
“Beloved Mister – Season 2”
Author by Natalie Ernison
Jen akhirnya melahirkan seorang bayi laki-laki tampan. Namun, dalam waktu yang tak terduga. Seluruh anggota keluarga Danish bahkan Mr. Tyson ada di sana.
~ ~ ~
“Sebenarnya, aku tidak pernah bersetubuh denganmu, aku bahkan tidak dapat melakukannya.” Ucap Mr. Tyson lirih. Jen terdiam kaku, dan tak tahu harus berkata apa lagi.
“Lalu, siapa ayah dari anakku?” ucap Jen datar, bahkan sudah tak mampu lagi menangis.
Mr. Tyson menoleh ke arah Heron yang kala itu berdiri tegang. Heron menunduk, dan seluruh anggota keluarganya menatap Heron dengan tatapan yang begitu tegang.
“Tuan Heronlah ayah dari bayi ini. Aku bukan ayahnya, dan tidak akan pernah bisa menjadi suami bagimu.”
Jen bak disambar petir malam hari. Jen bahkan tak mampu berucap sepatah katapun.
“Apahh...” ucap Jen lirih, menatap ke arah Heron.
“Bagaimana mungkin... sejak kapan...” isak Jen.
Jen sangat kecewa, karena selama ini ia tidak tahu satu hal pun. Ia baru menyadari akan semua sikap dingin Mr. Tyson suaminya selama ini.
“Mengapa kalian begitu tega menipuku!” Jerit histeris Jen. Meraih sebuah gunting yang terletak diatas meja sampingnya dan hendak membunuh dirinya sendiri.
“Jannet! Hentikan!” Jerit Heron, dengan sigap merebut gunting dari tangan Jen.
“Tenanglah, semua akan baik-baik saja.” Ucap Heron menenangkan Jen. Sementara Mr. Tyson hanya tersungkur tak berdaya dengan keadaan saat ini. Akhirnya, Jen pun tenang dan kembali beristirahat.
>>>
“Aku tidak pernah melukai Mercy, putrimu. Saat itu, Mercy dengan bermain-main dengan belati milikku. Tanpa sengaja melukai dirinya sendiri, dan darah dari Mercy tak dapat hilang begitu saja dari belati itu..—“
Mr. Swam menjelaskan semuanya pada Heron, dan sebuah kenyataan yang sangat mengejutkan baginya.
“Swam, maafkan aku..” ucap Mr. Wornerd sambil tersungkur di kaki Mr. Swam, adik bungsunya.
“Semua sudah lama berlalu, tidak ada yang perlu disesali.” Ucap Mr. Swam, meraih tubuh Mr. Wornerd dan keduanya saling berpelukan satu sama lain.
Haru biru suasana pun tergambar jelas. Setelah puluhan tahun lamanya saling bermusuhan, kini mereka pun mencoba untuk memperbaiki hubungan masing-masing.
Dihadapan keluarga Danish dan keluarga Rhepen.
Mr. Tyson akhirnya membuat sebuah pengakuan yang sangat mengejutkan, tentang kenyataan hubungannya dengan Jen, bersama Heron juga.
“Jannet, aku minta ampun padamu, aku tidak bisa menjadi suami yang utuh bagimu. Kumohon ampuni aku...” lirih Mr. Tyson dihadapan semua yang ada di sana, di ruang keluarga mansion kediaman keluarga Swam.
“Mom, dad, ampuni aku..” Mr. Tyson tersungkur dikaki kedua orang tuanya.
“Kami sudah mengetahuinya sejak awal, namun kami hanya menunggu kejujuran darimu.” Ucap Mr. Rhepen dengan berlinangan air mata.
Diam-diam, Mr. Wornerd telah mengatakan yang sebenarnya pada keluarga dari pihak Mr. Tyson. Sehingga, kedua orang tuanya tak lagi terkejut dan heran.
“Tyson, maaf! Aku harus mengambil kembali wanita dan anakku.” Ucap Heron dengan penuh keyakinan.
Mr. Tyson masih tak mampu membendung air matanya kala itu. Ia sangat hancur dan terluka. Namun, akan lebih terluka lagi bila ia tetap bertahan ditengah ketidakmungkinan.
“Tapi, bolehkah aku berkunjung ke kediamanmu hanya untuk melihat bayi ini?” ucap Mr. Tyson.
“Bodoh, tentu saja. Anggap saja ini juga anakmu.” Kekeh Heron dalam tangis harunya. Suasana hari itu begitu pilu, dipenuhi dengan air mata haru bahagia.
“Jannet, kuharap kau benar-benar bahagia setelah ini.” Ucap Mr. Tyson, dan untuk terakhir kalinya memeluk Jen bersama Heron junior.
***
Mr. Tyson dan juga Jen akhirnya resmi bercerai, tak ada lagi dendam diantara mereka. Walaupun rasa sakit menyelimuti Mr. Tyson. Namun, ia berusaha untuk tetap tegar dan tak lelah untuk tetap mencari obat mujarab bagi penyakitnya. Karena, Mr. Tyson pun ingin memiliki leluarga yang utuh.
Nicholas Prince Danish
Nicholas, yang berarti kemenangan. Prince Danish, pangeran dari keluarga Danish.
Itu nama yang yang diberikan bagi Heron junior. Seorang bayi laki-laki tampan, tak kalah tampan dari ayahnya.
