Broken Angel'S [COMPLETED]

Broken Angel'S [COMPLETED]
#52, BROKEN ANGEL'S



Kini arah pandang mata semua siswa tertuju pada Reynald dan Sasha yang menggendong Kean di sekolahnya, ya bagaimana tidak? mereka cukup kaget dengan apa yang dilakukan Sasha dan Reynald.


"Astaga, kenapa semuanya pada ngeliatin sih" ucap Sasha merasa risih karena menjadi pusat perhatian semua orang. Reynald hanya memasang wajah santainya, Toh tidak akan ada yang berani dengan dirinya.


"Gak papa, kita ke ruangan Bu Ayu dulu" Ajak Reynald sembari menggenggam tangan Sasha dengan tangan kanannya, sedangkan tangan kirinya kini menggendong Kean.


Sementara itu, di antara semua siswa yang terus memandangi Reynald, ada dua perempuan yang kini menatap sinis sekaligus kaget ke arah keduanya.


Bagaimana tidak kaget? Reynald tiba-tiba membawa Kean, itu membuat semuanya menjadi berpikir negatif.


"Lo tau siapa yang digendong Reynald?" Tanya Nia bingung, kalau begini bagaimana caranya merebut Reynald dari Sasha?!


Tantri yang disampingnya menggeleng kaku, Dia juga kaget. Dia yang mendekati Reynald mati-matian dari awal, tidak rela melihat Sasha bahagia disamping Reynald.


Tangan Tantri mengepal kuat, mungkin sekarang bukan rasa suka atau kagum kepada Reynald, tapi rasa marah dan rasa kecewa, tidak kah sedikit saja bisa menghargai perasaanya.


"Jangan-jangan mereka..." pernyataan Tantri langsung disanggah oleh Nia, menurut Nia itu tidak mungkin!


"Gak mungkin, Hubungan mereka belum sejauh itu kan?!" Tanya Nia tidak menyangka. Tantri menggelengkan kepalanya tidak tau, semoga yang ia pikirkan bukanlah kenyataanya.


"Apapun itu kita cuma perlu misahin Sasha dari Reynald, kalo perlu habisin anak kecil itu" tentu kalian tau siapa 'anak kecil' yang dimaksud Nia.


Tantri menatap Nia mengernyit, ini rencana bukan main-main, tidak masalah jika hanya memisahkan Sasha dari Reynald, namun jika harus menyingkirkan Anak kecil itu? entahlah.


"Lo yakin?" tanya Tantri memastikan. Nia mengangguk yakin, apapun itu akan ia lakukan untuk mendapatkan Reynald.


"Kita susun rencana" Ucap Nia sembari melangkah mundur perlahan, seiring memutar badan dan mengajak Tantri pergi dengan isyarat tangannya.


#Diruangan Bu Ayu


"Bu, saya titip Kean" ucap Reynald singkat, namun dengan nada yang sopan. Bu Ayu tersenyum simpul dan mengangguk mengerti.


Bu Ayu tau siapa Kean, pemilik yayasan yang telah menjelaskan, namun bukan berarti mereka benar-benar mempublish tentang Kean, hanya pihak sekokah yang tau.


"Iya gak papa, Ibu juga hari ini jadwal kosong" jelas Bu Ayu lembut dengan senyumnya. Sasha bisa bernafas lega, sebenarnya dia tidak ingin merepotkan bu Ayu.


"Makasih Bu, maaf merepotkan" ucap Sasha tidak enak. Bu Ayu menanggapinya dengan senyum khasnya, sungguh guru yang ramah.


"Gak papa Sasha, Ibu gak merasa direpotkan kok" jelas Bu Ayu. Sasha tersenyum dan mengangguk.


"Kean jangan nakal ya" peringat Sasha kepada Kean. Kean hanya mengangguk patuh saja, lagipula menurutnya Bu Ayu orang yang baik.


"Kita pamit ke kelas Bu, sekali lagi makasih dan maaf merepotkan" Pamit Reynald dengan senyum tipisnya. Bu Ayu hanya mengangguk paham.


