![Broken Angel'S [COMPLETED]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/broken-angel-s--completed-.webp)
Nyatanya hari ini memang ada rapat guru di sekolah, Dari pagi tidak ada pelajaran sama sekali. Sasha dan Fani yang bosan pun memutuskan untuk ke kelas Reynald.
Sudah 30 menit Sasha dan Fani berada di kelas itu, Dan juga mungkin sebentar lagi mereka diperbolehkan untuk pulang.
Sasha hanya bermain ponsel saja sedari tadi, Sedangkan yang lainya mengobrol hal-hal yang menurut mereka lucu.
"Pulang sekolah Ke Markas aja lah, Dari pada bosen dirumah" Ujar Farhan. Fino mengangguk setuju.
"Nah iya, Bener tuh, Lagian Gue dirumah paling di ceramahin mulu dah" Timpal Fino.
"Ya Lo di ceramahin karena Lo gak ada akhlak kalo dirumah" Cibir Zacky yang ada disamping Fino. Fino mendengus kesal.
"Gue dirumah jadi Alim ya" Bela Fino, Zacky tersenyum remeh ke arah Fino.
"Iya Alim, Anak Liar Malam" Ejek Zaky, Fino mendelik kesal, Dia langsung saja menjitak keras kepala Zacky.
"Lo tuh yang Anak Liar Malam, Sukanya nyari tante-tante girang tuh yang mangkal dipinggir jalan" Ejek Fino balik. Zacky yang tak terima pun menendang kaki Fino keras.
"Tante girang pala Lo!" Kesal Zacky. Fino tertawa mendengar itu.
"Ribut Lo berdua" Ketus Farhan. Keduanya menatap Farhan bingung.
"Oh Ya, Biasanya kan Lo yang ribut" Ucap Zacky santai, Farhan mendelik tak terima, Dia memilih tak menggubris Zacky.
"Gimana Rey, Ikut gak ke Markas?" Tanya Farhan kepada Reynald.
Reynald tampak berpikir sebentar, Dia menatap Sasha bertanya. Sasha juga menatap bingung Reynald.
"Apa?" Tanya Sasha bingung.
"Ikut gak?" Tanya Reynald singkat. Sasha berpikir sebentar, Kalau dia ikut, Kean bagaimana?.
"Hmm, Kean nanti gimana?" Tanya Sasha bingung. Reynald tampak memikirkan itu juga.
"Ajak sekalian" Jawab Reynald santai. Sasha mengangguk patuh.
"BTW, Kean siapa?" Tanya Mereka bersamaan. Bukankah mereka sudah tau? Oh Ya, Mereka hanya tau wajahnya belum tau namanya.
"Anak Gue" Jawab Sasha dan Reynald serempak. Mereka semua mendelik kaget.
"Anji*, Lo diam-diam udah punya anak" Ucap Farhan Heboh.
"Iya anji*, Kapan buatnya?" Tanya Fino seperti orang bodoh.
"Wah Ca, Gue gak nyangka" Ucap Dani dengan wajah tidak percayanya, Sedangkan Diksi kini sedang menatap Sasha dan Reynald tajam.
Reynald mendengus kesal. Sasha menatap datar mereka semua.
"Adopsi" Jelas Reynald singkat. Mereka akhirnya bernafas lega.
"Beneran kan?" Tanya Fino memastikan. Sasha dan Reynald mengangguk.
"Oh, Yang kemarin di panti Ya?" Tanya Fani mengingat-ingat. Sasha mengangguk dua kali.
"Iya" Jawab Sasha singkat. Mereka semua kembali bernafas lega.
"Nah bener tuh ajak aja, Nanti Gue ajarin ilmu Fuckboy" Ucap Farhan dengan senyumnya yang merekah. Reynald langsung menjitak kepala Farhan.
"Gak ada" Ujar Reynald kesal. Sasha juga menatap tajam Farhan. Farhan sampai meringis pelan.
"Hehe, Ampun bos" Ucap Farhan dengan cengiran khasnya.
Kringgggg.
Bel pulang sudah berbunyi, Meskipun ini masih pagi, Ya mau bagaimana lagi? Karena Sekolah sedanga da rapat.
"Nah udah bel tuh, Langsung aja lah" Ajak Fino. Mereka mengangguk setuju.
"Kalian duluan aja, Gue mau jemput Kean" Ucap Reynald singkat. Semuanya mengangguk patuh.
Mereka akhirnya keluar kelas bersama, Di tengah langkah kaki mereka yang beriringan, Ada 3 sisiwi yang menghadang, Siapa lagi kalau bukan Tantri Cs.
"Hai Rey" Sapa Tantri dengan senyum ramahnya, pura-pura maksudnya. Reynald hanya menatap datar Tantri, Sedangkan Sasha dia hanya memasang wajah datar.
