ARUMI

ARUMI
"Rasakan!



Makan malam telah selesai, kini saatnya semua orang berkumpul di lapangan untuk mengadakan upacara pembukaan. Siswa siswi maupun para panitia diharuskan memakai seragam lengkap.


Di sana sudah ada Aris sebagai pemimpin upacaranya, memang perawakannya terlihat berwibawa,, tinggi, pintar, wajahnya yang tampan tak lupa ia juga terlihat tegas yang layak dijadikan sebagai pradana


Semua orang berbaris dengan rapi, di keheningan malam terdengar hanya suara pidato dari Bapak Yuda sebagai pembina Pramuka.


"...


Setelah ini kalian bisa istirahat sejenak di tenda masing-masing. Jangan lupa, gunakan waktu istirahat sebaik mungkin. Nanti pukul 2 dini hari akan ada kegiatan jelajah malam. Waktu istirahat kalau saya melihat ada siswa yang masih keluyuran akan mendapatkan hukuman. Mengerti?" Tegas Pak Yuda


"Mengerti!"


"Baik, saya akhiri acara pembukaan ini. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakaatu"


"Waalaikum salam warahmatullahi wa barakaatu"


Seusai upacara pembukaan telah selesai, benar saja, semua siswa siswi sudah memasuki tendanya masing-masing. kini semua panitia diharapkan langsung istirahat tidur.


***


Pukul 1.30 para panitia telah bangun terlebih dahulu agar bisa menyebar ke lokasi yang telah dibagikan sebelum para siswa berangkat.


Kini Anwar satu post bersama Arumi, hatinya sangat bahagia karena bisa satu post dengan orang yang ia sukai. Semalaman Falah sedikit protes karena ia juga ingin pindah post kedua dimana ada Rendi, Anwar, Winda dan Arumi.


Flashback on


Setelah rapat diadakan untuk pembagian kelompok ada seorang yang tak terima, yaitu Falah


"Anwar, bisa nggak kita tukeran lagi?" Falah


"Nggak bisa lah Fal, ini udah keputusan Pak Yuda. Nanti kalau marah gimana" tolak Anwar ketika ia tahu maksud dari Falah


Falah geram dengan jawaban Anwar, ia langsung berdiri memohon kepada Pak Yuda agar bisa pindah kelompok.


Greeek, suara kursi bergeser


"Ada apa Falah?" Tanya Pak Yuda


"Pak bisa tidak saya pindah post kedua?"


"Emang kenapa dengan kelompok kamu?"


"Emm, Gimana ya Pak kayaknya lokasinya kurang ekstrim. Hehehe"


"Tanya dulu sama yang ada di post kedua mau apa tidak mereka. Anwar kalau kamu gantian sama Falah bagaimana?"


Seketika Rendi langsung berdiri sebelum Anwar menjawab


"Ya sudah, berarti yang di post kedua ada Falah, Anwar, Winda dan Arumi"


"Bagus"


Falah tersenyum miring dalam hatinya ia senang bisa satu post dengan Arumi walaupun masih ada saingannya, Anwar


Tak jauh dari tempat itu ada seorang yang tidak suka dengan Arumi


"Kenapa sih semua orang kok pengen banget satu post sama Arumi, wajahnya juga masih cantikan aku. Lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan"


Seseorang itu melihat sinis ke arah Arumi dengan sebuah ide yang terlintas


Flashback off


Di post kedua sudah ada kelompok yang baru saja tiba, mereka adalah kelompok dari Anwar


"Lokasinya kok di sini sih" Winda yang kaget dengan lokasinya


Lokasinya berada di dekat sawah di sana ada aliran air yang dimana baru saja di guyur hujan. Tanahnya menjadi becek, tapi masih bisa untuk dilewati.


"Udah gapapa, tadi hujannya cuman sebentar kok"


Arumi mendekati Winda sedikit memeluk pundaknya.


"Iya rum, semoga lancar ya kegiatan ini" Falah langsung nyelonong mendekati Arumi


Arumi hanya menanggapi dengan senyuman saja


Anwar? ia sibuk mencari tempat yang lebih aman untuk nantinya jika sudah ada yang siswa yang berdatangan daripada melihat kedekatan Falah dengan Arumi


Malam ini kegiatannya untuk memberi tes tentang materi Bantara dan pengetahuan yang berkaitan dengan kenaikan pangkat mereka.


Kelompok terakhir sudah melewati di post kedua dan yang terakhir, kini kegiatan jelajah malam telah selesai. Semua orang kembali ke tenda masing-masing.


Saat Arumi dan teman-temannya akan kembali ke tenda, Winda mendapat ide terlintas yang ada di pikirannya.


"Aku punya ide" Senyum miring Winda dari belakang Arumi


Dengan sengaja Winda menyenggol Arumi dimana ada jalan yang becek.


Seeeet.... Suara Arumi terpeleset


"Rasakan. hahaha" dalam hati Winda tertawa