
Happy Reading!
Beberapa hari kemudian
Di suatu tempat
Seorang wanita tengah memandang sekelilingnya yang di penuhi bunga serta warna putih.
"Gladys. " panggil seseorang
Gladyspun menoleh dan mengerutkan keningnya melihat sepasang paruh baya menghampirinya.
"Sayang ini Mama dan Papa nak. " serunya.
Mata Gladys berkaca kaca lalu berhambur kepelukan orang tua kandungnya. Mama mengulas senyuknya dan membalas pelukan puterinya setelah itu melepaskannya.
"Gladys sayang kembalilah di sini bukan tempatmu nak.Suami dan putera kecilmu sangat membutuhkanmu. " ucap Mama.
"Tapi Ma aku masih ingin bersama mama dan papa di sini. "
"Dengarkan papa apa kamu ingin suamimu kembali menjadi orang yang sangat kejam dan membunuh siapapun sayang. " tegur Papa.
"Enggak pa aku enggak mau itu terjadi. "
"Untuk itu kembalilah dan berjalanlah menuju ke cahaya itu. " tunjuk Mama.
Glady mengangguk lalu berbalik dan berjalan menuju ke cahaya yang bersilauan itu.
🍁🍁🍁🍂
"Engh. "
Gladyspun membuka matanya lalu mengerjapkannya pelan.Diapun langsung menatap sekelilingnya yang tidak ada siapapun.
"Di mana Zach dan lainnya. "
Gladys menunduk ke bawah dan terkejut melihat perutnya yang kembali rata.
"Aaah di mana bayiku. " Teriakny panik.
Cklek Renatapun masuk ke dalam ruangan Gladys. Diapun terkejut dan buru buru mendekat kearah sahabatnya.
"Dys akhirnya kamu sadar juga. " ucap Renata tersenyum bahagia.
"Renata di mana bayiku dan suamiku Zach! Gladys menatap lekat sahabatnya meminta penjelasan atas kebingungannya.
"Sebentar aku panggilkan suamimu. " sahutnya.
Renata langsung ke luar dari ruangan Gladys. Diapun berjalan menuju ke tempat suaminya dan Zach yang tengah mengobrol.
"Zach, masuklah ke dalam istrimu sudah sadar dan bawa baby Al bersamamu. "
Zach terkejut mendengar pernyataan Renata.Diapun mengangguk lalu meraih baby Al yang digendong Bibi Emma kemudian membawamya masuk ke dalam ruangan vip.
Skip Di dalam ruangan
Manik kelam Zach bertemu dengan manik xokelat milik istrinya.Dia sangat terharu sekaligus bahagia melihat istrinya sadar.
Cup dia daratkan ciuman di kening istrinya dengan lembut setelah itu kembali menatapnya penuh cinta dan kerinduan.
"Sayang gendonglah baby Al dia kayaknya haus lagi. " cetus Zach sambil mengulum senyumnya.
"Iya Hubby. " Gladyspun meraih puteranya kedalam dekapannya.
Gladys menitikkan air matanya melihat putera kecilnya lahir dengan selamat.Dia daratkan kecupan kecupan di wajah mungil baby Al.Zach segera merengkuh tubuh sang istri dari samping dengan posesif.Gladys menoleh dan tersenyum menatap suaminya.
Beberapa menit berlalu
Zach menyudahi ciuman mereka setelah itu memperhatikan puteranya yang lahap menyusu.Gladys tersenyum geli melihat raut muka suaminya itu.
"Daddy mau nyusu juga. " ucapnya dengan senyuman jahil.
"Ck jangan menggodaku sayang. " geramnya dengan wajah memelasnya.
"Sabar ya Daddy nanti malam 'kan bisa. " Gladys mengerlingkan matanya sebelah setelah itu kembali memperhatikan baby Al.
"Minum yang banyak sayang supaya cepat besar. "gumamnya.
Setelah kenyang baby Al melepaskan gigitannya membuat Gladys tersenyum tipis melihatnya.Dia benahi kembali pakaiannya setelah itu mengelus pipi baby Al supaya tertidur.
"Sayang aku panggilkan dokter dulu. " Zach langsung melesat ke luar dari ruangan.
Dokter Eze masuk ke dalam ruangan dan memeriksa keadaan Gladys.Dia tersenyum tipis kearah Zach dan lainnya.
"Istrimu sudah kembali sehat Zach dan aku izinkan untuk pulang. " seru Dokter Eze.
"Terimakasih Dokter. " ucapnya dengan tulus.
"Sama sama. " Dokter Eze berlalu pergi dari ruangan Gladys.
Gladys turun dari ranjang di tuntun Zach lalu dibawanya ke kamar mandi dan Zach menunggunya di luar.Orang tua Gladys terharu melihat puterinya telah sadar dan kembali pulih.
Selesai berganti pakaian Zach kembali menuntunnya ke luar dari ruangan vip.Sl Sementara Baby Al di gendong oleh mommy Riani.
Mereka bersama sama masuk ke mobil masing masing dan meninggalkan rumah sakit.Dalam mobilnya, Zach tak henti hentinya mengucap syukur atas kembali sadar dan sembuhnya sang istri.
"Saat aku koma dalam mimpiku aku bertemu dengan orang tua kandungku hubby. Mama dan Papa menasehatiku agar kembali karena di sana bukan tempatku.Aku kembali demi kamu dan putera kita Alvaro. " jelas Gladys.
"Terimakasih sayang kamu telah kembali pada kami. " ucap Zach.
Tak lama kemudian akhirnya mereka sampai di kediaman mansion Zach yang baru.Zach ke luar dari mobil dan membantu istrinya disusul yang lainnya yang juga langsung masuk ke dalam.
Di Ruang tamu
"Mom, sini biar aku tidurkan baby Al di kamarnya di atas. " seru Zach.
"Iya nak. " Mommy Riani menyerahkan baby Al pada menantunya.
Zach segera pergi dari sana menuju ke kamar mereka di atas.Di dalam kamar Dia menaruh pelan puteranya dalam box bayinya dan menciumnya sekilas.
"Sleeping my boy. " bisiknya berlalu ke luar dari kamar dan menghampiri keluarganya di ruang tamu.
Zach langsung duduk di sebelah istrinya. mereka semua terlihat bahagia yang terlihat di wajah masing masing.Gladys menyandarkan kepalanya dibahu sang suami dengan nyamannya.
"Bagaimana kalau kita adakan pesta untuk kesembuhan Gladys nak. " ujar Daddy Hendra.
"Iya Daddy aku setuju. " jawab Zach menimpali ucapan mertuanya.
"Besok malam pestanya akan diadakan di mansionku ini. " sambungnya.
Gladys mengulum senyumnya lalu menautkan jemarinya dengan jemari sang suami.Entah kenapa kali ini hatinya merasa aman dan damai dan setwlah ini dia harap hanya kebahagiaan yang menyelimuti keluarga kecilnya bersama suami dan putera tercintanya baby Alvaro.
TBC
Setelah hujan terbitlah pelangi..
Setelah badai menghadang akan terganti dengan kebahagiaan baru yang berlipat lipat.
Serahkan sama Tuhan dan jangan pernah berhenti meminta padanya. Percayalah setiap ujian yang kamu lewati akan ada balasannya dari Tuhan.