"Lo ada waktu gak nanti Malam? Anterin Gue ke toko buku ya" Pinta Tantri dengan wajah memelasnya, Tanganya kini hendak memegang lengan Reynald, Namun dengan cepat ditepis Reynald.
"Sebentar aja deh Rey" Ucap Tantri terus membujuk.
"Sorry Gue gak bisa" Jawab Reynald langsung menarik tangan Sasha, Meninggalkan Tantri yang kini menatap kesal ke arahnya.
"Haha, Kasihan banget sih" Sindir Farhan dengan tawa mengejeknya. Yang lain ikut tertawa.
"Jangan terlalu Berharap Ya, Nanti sakit" Ucap Fino Dini dengan muka yang dibuat memelas, Namun justru membuatnya menjadi lucu.
"Bye, Nenek lampir" Ejek Farhan dan Fino bersamaan, Mereka akhirnya menyusul Reynald dan meninggalkan Tantri CS.
Tantri kini menghentak-hentakan kakinya kesal. Dia mendongak menatap kepergian Teman-teman Reynald, Tantri pun mengajak para dayangnya pergi.
"Gue duluan" Ucap Reynald yang kini sudah berada didalam mobil bersama Sasha. Inti ADLER dan Fani mengangguk mengiyakan.
Reynald pun mulai melajukan mobilnya meninggalkan area SMA BRAMAWIJAYA.
"Emang nya gak papa kalo Kean diajak?" Tanya Sasha ragu-ragu. Reynald menatap Sasha bingung.
"Ya gak papa lah, Lagian gak ada yang ngelarang juga" Jawab Reynald santai. Sasha pun akhirnya mengangguk setuju.
"Terus nanti Nia gimana? Dirumah sendirian dong" Tanya Sasha bingung.
"Ajak juga" Jawab Reynald santai. Sasha mengangguk setuju.
Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai dirumah Keluarga Reynald. Sasha langsung turun diikuti Reynald. Mereka langsung masuk kedalam rumah Reynald.
"Mommy, Daddy" Teriak Kean langsung menghambur ke pelukan Sasha, Sasha akhirnya menggendongnya.
"Kean mau ikut gak?" Tanya Sasha kepada Kean.
"Kemana?" Tanya Kean bingung.
"Ke tempat teman-temanya Daddy" Jawab Reynald mengambil alih Kean. Kean langsung mengangguk semangat.
"Mau Dad" Jawab Kean semangat. Sasha tersenyum tipis, Dia menghampiri Nia yang masih duduk sendiri disofa.
"Nia mau ikut juga gak?" Tanya Sasha kepada Nia. Nia langsung mengangguk setuju.
"Mau" Jawab Nia semangat.
"Adek ganti baju dulu sana" Suruh Reynald kepada Nia. Nia mengangguk patuh.
Nia naik ke atas tangga, Dan masuk ke dalam kamarnya untuk mengganti baju.
"Tasnya taro sana dikamar" Suruh Reynald kepada Sasha. Sasha langsung mengangguk patuh, Dia ikut naik ke atas tangga dan meletakan tasnya di kamar Reynald, Setelah itu Sasha kembali turun.
Reynald sedang duduk bersandar disofa dengan memangku Kean. Sasha ikut duduk disamping Reynald.
"Teman-teman Dad banyak ya?" Tanya Kean dengan wajah polosnya. Reynald tersenyum tipis.
"Iya, Banyak" jawab Reynald dengan senyumnya. Kean mengangguk mengerti.
"Nanti Kean mau kayak Daddy, Punya banyak temen" Ucap Kean polos. Reynald terkekeh pelan.
Sasha kini fokus kepada hand phonenya, Fani sudah mengirim semua soal-soal tugasnya, Dan ternyata itu sangat banyak, Sasha akan meminta perpanjangan waktu untuk mengumpulkanya.
Sasha menghela nafas lelah, Bisa sampai 1 hari full untuk mengerjakan tugasnya, Belum lagi mencatat materi yang tertinggal.
"Kenapa?" Tanya Reynald bingung melihat raut wajah Sasha yang terlihat lesu.
"Tugasnya banyak banget" Keluh Sasha dengan nada putus asanya. Reynald tersenyum tipis, Dia mengusap rambut Sasha pelan.
"Nanti malam kerjain" Jawab Reynald singkat. Sasha mengangguk lesu.
Nia ternyata sudah turun dengan menggunakan Baju biasa. Nia pun menghampiri Sasha dan Reynald.
"Abang, Adek udah siap" Ucap Nia semangat. Reynald mengangguk mengerti.
"Yaudah, Ayo berangkat sekarang" Ajak Reynald, Mereka pun mengangguk setuju.
Akhirnya mereka menuju Markas ADLER menggunakan mobil Reynald.