polos mereka lalu mendekap tubuh wanita tercintanya.
Kini Dia melirik belahan jiwanya yang tersenyum puas dari wajahnya.Zach tersenyum sambil menjawil hidung wanitanya sekilas.
"Dasar ya kamu Sweety tapi aku suka kamu yang agresif tadi. " ujar Zach tersenyum miring.
"Ish jangan bahas aku malu sayang. " sembur Gladys dengan pipi memerah.
Zach tersenyum geli mendengarnya namun dia menyibak selimutnya dan membawa wanitanya ke kamar mandi.
Selesai mandi dan berganti pakaian, Gladys menggulung dan menganti selimut dan spreinya dengan yang baru dibantu oleh Zach.
Sementara di Mansion Nicholas.
Nicholas sejak tadi memperhatikan Renata yang tengah fokus dengan makanannya dan Renata tak peduli akan hal itu.Selesai makan Dia segera membawa piring kotornya ke dapur setelah itu kembali ke kamar yang ditunjukkan oleh Nicholas.
Renata hendak masuk ke dalam kamar namun Nicholas menahan tangannya hingga membuatnya menoleh.
"Ada apa Nich kenapa kamu menahanku? " tanya Renata bingung.
"Tidak jadi sekarang kamu istirahatlah. " Nicholas melepaskan cekalan tangannya dan berlalu pergi ke kamarnya.
Renata hanya mendengus keras dan masuk ke dalam kamarnya serta tak lupa menguncinya dari dalam.Di dalam kamar Renata merebahkan tubuhnya di kamar yang sangat luas tersebut lalu memejamkan matanya namun sangat sulit baginya.
"Ada apa denganku sih. " gerutunya dengan nada kesalnya.
"Sebenarnya Nich siapa sih kok aku jadi penasaran atau jangan jangan Dia . " batin Renata.
Renata memggelengkan kepalanya menepis segala pikiran negatif dalam kepalanya setelah itu kembali memejamkan kedua matanya dan tak lama kemudian terlelap.
TBc
Jangan lupa like, vote dan komen