"Jangan nakal" Reynald menyempatkan mengusap kepala Kean sebelum dia melangkah keluar bersama Sasha.


Bu Ayu terus memperhatikan keduanya, bukankah mereka masih sangat muda bahkan masih SMA, namun hatinya benar-benar tulus.


Bahkan karena rasa simpati mereka sampai mengadopsi Kean, Bu Ayu sendiri merasa bangga melihat muridnya memiliki rasa simpati sebesar itu.


"Kean, sini sayang" ucap Bu Ayu lembut, sembari menyuruh Kean mendekat. Kean memasang senyum manisnya dan menurut mendekat ke Bu Ayu.


...~Skip Istirahat~...


Mereka sedang di kantin, Mereka? ya tentu saja Reynald, Sasha, Fani, Diksi, Zacky, Fino, Farhan dan tentu saja ditambah si kecil Kean. apakah ada yang ketinggalan?


"Eh bocil, kenapa lu ngikut Bapak kau kesini?" tanya Fino yang kini menjahili Kean. Reynald yang mendengar itu langsung saja memukul kepala Fino.


"Sekali lagi Lo manggil pake sebutan itu, gue tendang Lo dari sini" ancam Reynald kesal. Fino hanya menunjukan deretan giginya.


"Enak tau manggil dia bocil, ya gak Cil?" tanya Fino menggoda Kean. Kean yang anak kecil saja bisa kesal saat di ejek begitu.


"Apa sih abang Fino gila" ucap Kean kesal. Semuanya tertawa terbahak-bahak, Kean ternyata tidak sepolos itu, ini pasti ajaran Farhan dan Fino!


"Kean, gak boleh gitu" peringat Sasha lembut, meskipun dirinya juga sedikit menahan tawa. Tidak apa-apa lah yang penting jangan diluar batas.


"Iya Mom" Jawab Kean pasrah. Mereka pun kembali diam dan menyantap makanan masing-masing.


"Jadi apa tujuan Lo bawa Kean ke sekolahan? mau pamer?" tanya Zacky dengan nada serius sekaligus bercandanya, membingungkan.


"Dia mau ikut, karena sekolahnya libur" jelas Reynald singkat. Semuanya mengangguk mengerti.


Namun yang jadi masalahnya, apakah ini tidak membuat semua siswa berpikir buruk tentang Reynald dan Sasha? apalagi Reynald merupakan anak pemilik yayasan.


"Guru disini emang udah tau ya siapa Kean?" tanya Fani bingung.


"Udah, semua udah dijelasin sama bokapnya Reynald" jelas Sasha. Fani mengangguk paham.


"Terus kalo siswa disini pada berpikiran buruk tentang kalian gimana?" Tanya Farhan serius, jarang sekali dia mengeluarkan nada seriusnya.


Sasha dan Reynald saling pandang, kalau mereka berdua sih tidak apa-apa, tapi kalau ada yang berani macam-macam dengan Kean, mereka tidak akan tinggal diam.


"It's Oke, tapi jangan sampe Kean yang kena" jelas Sasha serius. Ya,sahabatnya juga tidak akan menyepelekannya.


Terlihat Kean dengan wajah memerah, ternyata bakso miliknya sengaja diberi sambal oleh dirinya sendiri. Sasha yang melihat itu langsung memberi air putih kepada Kean.


"Kean makan nya jangan yang pedas, Mom beliin yang baru ya" ucap Sasha cemas. Kean malah memasang senyumnya, ternyata dia suka pedas.


"Gak mau Mom, ini gak terlalu pedas" jawab Kean menenangkan Sasha. Sasha hanya bisa menghela nafas panjang.


*****


..."Aku tak bisa menjamin sesuatu, aku paling benci janji palsu"...


...~Note Someone~...


Segini dulu ya untuk Chap ini, next Chap aku usahakan lebih banyak lagi. Maaf dua hari gak Up, karena aku lagi gak Fit😪 Semuanya jaga kesehatan ya.


Jangan lupa like, komen and vote😊


Komentar sementara slowrespon maaf👌