Setelah beberapa bulan kemudian...
Heron pun membawa Jen beserta Nicholas kecil pergi bersamanya, ke kota S.
***
Kota S
Heron berencana mengadakan pernikahannya bersama dengan Jen. Sejak awal perceraian Jen bersama Mr. Tyson, Heron sudah tak sabar ingin segera menikahi Jen. Namun, Jen tidak ingin terlalu cepat. Karena, walau bagaimanapun juga, Jen baru saja melepaskan statusnya sebagai Nyonya Tyson.
Jen kini tinggal di kota S, tepatnya di mansion pemberian dari Mr. Swam, paman dari Heron.
“Kau masih sangat menggemaskan,” ucap Heron pada Jen, saat keduanya sedang duduk berhadapan.
“Perjalanan ini terlalu sulit dan panjang,” balas Jen sembari menghela napas panjang. Menatap ke arah Heron yang sedari tadi tersenyum padanya.
Tatkala mengingat malam-malam panas yang ia telah lewati bersama sosok misterius.
Heron seketika terkekeh geli, dan langsung mendekap Jen erat.
“Tuan, kau!” Pekik Jen dengan wajah meronanya.
“Jika bukan aku, lalu kau pikir siapa lagi hmm...” ucap Heron sambil menghirup aroma bunga dari tubuh Jen.
“Kau selalu wangi dan menggairahkan sepanjang hari, bahkan setelah kehadiran Nicholas.” Ucap Heron dan masih setia melingkarkan tangannya pada pinggang milik Jen.
“Kau menyebalkan,” ucap Jen.
Tiba-tiba saja Jen menitikan air matanya dihadapan Heron.
“Baby, mengapa kau menangis. Apakah sudah tidak sabaran untuk bertempur denganku.” Kekeh Heron sembari mencubit gemas kedua pipi Jen.
“Kau tidak pernah berubah,” lirih Jen dan semakin membuat Heron gemas padanya.
“Aku mencintaimu, baby. Maaf, jika terlalu banyak derita yang kau alami selama ini.” Heron mendekap Jen, membelai lembut puncak kepala Jen.
“Besok adalah hari pernikahan kita. Jadi, kau bebas jika ingin menyiksaku saat di ranjang.” Kekeh Heron lagi. Hal itu membuat Jen semakin terisak, mengingat betaoa beratnya perjalanan yang telah mereka lalui selama ini.
***
Untuk kedua kalinya, Jen menyandang statusnya sebagai seorang istri sah. Kini ia menjadi Nyonya Heron Danish. Begitu pula Heron, Heron pun menjadi suami untuk yang kedua kalinya.
Sepanjang acara sakral pernikahan Jen bersama Heron. Air mata haru bahagia tak mampu lagi terbendung. Dari pihak keluarga Danish juga keluarga Juano. Terlebih lagi, Mr. Tyson pun turut hadir dalam acara pernikahan tersebut.
“Maaf, membuatmu menunggu lama.” Ucap Heron dengan mata yang berkaca-kaca.
Saling bertukar cincin pernikahan satu sama lain, dan air mata benar-benar membanjiri sepanjang prosesi tukar cincin.
Mrs. Claw yang telah pernah memisahkan Jen dan Heron benar-benar dilanda penyesalan. Kini, ia melihat anaknya menikah secara benar dan dengan wanita yang sangat Heron cintai.
“Titip Nicholas, untuk sementara waktu.” Ucap Heron saat hendak pergi bersama Jen, setelah acara pernikahan mereka.
“Selamat berbahagia, Nonaku...” ucap Mr. Tyson dari balik kerumunan tamu undangan.
***
Heron mengendarai mobil dengan atap terbuka, dan suasana bahagia menyelimutinya.
“Malam ini, sampai pagi sayang...” ucap Heron, saat menggendong Jen memasuki sebuah mansion pemberian dari sang paman, Mr. Swam.
“Dasar tuan mesum,” balas Jen. Keduanya pun menghabiskan malam panjang.
Walaupun, sebelumnya Heron sudah berkali-kali menggempuri Jen.
Semoga saja Jen kuat menghadapi kekuatan Heron kali ini.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️ TAMAT ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Beloved Mister - Season 1 & 2
Thank you semua pembaca setia, baru, lama Beloved Mister 🥺
Kalian semua luar biasa, saya masih bisa berkarya semua karena semangat dari kalian juga 🤗
Terima kasih telah membaca karya-karya saya, yang 85% Gore/ Sub - Horor Romance ini🤭
Mungkin, pertemuan kita dengan Beloved Mister, sudah dipenghujung waktu nih🥺
Next, saya juga akan melanjutkan Mr. Devil Seasion 4 juga Mysterious Guy
Semoga kalian selalu sehat yah🤗
Sorry, komen tak selalu dibalas, tapi selalu baca loh hihihihii 🤭🤗🤗
Komen jelek: saya elus dada, dan tidak pernah ambil pusing, karena mereka akan selamanya membenci karena iri hati🤭
Good komen, good saran: pasti saya dengarkan dan sebisa mungkin saya akan perbaiki🤗🤗❤️
I love u all🤭🤭
😘😘
Author
💋
”Natalie Ernison”
IG: @natalie_ernison💋❤️